... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Berseragam PBB, Jihadis Serbu Markas Militer Perancis dan PBB di Mali

Foto: Pasukan PBB di Mali.

KIBLAT.NET, Bamako – Sekelompok pejuang yang menyamar sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB meledakkan 2 bom mobil dan menembakkan puluhan roket ke markas pasukan Perancis dan PBB di Mali bagian utara. Insiden ini terjadi pada hari Sabtu (14/04/2018) pekan lalu di kota Timbuktu. Seorang pasukan asing tewas, sementara banyak lainnya yang luka-luka. Demikian laporan jumlah korban versi pihak berwenang Mali.

Misi PBB di Mali telah mengkonfirmasi bahwa serangan yang menyasar kompleks markas mereka menewaskan 1 tentara PBB. Pemerintah Mali menambahkan, 10 tentara Perancis luka-luka menyusul serangan tersebut. Ketika dimintai komentar, misi Perancis di Mali belum juga merespon.

“Para teroris mengenakan helm biru mengendarai dua mobil yang sarat bahan peledak. Salah satu berseragam militer Mali, dan satu lainnya memakai kostum militer bertuliskan ‘PBB’. Mereka berusaha menyusup ke dalam kompleks markas-markas militer,” kata pemerintah Mali. “Namun situasi saat ini sudah terkendali,” imbuhnya.

Pasukan penjaga perdamaian PBB dan militer Perancis yang bermarkas di Mali utara kerap menjadi target serangan kelompok-kelompok jihadis. Para pejuang jihadis di area ini sangat gigih dan terlatih, serta memiliki persenjataan yang memadai. Barat menganggap mereka sebagai ancaman terbesar bagi stabilitas keamanan di wilayah Sahel yang luas di afrika.

Namun demikian, jika dilihat dari profil determinasi secara umum pejuang-pejuang Islamis di Mali selama ini, serangan pada hari Sabtu lalu yang berupaya menembus dua basis militer asing merupakan pola baru dan cukup nekad.

BACA JUGA  Perdana Menteri Sipil Pertama Sudan Umumkan Kabinet Masa Transisi

Sebanyak 162 pasukan PBB yang dikirim ke Mali dilaporkan tewas sejak 2013. Situasi ini membuat misi pasukan perdamaian di kawasan ini menjadi yang paling berisiko dan mematikan hingga saat ini.

Kesepakatan damai 2015 yang ditandatangani oleh pemerintah Mali dan kelompok-kelompok separatis telah gagal dan kembali memicu kekerasan, termasuk serangan-serangan profil tinggi di ibu kota Bamako, Burkina Faso, dan Pantai gading.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komnas HAM: Masih Ada Pelanggaran dalam Penanganan Terorisme

"Data kekerasan yang dimiliki Komnas HAM dalam kasus terorisme disebabkan tidak diketahuinya tempat penahanan," kata Choirul Anam.

Selasa, 17/04/2018 06:58 0

Indonesia

Dari Serambi Mekah, 1.000 Ton Beras Diberangkatkan ke Suriah

Bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia itu dibawa dengan truk besar dari Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, menuju ke pelabuhan Belawan, Medan.

Senin, 16/04/2018 12:22 0

Info Event

Amanatul Ummah Poso Gelar Lomba Olahraga Antar Majelis Taklim

Apresiasi disampaikan kepada bidang dakwah Yayasan Wakaf Amanatul Ummah karena telah mengadakan kegiatan lomba.

Senin, 16/04/2018 09:41 0

Indonesia

Kapitra: Pasal Penodaan Agama Harus Ada, untuk Jaga Keutuhan Republik

"Kalau dihapus, semua orang bebas menghina agama lain. Pecah negara ini," tuturnya

Senin, 16/04/2018 08:01 0

Indonesia

Kapitra Yakin Ada Intervensi di Proses Hukum Sukmawati

"Pasti, saya yakin interfensinya. Interfensi pihak polisian sangat luar biasa, saya percaya itu. Kalau polisi dibiarkan bebas menegakkan hukum saya pikir sudah selesai," katanya kepada Kiblat.net di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan pada Ahad (15/04/2018).

Senin, 16/04/2018 06:20 0

Indonesia

Kisah Pengayuh Becak dan Masyarakat Aceh Bantu Rakyat Suriah

Sore ini (15/4/2018), ribuan masyarakat Aceh berbondong-bondong menghadiri acara tabligh akbar di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh.

Ahad, 15/04/2018 21:17 0

Indonesia

Dewan Pers: Isi Khutbah Tidak Bisa Langsung Jadi Berita

"Kami dari Dewan Pers tidak menganjurkan apa disampaikan sebagai isi khutbah langsung dihadirkan menjadi berita oleh teman-teman pers," ujar Jimmy.

Ahad, 15/04/2018 10:22 0

Indonesia

Peneliti Timteng: Trump Berikan Harapan Palsu kepada Rakyat Suriah

"(Serangan) ini hanya sebuah bentuk penyegaran, seseorang yang melarang warga Suriah memasuki negaranya tidak mungkin peduli dengan mereka yang mati di tempat yang jaraknya ribuan mil jauhnya," ujar Chabkoun.

Ahad, 15/04/2018 09:17 0

Manhaj

Bukan Fiksi, Al-Qur’an Otentik Hingga Akhir Zaman

Umat Islam meyakini Al-Qur’an adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam.

Ahad, 15/04/2018 07:43 0

Indonesia

Banjir TKA, Rakyat Terasingkan di Negara Sendiri

"Negara anti komunis tetapi mengapa di era ini, Pemerintah Jokowi begitu dekat dengan negara komunis dalam kebijakannya," katanya dalam diskusi "Pengangguran Banyak, Jokowi Impor Tenaga Kerja" di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis, (12/4/2018).

Sabtu, 14/04/2018 15:57 0

Close