... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kapitra: Pasal Penodaan Agama Harus Ada, untuk Jaga Keutuhan Republik

Foto: Kapitra Ampera

KIBLAT.NET, Jakarta – Ahli Hukum Pidana, Kapitra Ampera, menanggapi beberapa pihak yang meminta agar pasal penodaan agama dihapus. Ia menilai, pasal tersebut tidak bisa dihilangkan karena agama adalah ranah privat.

“156 A itu berlaku diseluruh dunia, di Denmark berlaku, di Belanda juga berlaku. Karena memang ada wilayah-wilayah yang tidak boleh dimasukin orang lain, misalnya agama,” katanya kepada Kiblat.net pada Ahad (15/04/2018).

Wiayah agama, kata dia, itu harus diperlukan undang-undang. Menurutnya, jika tidak ada undang-undang semua orang mencaci maki agama orang lain.

“Kalau dihapus, semua orang bebas menghina agama lain. Pecah negara ini,” tuturnya.

Kapitra juga memaparkan bahwa selama ini banyak non muslim yang melaporkan orang Islam dengan pasal 156 A. Oleh sebab itu, kata dia, jangan sampai orang Islam tidak boleh menggunakan pasal 156 A, tapi orang lain boleh.

“Maka saya beranggapan bahwa pasal tersebut tetap harus ada. Untuk menjaga keutuhan republik ini,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Inggris

Inggris: Tak Ada Rencana Serangan Lanjutan ke Suriah

Jika Assad kembali menggunakan senjata kimia, lanjutnya, pihaknya baru akan membahas pilihan-pilihan tindakan.

Senin, 16/04/2018 07:14 0

Palestina

Empat Warga Palestina Tewas Akibat Ledakan di Gaza

Empat warga Palestina dari kelompok Jihad Islam tewas akibat suatu ledakan yang tak disengaja di perbatasan Gaza-Israel. Insiden yang terjadi pada Sabtu (14/04/2018) itu dibenarkan oleh kelompok Jihad Islam.

Ahad, 15/04/2018 20:53 0

Turki

Erdogan Dukung Serangan AS, Prancis dan Inggris ke Suriah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut baik serangan gabungan terhadap Suriah. Ia berpendapat operasi ini mensiratkan pesan untuk Presiden Bashar Al Assad.

Ahad, 15/04/2018 18:36 0

Myanmar

Tak Ada Jaminan Bagi Pengungsi Rohingya yang Dipulangkan

PBB dan lembaga HAM mengkritisi bahwa belum ada jaminan keamanan bagi korban yang dipulangkan mengingat kondisi di Rakhine masih belum aman bagi Rohingya.

Ahad, 15/04/2018 18:04 0

Myanmar

Myanmar Sebut Pulangkan Keluarga Pertama Pengungsi Rohingya

Pemerintah Myanmar menyatakan telah memulangkan satu keluarga dari 700 ribu pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh

Ahad, 15/04/2018 17:33 0

Amerika

Kurangi Bad Mood dengan Olahraga 10 Menit Per Pekan

Tidak ada jenis latihan atau olahraga khusus yang lebih meningkatkan efektifitas. Banyak jenis olahraga yang efeknya sama.

Ahad, 15/04/2018 11:34 0

Yaman

AS Serang Suriah, Pemberontak Hutsi Ancam Bom Arab Saudi

Pemimpin senior dari kelommpok pemberontak Syiah Hutsi di Yaman berniat membombardir Arab Saudi untuk merespon serangan koalisi AS ke Suriah.

Ahad, 15/04/2018 11:00 0

Suriah

Media Iran Muat Video Hoax soal Serangan Koalisi AS di Suriah

Video yang dimaksud aslinya adalah video serangan artileri di Ukraina, tepatnya di kota Luhansk pada Februari 2015 silam.

Ahad, 15/04/2018 08:28 0

Amerika

Rusia: Serangan AS di Suriah Tak Timbulkan Korban Sipil Maupun Militer

Militer Rusia menegaskan, Sabtu (14/04), serangan Amerika Serikat dan sekutunya terhadap rezim Bashar al-Assad di Suriah tidak menyebabkan jatuhnya korban, sipil maupun militer.

Sabtu, 14/04/2018 20:55 0

Suriah

Reuters: Lokasi Suriah yang Disasar Rudal AS Sudah Dikosongkan

“Kami telah menerima peringatan dini dari Rusia. Jauh-jauh hari seluruh lokasi militer telah dikosongkan,” ujar sumber yang tidak disebutkan namanya itu.

Sabtu, 14/04/2018 20:11 0

Close