... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Ada Jaminan Bagi Pengungsi Rohingya yang Dipulangkan

Foto: Pengungsi Rohingya (Sumber: Aljazeera)

KIBLAT.NET, Rakhine- Pemerintah Myanmar pada Sabtu malam (14/04/2018) mengumumkan bahwa telah memulangkan keluarga pertama pengungsi Rohingya. PBB dan lembaga HAM mengkritisi bahwa belum ada jaminan keamanan bagi korban yang dipulangkan mengingat kondisi di Rakhine masih belum aman bagi Rohingya.

Seperti dikutip dari AFP, pemulangan perdana ini tetap dilakukan kendati mendapat peringatan dari PBB dan sejumlah lembaga HAM. Mereka menilai, langkah ini terlalu cepat dilakukan, karena belum ada jaminan keamanan dan pengembalian hak korban.

Selama beberapa dekade, etnis Muslim Rohingya di Rakhine (dulunya Arakan) mendapatkan perlakuan diskriminasi dari pemerintah Myanmar. Ditambah lagi, kekerasan oleh militer dan ekstrimis Budha mulai marak terjadi. Rohingya dicap sebagai imigran gelap dari Bangladesh tanpa mempertimbangkan sejarah panjang keberadaan mereka di Rakhine. Secara sistematis, etnis Muslim Rohingya kehilangan kewarganegaraan dan tak mendapatkan fasilitas umum seperti akses medis, pendidikan dan layanan umum lainnya.

Andrea Giorgetta dari Federasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia (FIDH) mengatakan bahwa pemulangan ini sebagai upaya mengalihkan perhatian. Ia meminta sebelum pemulangan ini dilakukan seluruh kejahatan yang selama ini terjadi dapat diproses.

“Sebelum melanjutkan dengan pemulangan Rohingya, pemerintah Myanmar harus mengakui dan menjamin semua hak asasi manusia fundamental mereka,” katanya kepada AFP.

PBB berpendapat bahwa banyak tahap yang harus dilakukan sebelum pemulangan ini berlangsung aman dan bermartabat. Pada Jumat (13/04/2018) UNHCR mengatakan bahwa telah tercapai kesepakatan terkait kerangka pemulangan pengungsi dengan Bangladesh namun kerangka itu masih dirundingkan dengan Myanmar.

BACA JUGA  Mengkhianati Perjuangan Umat Islam

“Kondisi di Myanmar belum kondusif untuk kembali menjadi aman, berwibawa, dan berkelanjutan,” kata UNHCR.

Banyak pengungsi Rohingya mengungkapkan rasa takut akan kembali ke negara di mana mereka melihat kerabat mereka dibunuh oleh tentara dan penganut Buddha yang mengusir mereka dari rumah dengan senjata.

Sumber: AFP
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dewan Pers: Isi Khutbah Tidak Bisa Langsung Jadi Berita

"Kami dari Dewan Pers tidak menganjurkan apa disampaikan sebagai isi khutbah langsung dihadirkan menjadi berita oleh teman-teman pers," ujar Jimmy.

Ahad, 15/04/2018 10:22 0

Indonesia

Peneliti Timteng: Trump Berikan Harapan Palsu kepada Rakyat Suriah

"(Serangan) ini hanya sebuah bentuk penyegaran, seseorang yang melarang warga Suriah memasuki negaranya tidak mungkin peduli dengan mereka yang mati di tempat yang jaraknya ribuan mil jauhnya," ujar Chabkoun.

Ahad, 15/04/2018 09:17 0

Manhaj

Bukan Fiksi, Al-Qur’an Otentik Hingga Akhir Zaman

Umat Islam meyakini Al-Qur’an adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam.

Ahad, 15/04/2018 07:43 0

Indonesia

Banjir TKA, Rakyat Terasingkan di Negara Sendiri

"Negara anti komunis tetapi mengapa di era ini, Pemerintah Jokowi begitu dekat dengan negara komunis dalam kebijakannya," katanya dalam diskusi "Pengangguran Banyak, Jokowi Impor Tenaga Kerja" di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis, (12/4/2018).

Sabtu, 14/04/2018 15:57 0

Indonesia

Taliban Serbu Pusat Distrik Khwaja Omari di Tenggara Afghanistan

Pejuang Taliban dilaporkan kembali menyerbu sebuah distrik, yaitu Khwaja Omari, di bagian tenggara Afghanistan

Sabtu, 14/04/2018 14:24 0

Khazanah

Inilah Peristiwa yang Dialami Nabi Saat Isra Mi’raj

KIBLAT.NET - Isra Mi’raj ialah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dari Masjid Haram di Makah menuju ke Masjid Al-Aqsa di Yerussalem. Kemudian dilanjutkan menuju lapisan langit tertinggi lalu ke Sidratul Muntaha dengan tujuan menerima wahyu dari Allah Ta’ala. 

Sabtu, 14/04/2018 08:15 0

Indonesia

KSPI: Perpres Tenaga Kerja Asing Sulitkan Rakyat

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) tidak memihak kepada rakyat.

Jum'at, 13/04/2018 16:58 0

Indonesia

LPMA Rilis Font Standar Indonesia untuk Penulisan Al Quran

Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) telah merilis font (jenis huruf) penulisan mushaf Al Quran standar Indonesia.

Jum'at, 13/04/2018 16:19 0

Indonesia

DPR Minta Pemerintah Kaji Rencana Impor Dosen Asing

Bamsoet berharap agar Komisi X DPR mendorong Kemenristekdikti untuk membenahi terlebih dahulu permasalahan-permasalahan dosen yang masih ada.

Jum'at, 13/04/2018 14:23 0

Suara Pembaca

Mari Bantu Pembangunan Rumah Keluarga Muslim Layak Huni

Riyadi dan ketiga anaknya saat ini tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni, ketika hujan turun hampir bisa dipastikan seluruh bagian rumahnya akan bocor, belum lagi hembusan angin masuk melalui celah dinding rumah yang berbuat dari anyaman bambu.

Jum'at, 13/04/2018 13:03 0

Close