... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Banjir TKA, Rakyat Terasingkan di Negara Sendiri

Foto: Presiden Union Migrant Indonesia, Muhammad Iqbal

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Union Migrant Indonesia, Muhammad Iqbal, mengatakan Indonesia adalah negara anti komunis, tetapi mengapa di era Jokowi pemerintahannya dekat dengan negara Komunis Cina dalam kebijakannya. Salah satunya kebijakan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan pembangunan nasional.

“Negara anti komunis tetapi mengapa di era ini, Pemerintah Jokowi begitu dekat dengan negara komunis dalam kebijakannya,” katanya dalam diskusi “Pengangguran Banyak, Jokowi Impor Tenaga Kerja” di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis, (12/4/2018).

Iqbal menjelaskan kebijakan yang paling nampak adalah meningkatnya TKA asal Tiongkok ke Indonesia. Menurut data yang dihimpun, jelasnya, peningkatan TKA di era Jokowi meningkat 68 persen dari tahun 2014-2017.

“Di tahun 2014 jumlah TKA mencapai 71 ribu dan di tahun 2017 mencapai 126.000, ini jumlah yang besar dan mengkhawatirkan,” ujarnya.

Dia menuturkan sangat disayangkan pekerjaan yang bisa diisi oleh tenaga kerja lokal justru diambil alih juga oleh TKA. Pekerjaan yang paling banyak diisi TKA di berbagai bidang seperti teknologi, pertambangan, produksi dan administrasi.

“Pemerintah menyakiti rakyat, pemerintah harus membatasinya jangan justru membuka lebar TKA. Sedihnya ruang-ruang yang bisa diisi oleh TK lokal kenapa justru diisi TKA. Seakan kita ini asing di negeri kita sendiri,” tegurnya.

Iqbal menilai kebijakan pemerintah membuka lebar masuknya orang asing ini padahal dampaknya berbahaya. Di antara dampainya penularan penyakit, merusak keamanan nasional dan konflik (kecemburuan tenaga kerja lokal terhadap TKA).

BACA JUGA  Beredar Jilbab Berlogo Kabupaten Poso Untuk Seragam ASN, Warga Protes

“Akan sangat berbahaya jikalau Pemerintah tidak memiliki sistem keberpihakan kepada rakyatnya. Seharusnya pemerintah bisa meningkatkan kualitas SDM rakyatnya agar dapat bersaing di era digitalisasi dan globalisasi, kalau tidak bangsa kita akan mudah ditindas oleh para cukong dan asing,” pungkasnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Redaktur: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Seperempat Siswa Terbaik di Turki Diproyeksikan ke Sekolah Islam

Imam Hatib Lisesi (IHL) merupakan sekolah kejuruan setingkat SLTA yang mencetak para kader imam dan Khatib Jumat resmi yang dibiayai pemerintah.

Sabtu, 14/04/2018 15:48 0

Suriah

Dari 120 Serangan, Suriah Klaim Tangkis 13 Rudal AS dan Sekutu

Angkatan udara Suriah menyatakan telah menembak jatuh 13 rudal yang ditembak ke gudang senjata ke Damaskus.

Sabtu, 14/04/2018 14:03 0

Suriah

Dalih Senjata Kimia, Sabtu Dini Hari Serangan AS Hantam Suriah

AS, Inggris dan Perancis akhirnya melancarkan serangan ke tiga lokasi di Suriah pada Sabtu dini hari. Operasi ini berlansung sepekan pasca terjadinya serangan kimia yang menewaskan lebih dari 70 jiwa di Douma, Ghouta Timur.

Sabtu, 14/04/2018 13:13 0

Suriah

Donald Trump Umumkan Serangan ke Suriah Resmi Dimulai

Presiden AS Donald Trump secara resmi telah memerintahkan serangan udara ke Suriah.

Sabtu, 14/04/2018 12:14 0

Amerika

Rencana Serangan Trump ke Suriah Mengendur, Kenapa?

Rencana Amerika Serikat menyerang Suriah mengendur setelah sebelumnya Donald Trump memperingatkan Rusia supaya bersiap menghadapi serangan rudal AS

Sabtu, 14/04/2018 10:18 0

Khazanah

Inilah Peristiwa yang Dialami Nabi Saat Isra Mi’raj

KIBLAT.NET - Isra Mi’raj ialah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dari Masjid Haram di Makah menuju ke Masjid Al-Aqsa di Yerussalem. Kemudian dilanjutkan menuju lapisan langit tertinggi lalu ke Sidratul Muntaha dengan tujuan menerima wahyu dari Allah Ta’ala. 

Sabtu, 14/04/2018 08:15 0

Rusia

Rusia Munculkan Konspirasi terkait Pelaku Serangan Kimia di Douma

negara-negara barat menyakini pelakunya adalah rezim Suriah dan sekutunya. Namun keterangan berbeda dimunculkan oleh sekutu setia Bashar Al Assad yaitu Rusia.

Jum'at, 13/04/2018 20:14 0

Turki

Turki Perintahkan Tangkap 70 Perwira Militer terkait Gulen

Kejaksaan Turki di provinsi Konya mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap 70 perwira militer pada Jumat (13/04/2018).

Jum'at, 13/04/2018 19:40 0

Amerika

Donald Trump Belum Umumkan Waktu Serangan ke Suriah

Presiden Donald Trump hingga saat ini belum memutuskan mengenai serangan terhadap Suriah. Sedangkan Gedung Putih menyatakan bahwa saat ini masih dilakukan pengkajian dengan sekutu AS.

Jum'at, 13/04/2018 19:18 0

Arab Saudi

Arab Saudi CS Keukeuh Qatar Harus Penuhi 13 Tuntutan

Para Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengadakan pertemuan di sela-sela KTT Liga Arab ke-29 pada Kamis (12/04/2018) di Riyadh.

Jum'at, 13/04/2018 15:05 0

Close