... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump: Serangan ke Suriah Bisa Jadi Lebih Cepat

Foto: Presiden AS, Donald Trump.

KIBLAT.NET, Washington- Presiden AS Donald Trump kembali berkicau di akun Twitternya bahwa dia tidak pernah mengatakan kapan serangan terhadap Suriah akan terjadi. Katanya, serangan itu bisa terjadi kapan saja.

“Tidak pernah diumumkan kapan serangan terhadap Suriah akan terjadi. Bisa jadi lebih cepat atau tidak secepat itu sama sekali! Bagaimanapun, Amerika Serikat, di bawah pemerintahan saya, telah melakukan pekerjaan besar untuk membersihkan wilayah ISIS,” kicau Trump pada Kamis (12/04/2018).

 

Sebelumnya, muncul himbauan untuk menggosongkan wilayah udara sekitar Mediterania. Himbauan itu seperti dikutip dari Al Jazeera disampaikan oleh Europcontrol lewat lamannya. Di sana, lembaga kontrol kontrol lalu lintas udara Eropa itu menyebutkan bahwa kemungkinan serangan akan terjadi dalam 72 jam ke depan. Terhitung sejak pengumuman ini dirilis.

“Karena kemungkinan peluncuran serangan udara ke Suriah dengan rudal udara ke darat dalam 72 jam ke depan, dan kemungkinan gangguan intermiten peralatan navigasi radio, pertimbangan harus diambil ketika merencanakan operasi penerbangan di daerah FIR Mediterania Timur/Nicosia,” katanya, mengacu pada wilayah udara yang ditunjuk. Menanggapi himbauan tersebut sejumlah maskapai penerbangan dikabarkan merute ulang perjalanannya untuk menghindari langit Suriah.

BACA JUGA  Tentara Saudi Tembaki Orang-orang di Sekitarnya Saat Ikuti Pelatihan Militer di Florida

Setelah terjadinya serangan gas beracun di Douma, Ghouta Timur. Puluhan sipil dilaporkan tewas. Douma merupakan kawasan oposisi yang masih dipertahankan hingga kini.

Pemerintah Suriah dituduh bertanggung jawab atas terjadinya serangan yang diduga menggunakan senjata kimia tersebut. Namun, tuduhan itu telah dibantah oleh pemerintah Suriah dan sekutunya Rusia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengancam akan melancarkan serangan misil ke Suriah guna merespons dugaan penggunaan senjata kimia di Douma. Trump bahkan tak ragu memperingatkan Rusia agar tak membela rezim Bashar al-Assad.

Membalas hal itu, Suriah mengecam ancaman yang dilayangkan Trump. Kendati demikian, Suriah siap bila harus menghadapi opsi militer AS. Hal ini juga telah ditegaskan Iran, yang siap membantu Suriah menghadapi AS.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Nasihat Mujarab Untuk Hadapi Kematian

Khutbah Jumat: Nasihat Mujarab Untuk Hadapi Kematian. Orang yang berzina itu imannya hilang saat melakukannya. Setelah itu, entah kembali atau tidak keimanan pada pelakunya. Lalu bagaimana dengan orang yang mati di lokalisasi, yang sering kita dengar kadang dalam kondisi tanpa busana dan sebagainya?

Kamis, 12/04/2018 15:20 0

Artikel

Paradoks Nasionalisme Indonesia

Ideologi bangsa selalu berdiri di atas mitos dan mitos seperti kita pahami tidak segaris dengan realitas. Setiap masyarakat yang memiliki identitas memiliki mitos. Karena identitas adalah mitos yang terinstitusionalisasi. Nasionalisme dimanapun selalu berpijak pada mitos. Dia dapat merujuk pada ancaman, utopia, atau superioritas ras.

Kamis, 12/04/2018 13:37 1

Indonesia

IKAMI: Kasus Puisi Sukmawati Bisa Dibawa ke Mahkamah Internasional

"Dia (kasus puisi Sukamawati.Red) bisa pakai Mahkamah Internasional. Jadi adalah suatu yang tidak mungkin dilakukan penyelesaian secara restorative justice dalam perkara yang dihadapi oleh Sukmawati seperti yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian," kata Al Katiri.

Kamis, 12/04/2018 10:38 1

Indonesia

IKAMI Tak Akan Cabut Laporan Dugaan Penistaan Agama Sukmawati

"IKAMI punya sikap tegas bahwa penghinaan agama ini tidak main-main," ujar Ketua Umum Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI), Abdullah Al Katiri, di Jakarta, Rabu (11/04/2018).

Kamis, 12/04/2018 10:05 0

Video Kajian

Kiblat Review: Peran Turki di Tanah Syam

Kiblat Review: Peran Turki di Tanah Syam. Selain itu Turki juga berbatasan dengan Suriah, wilayah konflik yang terus berlanjut sampai tujuh tahun ini. Saat ini, sebagian masyarakat kita sedang menunggu peran Turki untuk penyelesaian konflik di wilayah yang secara historis disebut Syam itu.

Kamis, 12/04/2018 09:26 0

Indonesia

Alfian: PKI Tinggal Tunggu Pencabutan TAP MPRS

"Buku yang saya sampaikan di persidangan tadi adalah buku-buku khusus tentang pembekalan kepada kader PKI pemula," ungkapnya.

Kamis, 12/04/2018 08:50 0

Indonesia

Ini Argumen Alfian Tanjung Yakini 85% PKI Ada di PDIP

"Keluarnya angka tersebut dari perhitungan matematikanya, bahwa pada tahun 2002 di Lativi (sekarang tvOne) ada salah satu kader PDIP yang namanya, Ribka Tjiptaning, yang menyatakan bahwa ada 20 juta kader PKI di Indonesia, dan itu pun menurut yang bersangkutan semua itu memilih partai tersebut (PDIP)," katanya kepada Kiblat.net seusai persidangan lanjutan kasus yang menderanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/04/2018).

Kamis, 12/04/2018 07:23 0

Indonesia

Indonesia Tak Punya UU untuk Lindungi Data Pribadi di Medsos

Karenanya, perlu segera dilakukan revisi UU ITE atau dibuat undang-undang baru tentang perlindungan data pribadi.

Rabu, 11/04/2018 21:35 0

Indonesia

Ini Daftar 26 Travel Umrah yang Disanksi Kemenag Sejak 2015

Kementerian Agama terus melakukan pembenahan dalam pengawasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pengawasan terus diperkuat dan penjatuhan sanksi terhadap PPIU nakal juga dilakukan.

Rabu, 11/04/2018 21:25 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Terus Desak Jokowi Komitmen Tuntaskan Kasus Novel

Pemuda Muhammadiyah Terus Desak Komitmen Jokowi Tuntaskan Kasus Novel

Rabu, 11/04/2018 19:38 0

Close