... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penasihat Media Bashar Assad Anggap Ancaman AS Hanya Perang Psikologi

Foto: penasihat media Bashar Assad, Buthaina Shaaban

KIBLAT.NET, Damaskus – Rezim Bashar Assad tengah berkonsultasi dengan sekutu mengenai ancaman operasi militer Amerika Serikat. Sekutu tak akan membiarkan ancaman itu berjalan mulus.

“Konsultasi terus berlangsung dengan sekutu Suriah. Mereka menegaskan tidak akan membiarkan keinginan Washington itu berjalan mulus,” kata penasihat media Bashar Assad, Buthaina Shaaban, kepada media Lebanon Al-Mayadin, seperti dinukil Reuters pada Rabu (11/04). Shaaban menunjukkan, sekutu tersebut adalah Iran, Rusia dan milisi Syiah Hizbullah Lebanon.

Menurut Shaaban, ancaman Barat itu hanya perang psikologis. Hal itu berdasarkan adanya pernyataan yang saling bertentangan antara Gedung Putih dan Menteri Pertahanan dan Luar Negeri AS di sisi lain.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa rudal AS akan menghantam Suriah dalam waktu dekat. Pernyataan itu dikeluarkan di saat negara-nagara Barat membahas kampanye militer terhadap rezim Assad menyusul serangan kimia di Douma, Ghouta Timur.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS, Jimm Mattis, mengatakan bahwa negaranya masih menyelidiki bukti-bukti untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas serangan kimia itu. Ia menunjukkan, bukti-bukti itu mengarah bahwa pengguna senjata kimia itu milisi pro rezim Assad.

Akan tetapi, Shaaban menunjukkan bahwa rezim Suriah dan sekutu saat ini siaga setelah serangan udara Israel pada Ahad lalu ke pangkalan udara di Homs.

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) juga melaporkan bahwa rezim Assad terpantau mengosongkan pangkalan dan banda militer. Langkah itu kemungkinan untuk antisipasi kemungkinan serangan militer AS.

BACA JUGA  Mantan Pesebakbola Nasional Suriah Gugur dalam Pertempuran di Hama

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Argumen Alfian Tanjung Yakini 85% PKI Ada di PDIP

"Keluarnya angka tersebut dari perhitungan matematikanya, bahwa pada tahun 2002 di Lativi (sekarang tvOne) ada salah satu kader PDIP yang namanya, Ribka Tjiptaning, yang menyatakan bahwa ada 20 juta kader PKI di Indonesia, dan itu pun menurut yang bersangkutan semua itu memilih partai tersebut (PDIP)," katanya kepada Kiblat.net seusai persidangan lanjutan kasus yang menderanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (11/04/2018).

Kamis, 12/04/2018 07:23 0

Indonesia

Indonesia Tak Punya UU untuk Lindungi Data Pribadi di Medsos

Karenanya, perlu segera dilakukan revisi UU ITE atau dibuat undang-undang baru tentang perlindungan data pribadi.

Rabu, 11/04/2018 21:35 0

Indonesia

Ini Daftar 26 Travel Umrah yang Disanksi Kemenag Sejak 2015

Kementerian Agama terus melakukan pembenahan dalam pengawasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Pengawasan terus diperkuat dan penjatuhan sanksi terhadap PPIU nakal juga dilakukan.

Rabu, 11/04/2018 21:25 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Terus Desak Jokowi Komitmen Tuntaskan Kasus Novel

Pemuda Muhammadiyah Terus Desak Komitmen Jokowi Tuntaskan Kasus Novel

Rabu, 11/04/2018 19:38 0

Indonesia

Setahun Berlalu, Polisi Tak Lagi Dipercaya Tuntaskan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tak lagi percaya polisi mau tuntaskan kasus Novel Baswedan

Rabu, 11/04/2018 18:59 0

Indonesia

Jokowi Diminta Tak Berlebihan Tanggapi Gerakan 2019 Ganti Presiden

Ujang menilai, selama Jokowi memiliki kinerja yang baik, pasti rakyat akan mempertahankannya. Dan begitu juga sebaliknya. Ia mengimbau kepada para pendukung Jokowi tidak berlebihan menanggapi gerakan tersebut.

Rabu, 11/04/2018 14:39 0

Indonesia

DPR Minta Implementasi Perpres Tenaga Kerja Asing Diawasi

Ketua DPR mengimbau kepada komisi terkait, yakni Komisi IX DPR dapat mendorong Kemnaker untuk mengantisipasi agar Perpres tersebut tidak dijadikan landasan hukum dalam melegalkan TKA yang ilegal.

Rabu, 11/04/2018 14:19 0

Indonesia

Pengamat Politik: 2019 Ganti Presiden adalah Gerakan Kreatif

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat politik dari Indonesia Politic Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan bahwa gerakan...

Rabu, 11/04/2018 13:23 0

Indonesia

Keberadaan TKA Bisa Berdampak Pada Hubungan Sosial dan Keamanan

DPP PKS Handi Risza Idris mengingatkan kasus membanjirnya Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok yang masuk ke Indonesia, mulai dari pekerja kasar hingga pekerja terampilnya.

Rabu, 11/04/2018 11:25 0

Opini

Antara Kemiskinan, Zakat dan Sustainable Development Goals

Zakat mampu mewujudkan Sustainable Development Goals, bahkan jauh sebelum program ini ada zakat telah memberi damapak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Rabu, 11/04/2018 10:52 0

Close