... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PKS: Perpres Nomor 20 Permudah TKA Ilegal ke Indonesia

Foto: Sekretaris Bidang Ekonomi Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup (Ekuintek-LH) DPP PKS Handi Risza Idris (foto: Hafidz/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Jokowi baru saja menandatangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Secara garis besarnya Perpres ini mengatur keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) lebih jelas dan tidak berbelit-belit.

DPP Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) menilai Perpres tersebut mmembuka peluang besar masuknya TKA ilegal, yang berpotensi melanggar Undang-undang.

Sekretaris Bidang Ekonomi Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup (Ekuintek-LH) DPP PKS Handi Risza Idris mengatakan satu sisi, pihaknya berharap Perpres ini akan lebih mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia yang berujung pada peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional. Akan tetapi dikhawatirkan terjadi sebaliknya.

“Tetapi disisi lain, Pemerintah juga harus sensitif melihat permasalahan dilapangan. Pertama, isu TKA menjadi isu yang sangat krusial dan sensitif bagi masyarakat,” katanya saat dihubungi KIblat.net, Selasa, (10/4/2018)

Dia menjelaskan dengan memberikan kemudahan kepada TKA, maka akan berdampak terhadap tenaga kerja lokal. Mereka akan semakin tersisih dan terpinggirkan. Hal ini akan memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi Tenaga Kerja Lokal.

“Kedua, Perpres ini membuka peluang masuknya TKA ilegal, karena dalam ketentuan yang terdapat dalam Perpres tersebut menyebutkan bahwa TKA dapat menggunakan visa terbatas (vitas) dan izin tinggal sementara (itas) untuk bekerja di Indonesia,” ungkapnya.

Handi melihat dalam Perpres tersebut disebutkan dimana setiap pemberi kerja TKA yang menggunakan TKA harus memiliki rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) yang disahkan menteri atau pejabat yang ditunjuk.

BACA JUGA  IZI Kritisi Penggunaan Dana Zakat untuk Program SDGs

“Ketiga, Perpres tersebut juga berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi (Jaskon), Undang-Undang Nomor.6 tahun 2017 tentang Arsitek dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran,” tukasnya.

Reporter : Hafidz Syarif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

AS dan Rusia “Perang” di DK PBB terkait Serangan Kimia di Douma

Kedua negara sepakat dilakukan penyelidikan di Douma namun berselisih tajam mengenai tim yang akan melakukan penyelidikan. AS mengusulkan membuat tim penyelidik baru sementara Rusia ngotot dengan tim yang sudah ada.

Rabu, 11/04/2018 07:34 0

Amerika

Ini Draf Proposal AS di DK PBB Sikapi Serangan Kimia di Douma

“Washington akan membalas serangan kimia terhadap Douma meskipun DK PBB bergerak atau tidak,” kata Heili seraya menegaskan bahwa negaranya akan menentukan siapa di balik serangan terlarang itu.

Rabu, 11/04/2018 06:22 0

Artikel

Tak Sekadar Merakyat, Beginilah Gaya Memimpin Umar bin Khattab

Ketua DPP PDI-P Bidang Kemaritiman, Rokhmin Dahuri, memberikan penilaian bahwa Jokowi merupakan sosok yang mirip Umar bin Khattab.

Selasa, 10/04/2018 22:04 0

Video News

Ketua MUI: Abdul Chair Tidak Dipecat

"Orang berbeda pendapat nggak ada masalah," sambung Rais Aam PBNU ini.

Selasa, 10/04/2018 18:07 0

Opini

Membaca Peta Suara Umat Islam dalam Demokrasi

KIBLAT.NET – Indonesia sebagai negeri mayoritas muslim terbesar di dunia memiliki potensi yang besar. Sejarah...

Selasa, 10/04/2018 14:45 0

News

Ramai Isu 2019 Ganti Presiden, Sekjen PBNU: Saya Tidak Setuju

Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengaku tidak setuju dengan gerakan #2019 Ganti Presiden.

Selasa, 10/04/2018 14:16 0

Suriah

Dokumen Resmi Mengungkap Assad Sembunyikan Senjata Kimia di Suriah

Pemindahan dilakukan dari Institute 1000 di Jamraya kepada Brigade 105 di dekat Istana Presiden di Damaskus.

Selasa, 10/04/2018 13:01 0

Video News

Abdul Chair: Orasi Saya Tidak Menyerang Kiai H. Ma’ruf Amin

KIBLAT.NET – Dr. Abdul Chair Ramadhan, SH. MH. menampik tuduhan orasinya menyerang Kiai H. Ma’ruf...

Selasa, 10/04/2018 11:59 0

Suriah

HTS dan JTS Janji Balas Serangan Kimia di Douma

"Rezim kriminal (Suriah) dan sekutunya, Iran dan Rusia, aman dari segala hukuman atau kecaman atas kejahatan yang mereka lakukan terhadap rakyat tak berdaya," tegas HTS.

Selasa, 10/04/2018 09:37 0

Afrika

Operasi Udara AS terhadap Al-Syabab Fokus di Jilib, Kenapa?

Sejak Januari 2018, AS mengkonsentrasikan serangan di daerah Jilib dan sekitarnya, termasuk di daerah dekat Jamaame dan sebuah lokasi tertentu di luar wilayah Kismayo. Namun sebagian besar serangan selama 2018 dan satu dekade terakhir memang terjadi di Jilib.

Selasa, 10/04/2018 06:30 0

Close