... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Operasi Udara AS terhadap Al-Syabab Fokus di Jilib, Kenapa?

KIBLAT.NET, Untuk kesekian kalinya AS menyerang kelompok jihadis al-Syabaab di bagian selatan kota Jilib, Somalia. Selama ini Jilib dikenal sebagai kantong pertahanan al-Syabaab, sekaligus tempat favorit bagi Amerika untuk memburu para jihadis. Serangan terbaru AS pada hari Kamis (05/04) itu diklaim telah menewaskan 3 jihadis dan menghancurkan sebuah kendaraan yang dilengkapi dengan senapan mesin. Demikian menurut pernyataan pers Komando Militer AS di Afrika (AFRICOM).

Kepala Pusat Penerangan AFRICOM, Samantha Reho, mengatakan sepanjang tahun 2018 ini AS sudah melancarkan sebelas kali serangan di Somalia yang keseluruhannya menargetkan al-Syabaab cabang al-Qaidah di Afrika Timur & Somalia. Sejak Januari 2018, AS mengkonsentrasikan serangan di daerah Jilib dan sekitarnya, termasuk di daerah dekat Jamaame dan sebuah lokasi tertentu di luar wilayah Kismayo. Namun sebagian besar serangan selama 2018 dan satu dekade terakhir memang terjadi di Jilib.

Jilib dikenal luas sebagai wilayah yang aman bagi al-Syabaab. Laporan tahunan Departemen Luar Negeri AS tahun 2016 menyebutkan bahwa Lembah Sungai Jubba secara operasional merupakan wilayah simpul bagi al-Syabaab. Aliran sungai Jubba bermula dari pertemuan dua sungai di perbatasan Ethiopia yang mengalir ke selatan dan bermuara di Samudera India. Dari sini al-Syabaab mengorganisir kekuasaan di seluruh desa-desa dan kota yang ada di wilayah Jubba Land di selatan Somalia hingga perbatasan Kenya, termasuk Janaale, Jilib, dan Kunyo Barow.

BACA JUGA  AS Sanksi Pemimpin Kelompok Jihadis Mali Front Pembebasan Macina

Meskipun secara umum serangan AS terkonsentrasi di Jilib dan sekitarnya, AFRICOM juga secara acak menyerang target al-Syabaab di daerah lain di seluruh Somalia. Pekan lalu, jet tempur AS menyerang sebuah target di El Burr yang berjarak 640 km dari Jilib. Hal ini menunjukkan betapa luas wilayah dan jangkauan operasional al-Syabaab.

Kekuatan al-Syabaab kembali solid dan bangkit setelah sebelumnya sempat mengalami kemunduran menyusul operasi militer gabungan pasukan Somalia & Uni Afrika pada tahun 2011. Saat itu al-Syabaab kehilangan sejumlah wilayah yang menjadi basis pertahanan mereka. Perlahan namun pasti, al-Syabaab kembali menguat dan secara sistemik membebaskan wilayah-wilayah desa & perkotaan di bagian tengah dan selatan Somalia. Dalam banyak kasus, jatuhnya wilayah ke tangan al-Syabaab disebabkan karena pasukan Uni Afrika & Somalia tidak mampu bertahan setelah menguasai wilayah tertentu.

Kelompok cabang al-Qaidah di Somalia & Afrika Timur ini masih dianggap sebagai ancaman potensial bagi basis-basis militer Somalia & Uni Afrika di bagian tengah dan selatan Somalia. Mereka juga masih menjadi ancaman serius bagi aparat keamanan pro-Barat di bagian utara Kenya.

Sumber: LWJ
Redaktur: YasinMuslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Munaqosyah

Melecehkan Syariat, Tanda Hilangnya Pengagungan Allah dari dalam Hati

ika kita melihat lebih jauh, apa yang dilakukan oleh putri Soekarno tersebut berasal dari nihilnya “iman” dalam dirinya tentang pengagungan terhadap syariat.

Selasa, 10/04/2018 06:00 0

Manhaj

Menganalisa Faktor Kemunduran Umat Islam

Meski mereka kalah pada perang Salib dan agresi Tartar, amun kekalahan tersebut tidak membuat mereka ragu akan Islam sebagai akidah dan sistem pemerintahan. Kekalahan mereka, tidak membuat mereka ingin mengkuti pola hidup, norma, nilai, falsafah hidup dan budaya musuh-musuh mereka.

Selasa, 10/04/2018 05:10 1

Tarbiyah Jihadiyah

Sifat Zuhud, Modal Awal Perjuangan

Oleh karenanya di antara modal mereka yang ingin berjuang di jalan Allah adalah menghilangkan kecintaan dunia dengan sifat zuhud. Kalau kita berkaca pada generasi terbaik umat ini, teladan-teladan mulia akan kita temukan di setiap perjalanan hidup mereka. Salah satunya kezuhudannya terhadap dunia membuat Allah mencintai mereka.

Senin, 09/04/2018 20:05 0

Indonesia

Silatnas Ke-4 di Bogor, Pejuang Subuh Usung Slogan ‘Shalat Subuh Seramai Shalat Jumat’

Yayasan Pejuang Subuh Indonesia akan menyelenggarakan Silaturahim Nasional ke-4 di Bogor, Jawa Barat dalam rangka membentuk karakter para pemuda Islam yang kokoh dan selalu memakmurkan masjid khususnya di waktu Subuh. 

Senin, 09/04/2018 18:18 0

Khazanah

Begini Gaya Kepemimpinan Umar bin Khattab yang Sederhana dan Merakyat

KIBLAT.NET - Bicara tentang sosok pemimpin yang sederhana dan merakyat, tentu profil Umar bin Khattab menjadi salah satu referensi yang sulit untuk dilewatkan. Selain kepemimpinan, keberanian dan kewibawaannya, Umar bin Khattab dikenal juga sebagai pemimpin yang cukup dekat dengan rakyatnya.

Senin, 09/04/2018 17:46 0

Suara Pembaca

Mari Berdonasi untuk Pengobatan Yasmin Umayyah dari Kelumpuhan Otak

Masa kecil Yasmin Umayyah tak seceria teman-teman seusianya. Penyakit yang ia derita menyebabkan Yasmin hanya bisa terbaring lemah di rumah kontrakan di Kavling Rawa Bambu Bulak, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi.

Senin, 09/04/2018 17:42 0

Indonesia

Pimpinan STIE Ahmad Dahlan Protes Keras Kampusnya Dimintai Data Dosen

Mukhaer menilai bahwa tindakan tersebut tidak lazim. Sebab, jika pendataan dilakukan kepada masyarakat umum tentu tidak masalah. Namun, pendataan ini di kampus.

Senin, 09/04/2018 17:17 0

Opini

Konsep Tauhid yang Fatal dalam Pidato Soal Kaos Jokowi, Apa itu?

Siapa sangka sebelumnya, tagar #2019GantiPresiden ternyata sangat viral? Tagar yang salah satunya dipopulerkan dalam bentuk kaos itu bahkan mendapatkan reaksi langsung dari Presiden Joko Widodo.

Senin, 09/04/2018 16:33 3

Indonesia

Aparat Mintai Daftar Dosen dan Khatib di Kampus Muhammadiyah, Ada Apa?

Kampus Muhammadiyah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan (STIEAD) di Cirendau, Tangerang tiba-tiba mendapat tamu dari pihak aparat keamanan. Pihak kampus kemudian diminta untuk menyerahkan data dosen dan khatib Jumat serta materi khutbah namun tidak diberikan. Apa yang sebenarnya terjadi?

Senin, 09/04/2018 16:12 0

Manhaj

Pelecehan Cadar, Pemicu Perang Bani Qainuqa’

Pelecehan syariat adalah perkara besar dalam agama ini. Ketika Fathu Makkah, di antara mereka yang tidak mendapat amnesti adalah mereka yang gemar mencela Nabi. pelecehan terhadap muslimah yang menggunakan cadar pernah menjadi pemiu peperangan di masa Nabi.

Senin, 09/04/2018 11:30 0

Close