... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT: Umat Islam Harus Bersatu Bantu Muslim Suriah

Foto: Presiden ACT, Ahyudin.

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin menegaskan bahwa umat Islam harus melakukan tindakan yang nyata untuk membantu muslim di Suriah. Ia menegaksan bahwa umat Islam harus sadar terhadap pembantaian tersebut.

“Sekarang jalan umat bersatu, yaitu tragedi ini. Kalau tidak bersatu akan terjadi terus. Hal yang paling penting dilakukan kita semua adalah menggugah umat tentang tragedi ini,” katanya dalam diskusi ‘Tujuh Tahun Konflik Suriah, Antara Realita dan Propaganda’ di Hotel Gren Aila, Jakarta pada Sabtu (07/04/2018).

Ia juga membantah jika ada yang mengatakan pembantaian di Suriah tidak ada. Menurutnya, pembantaian tersebut benar terjadi.

“Tragedi kemanusiaannya itu realita. Hari ini dunia menyaksikan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Suriah,” tutur Ahyudin.

Ia juga memaparkan bahwa saat ini ACT membantu 175 ribu pengungsi, baik di dalam Suriah maupun di perbatasan Turki dengan membuat dapur umum. Biaya untuk dapur umum itu, kata dia, 400 sampai 500 ribu dollar.

“Kita membantu 175 ribu pengungsi, dengan budget 400 sampai 500 ribu dollar,” tuturnya.

Bahkan, Ahyudin mengungkapkan bahwa ACT juga memiliki pabrik roti di Turki. Roti tersebut, kata dia, untuk dibagikan ke pengungsi Suriah.

“Pabrik roti itu setiap hari memproduksi 16800 helai roti. Ini kemudian dibagikan ke pengungsi Suriah,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Arab Saudi Akan Gali Kanal Laut yang Memotong Semenanjung Qatar

Jika proyek ambisius itu benar-benar terwujud, maka secara efektif akan mengubah semenanjung kecil yang merupakan wilayah negara Qatar menjadi sebuah pulau.

Ahad, 08/04/2018 07:30 0

News

Lagi, AS Gagalkan Upaya Kuwait Dorong DK PBB Kutuk Israel

Amerika Serikat untuk kedua kalinya menggagalkan upaya Kuwait untuk mendorong Dewan Keamanan (DK) PBB membentuk komisi penyelidikan independen terhadap kasus pembunuhan belasan demonstran Palestina oleh tentara Israel di perbatasan Israel-Gaza beberapa hari lalu.

Sabtu, 07/04/2018 17:04 0

Khazanah

Ketika Ibnu Abbas Ditanya Soal Hukum Nyanyian

"Bila datang hari kiamat, dan kau dapat melihat kebenaran dan kebatilan, lalu termasuk yang mana lagu atau nyanyian itu akan berkumpul?

Sabtu, 07/04/2018 11:42 0

Suara Pembaca

Sinergi Pelayanan Masyarakat Sampaikan Layanan Kesehatan Hingga ke Pelosok

Segala jerih payah itu terbayarkan dengan antusiasme para warga yang menyambut kedatangan tim pemeriksaan kesehatan Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM) di Kampung Babakan Cinunuk, Desa Ibun Majalaya, Kabupaten Bandung.

Jum'at, 06/04/2018 22:36 0

Wawancara

[Wawancara] Pakar Sejarah: Nasionalisme Sekuler Bisa Jadi Nasionalisme Atheistik

Nasionalisme sekuler yang dianut oleh orang-orang semacam Sukmawati jika diteruskan akan bisa menjadi nasionalisme atheistik

Jum'at, 06/04/2018 21:13 0

Tazkiyah

Ini Nih Figur Pemimpin yang Merakyat

Siapa yang tidak mengenal Al-Faruq, Amirul Mukminin Umar bin Khattab? Beliau adalah sosok pemimpin yang dikenal tegas, zuhud dan merakyat.

Jum'at, 06/04/2018 19:00 0

Palestina

Potret Bocah “Bawang” Palestina; Targetku Merebut Kembali Tanah Moyangku

Tujuanku adalah mengambil kembali tanahku, tanah kakek nenekku, dan tanah kenangan keluargaku. Inilah slogan bocah 9 tahun Mohamed Ayyash, yang berada di garis depan aksi unjuk rasa mematikan di dekat perbatasan Gaza-Israel Jumat pekan lalu.

Jum'at, 06/04/2018 15:00 0

Amerika

Pentagon Tegaskan Strategi AS di Suriah Tak Berubah

Trump mengumumkan pekan lalu saat unjuk rasa di Ohio, bahwa ia ingin segera menarik pasukan dari Suriah. Trump mengindikasikan awal pekan ini bahwa dia ingin membawa pasukan kembali ke rumah. Meskipun pada hari Rabu Gedung Putih menyatakan pasukan akan tinggal.

Jum'at, 06/04/2018 14:02 0

Opini

Sukmawati Istighfar atau Umat yang Harus Memaafkan?

Kontroversi puisi Sukmawati yang dinilai menghina ajaran Islam, terus bergulir. Setelah Ketua Umum PNI Marhaenisme itu sowan ke kantor MUI, kemarin (5/4) Ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin meminta kepada umat Islam untuk memaafkannya.

Jum'at, 06/04/2018 10:51 3

Afghanistan

Taliban Berjanji Balas Serangan terhadap Sekolah Al-Quran di Kunduz

PBB sendiri mengatakan pada Selasa sedang menyelidiki laporan memprihatinkan tentang korban banyak akibat serangan udara tentara pemerintah pada Senin itu

Jum'at, 06/04/2018 09:54 0

Close