... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, AS Gagalkan Upaya Kuwait Dorong DK PBB Kutuk Israel

Foto: Forum DK PBB/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat untuk kedua kalinya menggagalkan upaya Kuwait untuk mendorong Dewan Keamanan (DK) PBB membentuk komisi penyelidikan independen terhadap kasus pembunuhan belasan demonstran Palestina oleh tentara Israel di perbatasan Israel-Gaza beberapa hari lalu.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan dari wartawannya, Sabtu (07/04), Kuwait membagi-bagikan proposal usulan kepada perwakilan anggota DK PBB yang menyeru tekanan terhadap Israel agar menghentikan serangan terhadap demonstran Palestina di perbatasan Israel-Gaza. Ia merupakan satu-satunya negara Arab yang mengusulkan hal itu.
satu-satunya anggota Arab dari Dewan Keamanan untuk mendistribusikan rancangan pernyataan menyerukan penghentian penargetan Israel demonstran Palestina di dekat perbatasan Jalur Gaza, Al-Jazeera melaporkan.

“Kami telah mendistribusikan rancangan pernyataan baru kepada anggota Dewan Keamanan tentang apa yang terjadi pada rakyat Palestina di Jalur Gaza, yang sangat mirip dengan rancangan pernyataan yang kami distribusikan Jumat lalu,” kata Mansour Al-Otaibi, Delegasi Tetap Kuwait untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Draft pernyataan Jumat lalu akan disetujui 14 negara anggota Dewan Keamanan, tetapi satu negara (Amerika Serikat) menolak, meskipun hanya duduk dan mendiskusikan isi pernyataan itu,” imbuhnya.

Resolusi draf yang akhirnya ditolak karena salah satu anggota tetap DK PBB tidak menerimanya itu menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi perbatasan Gaza. Hak menggelar demonstrasi damai sudah tak lagi berlaku. Nyawa-nyawa tak bersalah terus menjadi tumbal kebijakan lembaga polisi dunia itu.

BACA JUGA  BJ Habibie, Profil Muslim Jenius yang Dikhianati

Sementara itu, delegasi Palestina untuk PBB Riyadh Mansour menggambarkan posisi Amerika Serikat tidak bertanggung jawab. Hal itu karena AS satu-satunya negara yang keberatan dengan rancangan pernyataan tersebut.

Mansour mengatakan bahwa DK PBB terus “mengabaikan tanggung jawabnya”. Sikap tersebut sama saja dengan mendorong Israel untuk melanjutkan “pembantaian” nya.

Tentara Zionis Israel pekan lalu menembaki ratusan demonstran Palestina yang menggelar aksi damai di perbatasan Israel-Gaza untuk memperingati “Youm Al-Ardh”. Puluhan terluka dan belasan tewas. Tindakan Zionis itu memicu kutukan dari banyak pihak, namun tidak bagi AS.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khazanah

Ketika Ibnu Abbas Ditanya Soal Hukum Nyanyian

"Bila datang hari kiamat, dan kau dapat melihat kebenaran dan kebatilan, lalu termasuk yang mana lagu atau nyanyian itu akan berkumpul?

Sabtu, 07/04/2018 11:42 0

Indonesia

Aksi Protes Terhadap Sukmawati di Poso Diikuti Ribuan Umat Islam

Aksi Protes Terhadap Sukmawati di Poso Diikuti Ribuan Umat Islam

Sabtu, 07/04/2018 09:03 0

Indonesia

Puisi SARA Sukmawati, PA 212: Hukum Harus Ditegakkan

Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif menekankan bahwa jika hanya minta maaf lalu hukum terhenti, maka keberadaan kepolisian, kejaksaan dan pengadilan tidak ada gunanya

Jum'at, 06/04/2018 23:35 0

Suara Pembaca

Sinergi Pelayanan Masyarakat Sampaikan Layanan Kesehatan Hingga ke Pelosok

Segala jerih payah itu terbayarkan dengan antusiasme para warga yang menyambut kedatangan tim pemeriksaan kesehatan Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM) di Kampung Babakan Cinunuk, Desa Ibun Majalaya, Kabupaten Bandung.

Jum'at, 06/04/2018 22:36 0

Indonesia

Penistaan Lain Bisa Bermunculan Jika Polisi Tak Tegas Kepada Sukmawati

Endro menimbang, jika kepolisian tidak melaksanakan perihal tersebut dengan tegas dan cepat maka kemungkinan akan ada aksi besar serupa Aksi 212, juga akan lebih banyak lagi penistaan-penistaan yang terjadi.

Jum'at, 06/04/2018 22:00 0

Indonesia

Aksi Tuntut Proses Hukum Sukmawati Serentak di Berbagai Kota

Aksi menuntut proses hukum terhadap Sukmawati serentak dilakukan di Jakarta, Medan, Tasikmalaya, Solo hingga Makassar.

Jum'at, 06/04/2018 21:27 0

Indonesia

Dubes Pakistan: Kekerasan di Kashmir dan Palestina Tak Kunjung Selesai

Kekerasan terhadap warga Kashmir oleh India semakin meningkat. Situasi kemanusiaan di sana semakin memburuk. Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Mohammad Aqil Nasdeem menghimbau agar kekerasan tersebut segera dihentikan.

Jum'at, 06/04/2018 21:19 0

Indonesia

Pak Polisi, Kami Minta Keadilan! Teriak Ribuan Peserta Aksi 64

Ribuan peserta Aksi Bela Islam 64 masih bertahan di depan kantor Bareskrim Polri hingga waktu menjelang sore.

Jum'at, 06/04/2018 21:16 0

Wawancara

[Wawancara] Pakar Sejarah: Nasionalisme Sekuler Bisa Jadi Nasionalisme Atheistik

Nasionalisme sekuler yang dianut oleh orang-orang semacam Sukmawati jika diteruskan akan bisa menjadi nasionalisme atheistik

Jum'at, 06/04/2018 21:13 0

Indonesia

Polri Bisa Gunakan Restorative Justice untuk Sukmawati, Asalkan…

Pakar Hukum Pidana, Dr. Abdul Chair Ramadhan mengatakan upaya restorative justice (penyelesaian di luar pengadilan) tidak tepat jika diterapkan dalam kasus penodaan agama.

Jum'at, 06/04/2018 20:58 0

Close