... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polri Bisa Gunakan Restorative Justice untuk Sukmawati, Asalkan…

Foto: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana, Dr. Abdul Chair Ramadhan mengatakan upaya restorative justice (penyelesaian di luar pengadilan) tidak tepat jika diterapkan dalam kasus penodaan agama. Ia kemudian mempertanyakan keinginan polri yang ingin menerapkannya dalam kasus puisi Sukmawati.

“Ada pertanyaan yang harus dijawab oleh Polri jika memang ingin menerapkan keadilan restoratif di kasus Sukmawati dalam bentuk diversi tersebut,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Jumat (06/04/2018).

Pertanyaan yang diajukan Abdul Chair dalam bentuk prasyarat itu adalah sebagai berikut:

Pertama, sanggupkah Polri untuk mendata secara pasti berapa orang yang tersinggung atas puisi Sukmawati di seluruh Indonesia, dan bagaimana sistem dan metoda pendataannya.

Kedua, walaupun katakan Polri dapat mendatanya secara pasti, maka bagaimana sistem dan mekanisme proses mediasinya untuk menerapkan restoratif justice dan diversi tersebut.

Ketiga, misalkan Polri dapat merumuskan sistem dan mekanisme proses mediasi dalam rangka diversi, bagaimana menyangkut perihal ganti kerugiannya. Seberapa besar ganti kerugian tersebut yang harus disepakati antara umat Islam se-Indonesia yang tersinggung dengan puisi Sukmawati.

“Apakah sanggup Sukmawati membayar ganti kerugian kepada semua umat Islam se-Indonesia yang tersinggung tersebut. Jika diasumsikan, misalkan saja untuk satu orang saja meminta angka sepuluh juta rupiah? Bagaimana jika, seratus juta atau bahkan satu milyar,” jelasnya dalam poin ini.

Keempat, bagaimana terhadap kasus-kasus sebelumnya, seperti contoh Viktor Laiskodat dan Ade Armando. Berarti, juga harus dilakukan hal yang sama belum lagi pada masa depan jika ada kasus serupa.

BACA JUGA  Perppu Darurat Sipil Tak Mengatur Soal Wabah Penyakit

“Apakah mampu melakukan diversi yang terkait kewajiban adanya ganti kerugian?” ucap sosok yang pernah menjadi bagian dari Tim Advokasi Muslim Untuk Tolikara Papua itu.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Ini Nih Figur Pemimpin yang Merakyat

Siapa yang tidak mengenal Al-Faruq, Amirul Mukminin Umar bin Khattab? Beliau adalah sosok pemimpin yang dikenal tegas, zuhud dan merakyat.

Jum'at, 06/04/2018 19:00 0

Palestina

Potret Bocah “Bawang” Palestina; Targetku Merebut Kembali Tanah Moyangku

Tujuanku adalah mengambil kembali tanahku, tanah kakek nenekku, dan tanah kenangan keluargaku. Inilah slogan bocah 9 tahun Mohamed Ayyash, yang berada di garis depan aksi unjuk rasa mematikan di dekat perbatasan Gaza-Israel Jumat pekan lalu.

Jum'at, 06/04/2018 15:00 0

Amerika

Pentagon Tegaskan Strategi AS di Suriah Tak Berubah

Trump mengumumkan pekan lalu saat unjuk rasa di Ohio, bahwa ia ingin segera menarik pasukan dari Suriah. Trump mengindikasikan awal pekan ini bahwa dia ingin membawa pasukan kembali ke rumah. Meskipun pada hari Rabu Gedung Putih menyatakan pasukan akan tinggal.

Jum'at, 06/04/2018 14:02 0

Opini

Sukmawati Istighfar atau Umat yang Harus Memaafkan?

Kontroversi puisi Sukmawati yang dinilai menghina ajaran Islam, terus bergulir. Setelah Ketua Umum PNI Marhaenisme itu sowan ke kantor MUI, kemarin (5/4) Ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin meminta kepada umat Islam untuk memaafkannya.

Jum'at, 06/04/2018 10:51 3

Afghanistan

Taliban Berjanji Balas Serangan terhadap Sekolah Al-Quran di Kunduz

PBB sendiri mengatakan pada Selasa sedang menyelidiki laporan memprihatinkan tentang korban banyak akibat serangan udara tentara pemerintah pada Senin itu

Jum'at, 06/04/2018 09:54 0

Suriah

Rusia: Total Warga yang Keluar dari Ghouta Timur 175 Ribu

Jumlah total warga Suriah yang keluar dari Ghouta Timur sebanyak 175 ribu lebih, menurut data yang dikeluarkan Rusia pada Rabu (05/04). Sedikitnya 33 ribu dari mereka berasal dari Kota Duma, kota paling akhir yang menyepakati pergi.

Jum'at, 06/04/2018 08:10 0

News

LBH Street: Siapapun yang Menghina Islam Kami Laporkan

"Dulu waktu kasus Ahok, pernah ada pertanyaan, apakah ketika Ahok muslim dan menghina Islam akan tetap dilaporkan, ini buktinya. Sukmawati yang KTP nya Islam kami laporkan," ungkap Kamil saat mendampingi kliennya, Irfan Noviandana, melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri, Rabu (04/04/2018).

Jum'at, 06/04/2018 07:39 0

Arab Saudi

Kembali Muncul, Hamzah Bin Laden Kritisi Hubungan Saudi dengan Amerika

Hamzah mendorong orang-orang untuk membebaskan kota suci dari Tentara Salib dan mengingatkan janji Al-Qaidah untuk menyalurkan kembali kekayaan negara kepada orang-orang miskin dan membutuhkan.

Kamis, 05/04/2018 21:19 0

Artikel

Tak Seperti Anggapan Sukmawati, Inilah Keutamaan Azan

Pasalnya Sukmawati mengungkapkan bahwa suara kidung lebih merdu dari suara azan. Sedang azan itu sendiri dalam Islam sangat tinggi kedudukannya. Bagi muazin dan orang yang menjawab azan akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah ta’ala.

Kamis, 05/04/2018 20:00 0

Palestina

Bakar Ribuan Ban, Strategi Pemuda Gaza Halau Tembakan Pasukan Israel

Asap hitam mengepul dari ribuan ban yang dibakar para pemuda Palestina yang berunjuk rasa menuntut kemerdekaan tanah kelahirannya. Hal itu ditujukan untuk menghindari peluru-peluru pasukan Israel yang mendapat instruksi menembak.

Kamis, 05/04/2018 19:41 0

Close