... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ICMI Dorong Pelaku Homoseks dan Pendonor Dana Kampanyenya Dipidana

Foto: Diskusi media Dialetika ICMI bertema 'Memberantas Sodomi dan Pencabulan', di kantor pusat kegiatan ICMI, Menteng, Jakarta Pusat

KIBLAT.NET, Jakarta – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengusulkan penetapan aturan hukum larangan berbuat dan sanksi tegas terhadap praktik lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). ICMI juga mengusulkan adanya pasal terkait aktivitas homoseksual pada revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang kini sedang dibahas.

“Pelaku zina, sodomi, lesbian dan aktivitas seks menyimpang lainnya harus dihukum berat. Demikian juga penganjur, fasilitator, pendonor dana dan komunitas yang mengambil manfaat secara ekonomis dan politis terhadap perilaku seksual menyimpang tersebut,” ujar Wakil Ketua Umum ICMI, Dr. Sri Astuti pada diskusi media Dialetika ICMI bertema ‘Memberantas Sodomi dan Pencabulan’, di kantor pusat kegiatan ICMI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (06/04/2018).

Menurut Sri Astuti, dengan adanya aturan hukum yang tegas serta jelas terkait pelarangan LGBT di Indonesia, diharapkan mampu menangkal maraknya perilaku seksual menyimpang tersebut dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Untuk menjadi peringatan bahwa LGBT adalah perbuatan yang dilaknat. Hukumnya haram dan merupakan tindak pidana kejahatan,” kata Sri Astuti.

Sri Astuti mengungkapkan, pada Februari lalu, ICMI telah memberikan saran atau rekomendasi guna menyelesaikan persoalan LGBT di Tanah Air yang dikaji melalui kegiatan seminar.

Rekomendasi pertama, ucap Sri Astuti, adalah desakan ke Presiden dan DPR-RI agar segera menerbitkan norma hukum yang tegas terkait aktivitas LGBT sehingga memiliki efek jera. Lalu kedua, perlunya upaya sosialisasi dan rehabilitasi sebagai metode pencegahan maraknya LGBT di kalangan masyarakat.

BACA JUGA  BJ Habibie, Profil Muslim Jenius yang Dikhianati

“Rekomendasi ketiga, perlunya kerja sama antar pemangku kepentingan pusat dan daerah untuk menutup situs porno dan LGBT di media sosial, mengampanyekan dampak seks bebas dan menyimpang serta ajakan menghindarinya, penyuluhan ke lembaga pendidikan dan pembuatan modul informasi Infeksi Menular Seksual(IMS),”kata Sri Astuti.

Rekomendasi keempat, menginformasikan kepada generasi muda era 1981-2000 dan 2000-2010 tentang risiko gempuran teknologi digital, akibat anal seks dan penularannya, tidak melakukan seks bebas sebelum menikah dan kampanye bangga menjaga keperawanan maupun keperjakaan.

“Yang terakhir, perlu ada Pedoman dan Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa I dan II sehingga LGBT dapat dikategorikan penyakit,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Sukmawati Istighfar atau Umat yang Harus Memaafkan?

Kontroversi puisi Sukmawati yang dinilai menghina ajaran Islam, terus bergulir. Setelah Ketua Umum PNI Marhaenisme itu sowan ke kantor MUI, kemarin (5/4) Ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin meminta kepada umat Islam untuk memaafkannya.

Jum'at, 06/04/2018 10:51 3

Afghanistan

Taliban Berjanji Balas Serangan terhadap Sekolah Al-Quran di Kunduz

PBB sendiri mengatakan pada Selasa sedang menyelidiki laporan memprihatinkan tentang korban banyak akibat serangan udara tentara pemerintah pada Senin itu

Jum'at, 06/04/2018 09:54 0

Suriah

Rusia: Total Warga yang Keluar dari Ghouta Timur 175 Ribu

Jumlah total warga Suriah yang keluar dari Ghouta Timur sebanyak 175 ribu lebih, menurut data yang dikeluarkan Rusia pada Rabu (05/04). Sedikitnya 33 ribu dari mereka berasal dari Kota Duma, kota paling akhir yang menyepakati pergi.

Jum'at, 06/04/2018 08:10 0

News

LBH Street: Siapapun yang Menghina Islam Kami Laporkan

"Dulu waktu kasus Ahok, pernah ada pertanyaan, apakah ketika Ahok muslim dan menghina Islam akan tetap dilaporkan, ini buktinya. Sukmawati yang KTP nya Islam kami laporkan," ungkap Kamil saat mendampingi kliennya, Irfan Noviandana, melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Polri, Rabu (04/04/2018).

Jum'at, 06/04/2018 07:39 0

Arab Saudi

Kembali Muncul, Hamzah Bin Laden Kritisi Hubungan Saudi dengan Amerika

Hamzah mendorong orang-orang untuk membebaskan kota suci dari Tentara Salib dan mengingatkan janji Al-Qaidah untuk menyalurkan kembali kekayaan negara kepada orang-orang miskin dan membutuhkan.

Kamis, 05/04/2018 21:19 0

Artikel

Tak Seperti Anggapan Sukmawati, Inilah Keutamaan Azan

Pasalnya Sukmawati mengungkapkan bahwa suara kidung lebih merdu dari suara azan. Sedang azan itu sendiri dalam Islam sangat tinggi kedudukannya. Bagi muazin dan orang yang menjawab azan akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah ta’ala.

Kamis, 05/04/2018 20:00 0

Palestina

Bakar Ribuan Ban, Strategi Pemuda Gaza Halau Tembakan Pasukan Israel

Asap hitam mengepul dari ribuan ban yang dibakar para pemuda Palestina yang berunjuk rasa menuntut kemerdekaan tanah kelahirannya. Hal itu ditujukan untuk menghindari peluru-peluru pasukan Israel yang mendapat instruksi menembak.

Kamis, 05/04/2018 19:41 0

Turki

KTT Ankara: Turki, Rusia dan Iran Sepakat Gencatan Senjata di Suriah

Turki, Rusia dan Iran berkomitmen untuk gencatan senjata di Suriah. Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan seusai pertemuan KTT Ankara yang diselenggarakan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Kamis, 05/04/2018 18:57 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Fir’aun-Fir’aun Masa Kini

Ust. Abu Rusydan: Fir'aun-Fir'aun Masa Kini. Banyak orang berbuat jahat, melemparkan tuduhan kepada orang-orang yang tak bersalah untuk menutupi kejahatannya. Apalagi soal hukum Allah, mereka yang jujur sering menjadi korban. Simak lebih lanjut fenomena ini dalam kajian berikut ini!

Kamis, 05/04/2018 17:14 0

Inggris

Tudingan Terhadap Rusia Sulit Dibuktikan, Pemerintah Inggris Frustrasi

Tudingan Inggris yang mengarah kepada Rusia terkait kasus pembunuhan dengan menggunakan racun terhadap seorang mantan agen intelijen di Salisbury mulai menuai badai.

Kamis, 05/04/2018 16:35 0

Close