... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tudingan Terhadap Rusia Sulit Dibuktikan, Pemerintah Inggris Frustrasi

Foto: Bendera Inggris

KIBLAT.NET, London- Tudingan Inggris yang mengarah kepada Rusia terkait kasus pembunuhan dengan menggunakan racun terhadap seorang mantan agen intelijen di Salisbury mulai menuai badai. Pemerintah Inggris berkali-kali menegaskan bahwa mereka akan membuktikan tuduhan tersebut, namun sejumlah ahli di Porton Down Inggris mengakui bahwa mereka tidak mampu mendeteksi asal muasal atau sumber racun yang menewaskan bekas agen ganda itu.

Seperti dikutip dari Antiwar, pada Kamis (05/04/2018) masalah ini terus mengemuka terutama di lingkungan Kementerian Luar Negeri Inggris karena Menlu Boris Johnson sebelumnya dengan sangat yakin ikut menyalahkan Rusia. Kemenlu Inggris saat ini juga sedang berada di bawah tekanan karena dianggap berbohong mengenai fakta dan situasi yang sedang berkembang. Bahkan Johnson berani mengaku, Porton Down telah memberitahukan kepadanya tentang tidak ada keraguan Rusia di balik insiden racun tersebut. Jelas bahwa klaim Johnson tidak benar.

Akibatnya, saat ini Menlu Johnson harus menghadapi tekanan luar biasa karena telah berbohong kepada media. Ia pun terpaksa menghapus komentarnya di Twitter yang semakin memperkuat kebohongannya tersebut, termasuk informasi sepihak yang mengatasnamakan Porton Down. Sekali lagi, pernyataan Porton Down melemahkan tudingan Kemenlu Inggris, sebaliknya memperkuat posisi Rusia.

Pejabat-pejabat Inggris secara jelas telah gegabah melakukan tindakan yang terbalik, yaitu menuduh terlebih dahulu sebelum ada bukti. Mereka hanya berasumsi untuk memperkuat sebuah tudingan serius. Setelah beberapa pekan, tindakan mereka telah memicu frustrasi di kalangan pejabat-pejabat yang lain, dan kemungkinan akan menyebabkan tekanan publik yang lebih serius untuk melihat “siapa nanti yang akan terlihat semakin bodoh”.

BACA JUGA  Studi: Banyak Aktor Pemerintah dan Parpol Manipulasi Opini Publik di Medsos

Redaktur: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ikut Polisikan Sukmawati, Ini Alasan Tim Pembela Ulama dan Aktifis

Tim Pembela Ulama dan Aktifis turut melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri. Pelaporan tersebut dilakukan langsung oleh Azzam Khan sebagai Wakil Koordinator LSM tersebut.

Kamis, 05/04/2018 15:01 0

Indonesia

Bertemu Bos Walt Disney, Muhammad Bin Salman Bicarakan Kerjasama Dunia Hiburan

Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan bos Walt Disney, Robert Bob Allen Iger

Kamis, 05/04/2018 14:56 0

Indonesia

Forum Anti Penodaan Agama Ikut Laporkan Sukmawati

Forum Anti Penodaan Agama (FAPA) laporkan Sukmawati atas dugaan penodaan agama ke Bareskrim Mabes Polri

Kamis, 05/04/2018 13:59 0

Indonesia

Menteri Luar Negeri Bertemu ACT Bahas Bantuan Kemanusiaan untuk Suriah

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terkait pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Suriah

Kamis, 05/04/2018 13:44 0

Indonesia

Sebabkan Puluhan Orang Tewas, Muhammadiyah Minta Pemerintah Stop Perdagangan Miras

PP muhammadiyah mendesak pihak pemerintah agar secara serius dan sungguh-sungguh menghentikan perdagangan dan peredaran minuman keras.

Kamis, 05/04/2018 11:38 0

Indonesia

KSHUMI: Maaf Sukmawati Tak Gugurkan Proses Hukum

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, mengatakan bahwa setiap Muslim pasti memaafkan Sukmawati.

Kamis, 05/04/2018 09:43 0

Video Kajian

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat. Ayat tersebut menjadi panduan umat Islam untuk keseimbangan dunia dan akhirat. Bagaimana penjelasannya? Simak dalam kajian berikut ini!

Kamis, 05/04/2018 09:20 0

Indonesia

Umat Islam Solo Ancam Aksi Lebih Besar Jika Sukmawati Tak Minta Maaf

"Budaya apapun itu, piguranya atau keindahannya kalau sudah menyinggung dari ajaran agama, atau menyinggung norma sosial maka itu adalah budaya yang kurang tepat," ujarnya di Plaza Manahan, di bawah patung Soekarno pada Selasa malam (3/4/18).

Kamis, 05/04/2018 06:43 0

Indonesia

Mahfud MD: Penuh Kecurangan, Pemilu Indonesia Sudah Rusak

Prof. DR. Mahfud MD mengungkapkan demokrasi Indonesia sudah sangat rusak. Dalam pantauannya, selama ini sebagai mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia tak ada yang lepas dari kecurangan.

Rabu, 04/04/2018 19:28 0

Indonesia

Lapor ke Bareskrim, GMII: Sukmawati Nistakan Agama

GMII menilai Sukmawati telah melanggar pasal 156a KUHP

Rabu, 04/04/2018 18:15 0

Close