... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sebabkan Puluhan Orang Tewas, Muhammadiyah Minta Pemerintah Stop Perdagangan Miras

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, puluhan orang telah tewas karena miras. Menurutnya, peristiwa ini tentu sangat disayangkan.

“Benar-benar mengenaskan dimana dalam beberapa hari terakhir ini 24 orang tewas karena miras di wilayah hukum kepolisian daerah metropolitan Jakarta Raya. Hal ini tentu saja sangat-sangat kita sesalkan,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Kamis (05/04/2018).

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa PP muhammadiyah mendesak pihak pemerintah agar secara serius dan sungguh-sungguh menghentikan perdagangan dan peredaran minuman keras. Sebab, atas alasan apapun mudharatnya minuman keras itu jauh lebih besar dari manfaatnya.

“Pemerintah benar-benar dituntut untuk berani membuat keputusan yang melindungi jiwa dan kesehatan rakyatnya,” tuturnya.

Anwar menekankan bahwa tanpa ada sikap tegas dari pemerintah untuk menghentikan perdagangan miras ini maka, kita kedepan akan dihiasi dengan berita-berita yang menyedihkan berupa kematian dari anak-anak bangsa karena menenggak minuman haram tersebut.

“Maka, jangan hanya karena alasan pertimbangan ekonomi dan bisnis serta kepentingan para pengusaha nyawa dari anak-anak bangsa kita melayang,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat. Ayat tersebut menjadi panduan umat Islam untuk keseimbangan dunia dan akhirat. Bagaimana penjelasannya? Simak dalam kajian berikut ini!

Kamis, 05/04/2018 09:20 0

Asia

AS Masukkan Gerakan Politik Pakistan ke Daftar Teroris

Tuduhan ini, tegasnya, telah mencederai kedaulatan dan konstitusi Pakistan.

Kamis, 05/04/2018 08:46 0

Suriah

Antisipasi Operasi Militer Turki, AS Tambah Kekuatan di Manbij

Ankara berniat menggelar operasi militer untuk membersihkan Manbij dari milisi YPG setelah berhasil merebut Afrin.

Kamis, 05/04/2018 07:34 0

Editorial

Editorial: Sukmawati Memantik Api

Di Barat, ekspresi permusuhan kelompok ultranasionalis kepada Islam begitu terlihat meski mereka tak berkuasa. Semestinya, siapa pun tak boleh berpikiran untuk mengadopsinya di Indonesia, negara yang kemerdekaannya dipenuhi gaung takbir para syuhada.

Rabu, 04/04/2018 15:24 0

Suara Pembaca

Puisi “Ajari Anak Kita Syariat Islam”

Ajari Anak Kita Syariat Islam

Rabu, 04/04/2018 15:10 1

Manhaj

Penerapan Fikih Istidh’af di Masa Kenabian

Isyarat-isyarat ini didukung dengan praktek-praktek yang menunjukkan bahwa kondisi istidh’af, menuntut adanya suatu pengecualian dari hukum yang umum berlaku.

Rabu, 04/04/2018 14:30 1

Amerika

Terjadi Penembakan di Kantor Pusat Youtube, Aksi Terorisme?

Motif penembakan belum jelas, kata dia. Polisi menyatakan dia tidak tahu apakah penembakan itu merupakan kasus insiden kekerasan domestik.

Rabu, 04/04/2018 12:53 0

Mesir

Pemilu Mesir Menangkan Al-Sisi, Hastag “Pembohong” Ramai di Medsos

Sejumlah aktivis media sosial mempertanyakan legitimasi dan kredibilitas pemilihan. Mereka juga menyoroti kemunafikan para pemimpin Barat karena mendukung seorang diktator yang terkenal jahat karena pelanggaran hak asasi manusianya.

Rabu, 04/04/2018 11:08 0

Yaman

Syiah Hutsi Targetkan Kapal Tanker Minyak Saudi

“Kapal tempur koalisi segera melakukan operasi ‘intervensi cepat’ dan berhasil menggagalkan serangan tanpa diketahui jenis senjata yang digunakan untuk menyerang,” kata pernyataan koalisi Arab, seperti dinukil Reuters Arabic.

Rabu, 04/04/2018 09:46 0

News

Kesepahaman Kekuatan Asing Bentuk “Zona Pengaruh” di Suriah

Donald Trump, Selasa (03/04), menggelar pertemuan Dewan Keamanan Nasional untuk membuat keputusan akhir tentang keberadaan militer AS di Suriah. Di saat yang sama, sumber Turki mengatakan bahwa koalisi AS mengirim 300 tentara ke Manbij, di mana ratusan dan mungkin ribuan tentara AS berada di kota tersebut bersama milisi Kurdi.

Rabu, 04/04/2018 08:36 0

Close