... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Prosesi Cium Tangan Ketua MUI oleh Sukmawati

Foto: Sukmawati Soekarnoputri mencium tangan Ketua MUI saat acara konferensi pers tentang puisi Ibu Indonesia, Kamis (05-04-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah beredar kabar pertemuan Sukmawati Soekarnoputri dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ruang pertemuan di lantai empat kantor MUI Pusat, Kamis (05/04/2018) usai zuhur disesaki wartawan. Awak media cetak, online dan televisi bersiaga, menanti klarifikasi terkait puisi Ibu Indonesia.

Tiba di Kantor MUI, Sukmawati segera menuju ke lantai dua, dimana ruang Ketua MUI KH Ma’ruf Amin berada. Keduanya melakukan pertemuan tertutup. Kedatangan anak Bung Karno itu buntut dari puisi kontroversialnya yang menyinggung SARA dalam peragaan busana di acara Indonesia Fashion Week 2018. Banyak kalangan menilai Sukmawati telah menista syariat Islam, cadar dan azan.

Suara gemuruh seketika muncul ketika KH Ma’ruf Amin dan Sukmawati memasuki ruang pertemuan Kantor MUI Pusat. Wakil ketua MUI Pusat Zainut Tauhid Saadi tampak menyertai keduanya. Para wartawan terlihat sibuk mencari posisi untuk menyimak jalannya konferensi pers.

Sukmawati muncul dengan tampilan khasnya, saat itu dia mengenakan kebaya dengan corak batik berwarna kuning. Selembar kain panjang tersampir di pundaknya. Satu lagi, konde tertempel erat di kepalanya putri Presiden RI pertama ini.

Pelantun puisi Ibu Indonesia itu terlihat kikuk saat memasuki ruangan. Meja utama sejak awal disiapkan dan diatasnya telah terpampang nama Sukmawati. Namun, ketika mendekati meja itu, dia tampak ragu. Bahkan dia berniat untuk duduk di kursi peserta biasa. Namun keinginan itu segera dicegah oleh pimpinan MUI, yang segera mempersilakannya duduk di meja utama tempat konferensi pers.

BACA JUGA  PERSIS: Gus Muwafiq Harus Dihukum

Di menit-menit menjelang konferensi pers dimulai, tiba-tiba Sukmawati mencium tangan Kiai Ma’ruf. Saat itu para fotografer dan kameramen telah siap mengarahkan bidikan kepada kedua narasumber utama tersebut. Jepret! Jepret! Kilatan cahaya kamera saling menyambar.

Peristiwa itu berlangsung begitu cepat. Beberapa wartawan meminta adegan tersebut diulang lagi. Tetapi Ketua MUI segera mengucapkan salam, sebagai tanda dimulainya konferensi pers.

Kiai Ma’ruf mutlak menjadi pembicara tunggal dalam acara itu, Sukmawati hanya menyimak. Di tengah konferensi pers, Ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme itu tiba-tiba mengubah posisi kanpin panjangnya. Kain yang semula tersampir di pundak dipasangnya di kepala, yang membuatnya terlihat seperti memakai kerudung.

Konferensi pers berjalan kilat, hanya berlangsung sekira lima menit. Tak sepatah kata pun keluar dari mulut Sukmawati. Jauh berbeda jika dibandingkan dengan konferensi pers yang dia lakukan sebelumnya, yang sempat diwarnai isak tangis dan teriakan merdeka.

Tak ada juga sesi tanya jawab. bukan karena wartawan enggan bertanya, tetapi memang Ketua MUI tak memberikan kesempatan untuk itu. “Kalau soal ini tidak ada tanya jawab. Kalau soal lain silahkan,” ujar Kiai Ma’ruf.

Selesai konferensi pers, Ketua MUI segera berdiri dan diikuti Sukmawati yang berada tepat di sebelah kirinya. Para wartawan masih mengarahkan bidikan kamera kepada keduanya. Lagi-lagi, Sukmawati mencium tangan Kiai Ma’ruf. Tak cuma sekali, prosesi cium tangan kali ini dilakukan berulang ulang.

BACA JUGA  Pengamanan Reuni 212 Tahun Ini Lebih Ketat, Ada Metal Detector di Setiap Pintu Masuk Monas

“Lagi bu, lagi bu,” teriak para juru kamera.

Hingga yang ketiga kalinya, cium tangan kali ini dilakukan lebih lama dari sebelumnya. Yang pasti, juru kamera telah panen foto memen cium tangan itu. Namun, mereka masih saja meminta pelantun puisi Ibu Indonesia mengulanginya lagi. “Sudah ah,” ujar Sukmawati sambil tersenyum.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Tak Seperti Anggapan Sukmawati, Inilah Keutamaan Azan

Pasalnya Sukmawati mengungkapkan bahwa suara kidung lebih merdu dari suara azan. Sedang azan itu sendiri dalam Islam sangat tinggi kedudukannya. Bagi muazin dan orang yang menjawab azan akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah ta’ala.

Kamis, 05/04/2018 20:00 0

Palestina

Bakar Ribuan Ban, Strategi Pemuda Gaza Halau Tembakan Pasukan Israel

Asap hitam mengepul dari ribuan ban yang dibakar para pemuda Palestina yang berunjuk rasa menuntut kemerdekaan tanah kelahirannya. Hal itu ditujukan untuk menghindari peluru-peluru pasukan Israel yang mendapat instruksi menembak.

Kamis, 05/04/2018 19:41 0

Turki

KTT Ankara: Turki, Rusia dan Iran Sepakat Gencatan Senjata di Suriah

Turki, Rusia dan Iran berkomitmen untuk gencatan senjata di Suriah. Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan seusai pertemuan KTT Ankara yang diselenggarakan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Kamis, 05/04/2018 18:57 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Fir’aun-Fir’aun Masa Kini

Ust. Abu Rusydan: Fir'aun-Fir'aun Masa Kini. Banyak orang berbuat jahat, melemparkan tuduhan kepada orang-orang yang tak bersalah untuk menutupi kejahatannya. Apalagi soal hukum Allah, mereka yang jujur sering menjadi korban. Simak lebih lanjut fenomena ini dalam kajian berikut ini!

Kamis, 05/04/2018 17:14 0

Inggris

Tudingan Terhadap Rusia Sulit Dibuktikan, Pemerintah Inggris Frustrasi

Tudingan Inggris yang mengarah kepada Rusia terkait kasus pembunuhan dengan menggunakan racun terhadap seorang mantan agen intelijen di Salisbury mulai menuai badai.

Kamis, 05/04/2018 16:35 0

Arab Saudi

Gandeng Perusahaan AS, Saudi Sebentar Lagi Resmikan Gedung Bioskop

Sejumlah ulama ditahan setelah mengkritik Hai’ah Tarfiyah. Suara kritikan ulama pun saat ini sudah tidak terdengar lagi

Kamis, 05/04/2018 14:45 0

Video Kajian

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat

Orientasi Dunia Merusak Alam Dunia dan Akhirat. Ayat tersebut menjadi panduan umat Islam untuk keseimbangan dunia dan akhirat. Bagaimana penjelasannya? Simak dalam kajian berikut ini!

Kamis, 05/04/2018 09:20 0

Asia

AS Masukkan Gerakan Politik Pakistan ke Daftar Teroris

Tuduhan ini, tegasnya, telah mencederai kedaulatan dan konstitusi Pakistan.

Kamis, 05/04/2018 08:46 0

Suriah

Antisipasi Operasi Militer Turki, AS Tambah Kekuatan di Manbij

Ankara berniat menggelar operasi militer untuk membersihkan Manbij dari milisi YPG setelah berhasil merebut Afrin.

Kamis, 05/04/2018 07:34 0

Editorial

Editorial: Sukmawati Memantik Api

Di Barat, ekspresi permusuhan kelompok ultranasionalis kepada Islam begitu terlihat meski mereka tak berkuasa. Semestinya, siapa pun tak boleh berpikiran untuk mengadopsinya di Indonesia, negara yang kemerdekaannya dipenuhi gaung takbir para syuhada.

Rabu, 04/04/2018 15:24 0

Close