... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Antisipasi Operasi Militer Turki, AS Tambah Kekuatan di Manbij

Foto: Kendaraan militer AS di Suriah

KIBLAT.NET, Aleppo – Amerika Serikat mulai memperkuat benteng dan pasukan militernya di kota Manbij untuk menghadapi kemungkinan operasi Turki. Ankara berniat menggelar operasi militer untuk membersihkan Manbij dari milisi YPG setelah berhasil merebut Afrin.

Kantor berita Al-Jazeera melansir dari Andolu Agency, sumber warga menyebutkan bahwa pasukan tambahan AS telah tiba di Manbij, yang terletak di tepi barat Sungai Eufrat. Mereka juga telah membangun pangkalan militer di kota itu.

Menurut informasi yang beredar, pengiriman kekuatan tambahan itu mencakup 300 personil baru militer dan sejumlah besar kendaraan lapis baja serta alat berat. Pasukan dan armada tempur ini ditempatkan di daerah yang memisahkan Mabij dan wilayah kontrol oposisi dukungan Turki yang tergabung dalam ruang operasi “Dar’ul Furat”.

Pasukan tambahan itu didatangkan dari pangkalan militer di kota Shirin di pedesaan Aleppo Timur. Saat ini, AS memiliki tiga titik pemantau di daerah yang memisahkan wilayah kontrol pasukan Dar’ul Furat dengan milisi Kurdi yang didukungnya.

Selama tiga hari terakhir, pasukan AS mulai berpatroli di daerah antara wilayah kontrol Dar’ul Furat dan pasukan Kurdi di Sungai Sagur dan sepanjang perbatasan Suriah-Turki.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Umat Islam Solo Ancam Aksi Lebih Besar Jika Sukmawati Tak Minta Maaf

"Budaya apapun itu, piguranya atau keindahannya kalau sudah menyinggung dari ajaran agama, atau menyinggung norma sosial maka itu adalah budaya yang kurang tepat," ujarnya di Plaza Manahan, di bawah patung Soekarno pada Selasa malam (3/4/18).

Kamis, 05/04/2018 06:43 0

Indonesia

Mahfud MD: Penuh Kecurangan, Pemilu Indonesia Sudah Rusak

Prof. DR. Mahfud MD mengungkapkan demokrasi Indonesia sudah sangat rusak. Dalam pantauannya, selama ini sebagai mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia tak ada yang lepas dari kecurangan.

Rabu, 04/04/2018 19:28 0

Indonesia

Lapor ke Bareskrim, GMII: Sukmawati Nistakan Agama

GMII menilai Sukmawati telah melanggar pasal 156a KUHP

Rabu, 04/04/2018 18:15 0

Indonesia

Pengamat Wacanakan Konsep Intelijen dalam Kontestasi Demokrasi

Pengamat intelijen Stepi Andreani menawarkan penerapan konsep intelijen dalam pemenangan demokrasi

Rabu, 04/04/2018 17:52 0

Indonesia

Di Bawah Patung Bung Karno, 50 Budayawan Solo Balas Puisi Sukmawati

Puisi Ibu Indonesia yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri yang menuai polemik. Puisi yang membandingkan antara suara azan dan kidung memicu banyak reaksi masyarakat Indonesia. 

Rabu, 04/04/2018 17:18 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF Ulama Laporkan Sukmawati ke Bareskrim

Dedi Suhardadi dari Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (TA GNPF-U) turut melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

Rabu, 04/04/2018 16:59 0

Indonesia

Waspada, Sindikat Perdagangan Orang Tawarkan Magang Palsu ke Luar Negeri

Modus baru itu sekarang marak dilakukan di daerah-daerah yang menjadi kantong tenaga kerja migran Indonesia.

Rabu, 04/04/2018 16:49 0

Indonesia

Artawijaya: Ada Upaya Memojokkan Islam dalam Puisi Sukmawati

Penulis buku "Indonesia Tanpa Liberal" Artawijaya turut berkomentar tentang puisi 'Ibu Indonesia' milik Sukmawati Soekarnoputri. Dia berpendapat, puisi tersebut sangat menyinggung perasaan umat Islam.

Rabu, 04/04/2018 16:16 0

Indonesia

Sukmawati Minta Maaf Soal Puisi Ibu Indonesia

Sukmawati Soekarnoputri akhirnya buka suara di publik soal puisi 'Ibu Indonesia' yang ia bawakan dalam even Indonesia Fashion Week 2018. Ia mengaku tidak berniat menghina Islam ketika menyampaikan puisi tersebut. 

Rabu, 04/04/2018 15:59 0

Editorial

Editorial: Sukmawati Memantik Api

Di Barat, ekspresi permusuhan kelompok ultranasionalis kepada Islam begitu terlihat meski mereka tak berkuasa. Semestinya, siapa pun tak boleh berpikiran untuk mengadopsinya di Indonesia, negara yang kemerdekaannya dipenuhi gaung takbir para syuhada.

Rabu, 04/04/2018 15:24 0

Close