... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemilu Mesir Menangkan Al-Sisi, Hastag “Pembohong” Ramai di Medsos

Foto: Pengguna Twitter membuat karikatur tentang hasil pemilu Mesir.

KIBLAT.NET, Kairo – Hastag # كدابين (pembohong) ramai di Twitter sebagai tanggapan atas hasil pemilihan presiden Mesir yang memenangkan Abdul Fattah Al-Sisi dengan lebih 97 persen suara.

Hastag itu dipopulerkan dalam rangka mengecam pemilihan palsu yang menjamin Al-Sisi untuk masa jabatan empat tahun kedua. Hastag ini paling populer di Mesir dan menjadi tren di seluruh dunia.

Sejumlah aktivis media sosial mempertanyakan legitimasi dan kredibilitas pemilihan. Mereka juga menyoroti kemunafikan para pemimpin Barat karena mendukung seorang diktator yang terkenal jahat karena pelanggaran hak asasi manusianya.

Banyak prediksi menunjukkan bahwa pemilu Mesir tahun 2018 akan tetap dimenangkan oleh Al-Sisi. Hal itu didasari banyak capres yang ditangkapi dan mengundurkan diri sebelum waktu pemilihan. Hanya tersisa capres tunggal, Mousa Mostafa Mousa yang dikenal sebagai pendukung Al-Sisi.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

HNW: Seharusnya Sukmawati Belajar, Bukan Cari Masalah

"Sebagai putri pendiri bangsa, Sukmawati tidak seharusnya mengeluarkan kata-kata yang menyudutkan umat Islam," ungkapnya di gedung DPR RI, Jakarta Pusat pada Selasa (03/04/2018).

Rabu, 04/04/2018 09:16 0

Indonesia

PWNU Jatim: Puisi Sukmawati Ancam Kebersamaan Bangsa

Meski demikian, ia tetap mengimbau umat Islam untuk tetap tenang. Agar ketertiban masyarakat masih terbangun.

Rabu, 04/04/2018 06:46 0

Indonesia

PKS Imbau Sukmawati Akui Kesalahan dan Minta Maaf Terbuka

"Sangat tidak elok memuji konde, kidung, dan perangai ibu Indonesia sambil merendahkan hijab, cadar, dan suara azan. Tidak perlu dan tidak pantas. Kenapa pujian harus dengan cara itu? Kita semua sangat mencitai dan menghormati Ibu Indonesia, tapi tidak menyinggung perasaan dan keyakinan umat beragama," katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Selasa (03/04/2018).

Rabu, 04/04/2018 06:33 0

Indonesia

Mantan Presiden Afghanistan Kutuk Serangan AS ke Madrasah

Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai angkat bercara terkait serangan udara AS di utara Kunduz yang menewaskan banyak korban.

Selasa, 03/04/2018 20:52 0

Indonesia

Advokat GNPF Ulama Akan Laporkan Sukmawati ke Bareskrim

Advokat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) akan melaporkan Sukmawati atas dugaan penodaan agama. Hal itu diungkapkan oleh anggota GNPF Ulama, Nasrullah Nasution.

Selasa, 03/04/2018 19:29 0

Indonesia

Nominal Utang Negara Mengkhawatirkan, Kemenkeu Salahkan SDM Bangsa

Utang Pemerintah dalam APBN 2018 ditingkat mengkhawatirkan, dinyatakan Kementerian Keuangan utang pemerintah mencapai Rp4.772 triliun.

Selasa, 03/04/2018 18:33 0

Indonesia

Rendahkan Syariat Islam, Puisi Sukmawati Dianggap Bukan Seni

Advokat GNPF Ulama, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa puisi yang berjudul Ibu Indonesia, dibacakan oleh Sukmawati terkesan merendahkan Islam. Sukmawati dinilai bisa terjerat pasal penodaan agama.

Selasa, 03/04/2018 17:02 0

Indonesia

MUI: Cadar dan Adzan Menyangkut Keyakinan, Bukan Keindahan

Kiai Cholil menegaskan bahwa azan adalah syiar Islam untuk memberi tahu dan memanggil untuk mendirikan shalat. Ia menjelaskan adzan bukan sekedar soal merdu suara muadzin di telinga para pendengarnya.

Selasa, 03/04/2018 14:58 0

Indonesia

Puisi Sukmawati Dinilai Penuhi Unsur Penodaan Agama

Puisi Sukmawati Dinilai Penuhi Unsur Penodaan Agama

Selasa, 03/04/2018 14:08 0

Indonesia

Anggota DPR Ingatkan Sukmawati Jangan Sampai Kasus Ahok Terulang Lagi

Kader PAN asal Aceh itu mengingatkan agar kejadian Ahok jangan kembali terulang. Menurutnya, walaupun Ahok di kala itu sudah minta maaf namun kemarahan umat sudah tak lagi terbendung.

Selasa, 03/04/2018 13:23 0

Close