... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Kembali Terima Laporan Penodaan Agama, Begini Kasusnya

Foto: Keluarga Oey Huei Beng dan beberapa eks-karyawan PT. Sariyunika Jaya temui perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

KIBLAT.NET, Jakarta – Keluarga Oey Huei Beng dan beberapa eks-karyawan PT. Sariyunika Jaya mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Mereka hadir untuk melaporkan Oey Han Bing selaku direktur perusahaan yang dianggap menistakan Islam.

Menurut keterangan Oey Huei Beng, penistaan terjadi dua kali. Pertama ketika Han Bing melarang penyembelihan hewan qurban di area perusahaan PT. Sariyunika Jaya. Kedua ketika dia menyatakan ketidaksukaannya kepada keluarga Oey Huei Beng yang mengadakan shalat Jumat di dalam perusahaan.

“Kemarahan Oey Han Bing atas penyembelihan hewan qurban kemudian dilampiaskan kepada security dan satpam dengan kata-kata, ‘Kenapa kasih Oey Huei Beng dan Pak Albert Wijaya dikasih masuk ke perusahaan, kenapa orang potong qurban dikasih masuk?’,” kata Huei Beng di hadapan petinggi MUI, Selasa (03/04/2018).

Huei Beng berkedudukan sebagai komisaris dan pemegang saham yang sah. Ia juga diketahui merupakan adik dari Han Bing. Mmenurut Oey Huei Beng, tindakannya menyembelih hewan qurban untuk dibagikan kepada karyawan merupakan perbuatan yang benar.

Kemarahan Han Bing berujung pada dipecatnya 10 orang satpam beberapa hari setelah kejadian itu. Ketua security, Dede yang juga turut hadir di kantor MUI mengatakan dia dan rekan-rekan seprofesinya tidak mendapat surat peringatan dari perusahaan.

“Tidak ada surat sampai ke kami, kontrak kami (di perusahaan tersebut) juga belum habis,” tutur Dede.

BACA JUGA  Penghapusan Pendidikan Agama di Sekolah Bertentangan dengan Konstitusi

Oey Huei Beng mengaku tidak terima dengan pemecatan tersebut. Dia menilai apa yang dilakukan kakaknya adalah suatu penghinaan terhadap ajaran berqurban dalam Islam.

“Ini adalah penghinaan dan penodaan agama terhadap agama Islam yang saya anut,” kata wanita yang akrab dipanggil Memey tersebut.

Selain itu, Huei Beng mengungkapkan bahawa kakaknya pernah marah saat panggilan untuk shalat, adzan dikumandangkan. “Katanya suaranya gak boleh sampe keluar,” sambung Huei Beng.

Laporan Oey Huei Beng diterima oleh pimpinan MUI yang diwakili oleh Ikhsan Abdullah. Ia diketahui masuk Islam pada tahun 2004 setahun setelah anaknya. Setelah perseteruan dengan kakaknya mengemuka, Huei Beng dilarang menemui ayahnya dan memasuki perusahaan. Huei Beng juga mengaku tidak lagi mendapat gaji sebagai komisaris maupun pendapatan dari saham yang ia pegang.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Terjadi Penembakan di Kantor Pusat Youtube, Aksi Terorisme?

Motif penembakan belum jelas, kata dia. Polisi menyatakan dia tidak tahu apakah penembakan itu merupakan kasus insiden kekerasan domestik.

Rabu, 04/04/2018 12:53 0

Mesir

Pemilu Mesir Menangkan Al-Sisi, Hastag “Pembohong” Ramai di Medsos

Sejumlah aktivis media sosial mempertanyakan legitimasi dan kredibilitas pemilihan. Mereka juga menyoroti kemunafikan para pemimpin Barat karena mendukung seorang diktator yang terkenal jahat karena pelanggaran hak asasi manusianya.

Rabu, 04/04/2018 11:08 0

Yaman

Syiah Hutsi Targetkan Kapal Tanker Minyak Saudi

“Kapal tempur koalisi segera melakukan operasi ‘intervensi cepat’ dan berhasil menggagalkan serangan tanpa diketahui jenis senjata yang digunakan untuk menyerang,” kata pernyataan koalisi Arab, seperti dinukil Reuters Arabic.

Rabu, 04/04/2018 09:46 0

News

Kesepahaman Kekuatan Asing Bentuk “Zona Pengaruh” di Suriah

Donald Trump, Selasa (03/04), menggelar pertemuan Dewan Keamanan Nasional untuk membuat keputusan akhir tentang keberadaan militer AS di Suriah. Di saat yang sama, sumber Turki mengatakan bahwa koalisi AS mengirim 300 tentara ke Manbij, di mana ratusan dan mungkin ribuan tentara AS berada di kota tersebut bersama milisi Kurdi.

Rabu, 04/04/2018 08:36 0

Suriah

Ancam Oposisi di Qalamun, Rusia: Menyerah Atau Pergi

“Saat ini kami tengah menunggu jawaban pihak Rusia,” kata Saif seraya menunjukkan, proposal ini bertujuan untuk menghindari pengusiran massal warga sipil.

Rabu, 04/04/2018 07:42 0

Afghanistan

Madrasah yang Diserang AS Luluskan Siswa Penghafal 30 Juz

Serangan udara AS terhadap madrasah di distrik Dasht-e-Archi, utara Kunduz, Afghanistan pada Senin (02/03/2018) menjadi sorotan dunia.

Selasa, 03/04/2018 21:33 0

Afghanistan

AS Bom Acara Kelulusan Madrasah di Afghanistan

Puluhan warga tewas akibat serangan udara Amerika Serikat saat acara kelulusan di sebuah madrasah yang dihadiri oleh 1.000 orang. Serangan tak hanya menyasar madrasa tetapi juga masjid sekolah dan rumah warga.

Selasa, 03/04/2018 18:09 0

Myanmar

U Win Myint Terpilih sebagai Presiden Baru Myanmar

Mantan Ketua Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga manta Wakil Presiden Myanmar, U Win Myint terpilih sebagai presiden Myanmar yang baru.

Selasa, 03/04/2018 16:32 0

Qatar

Qatar Uji Coba Teknologi Pendeteksi Autisme dalam Hitungan Menit

Para peneliti di Qatar Biomedical Research Institute sedang menguji alat yang dapat mendiagnosis autisme pada bayi berusia enam bulan dengan melacak gerakan mata mereka.

Selasa, 03/04/2018 14:25 0

Myanmar

Myanmar Dorong Warga Buddha Bermukim di Desa yang Ditinggalkan Rohingya

Pemerintah Myanmar telah memikat puluhan orang yang sebagian besar beragama Buddha untuk menyeberangi perbatasan dan bermukim kembali di tanah yang ditinggalkan warga Muslim Rohingya.

Selasa, 03/04/2018 13:45 0

Close