... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ustadz Fadlan Minta Maaf, Ketua MUI Papua: Beliau Belum Tentu Salah

Foto: Ketua MUI Papua, Saiful Islam Payage (Sumber: Hidayatullah.com)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, Saiful Islam Payage menegaskan bahwa umat Islam Papua menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi di Papua. Maka, ia mengapresiasi permintaan maaf Ustadz Fadlan Garamatan atas potongan ceramahnya yang dipersoalkan.

“Dengan hati yang sangat mulia, beliau mau minta maaf,” katanya saat konferensi pers di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

Kendati demikian, ia menilai belum tentu Ustadz Fadlan bersalah. “Karena cinta dengan tanah Papua, untuk pengembangan Papua beliau mau klarifikasi apa dan maksud daripada ceramah ini,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia berharap agar masyarakat Papua memaafkan Ustadz Fadlan. Baik tokoh politik maupun tokoh agama.

“Semoga tokoh politik padat bisa menerima maaf Ustadz Fadlan. Sehingga kita bisa membangun tanah Papua di masa datang,” tukasnya.

Beberapa waktu lalu viral video potongan ceramah Ustadz Fadlan Garamatan terkait kondisi masyarakat Papua. Setelah beredarnya video itu, dia dilaporkan oleh segelintir orang atas tuduhan pencemaran nama baik.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Privatisasi Jihad; Ketika Penguasa Absen dari Tugasnya

Privatisasi Jihad; Ketika Penguasa Absen dari Tugasnya KIBLAT.NET – Dalam hubungan elit dan masyarakat, gerakan...

Selasa, 03/04/2018 08:54 0

Amerika

Putra Mahkota: Warga Israel Berhak Hidup Aman di Negara Mereka

Dia menambahkan bahwa negaranya terlibat dalam banyak kepentingan dengan Israel jika perdamaian terwujud. Bahkan, kepentingan itu juga akan terjadi antara Israel dan negara-negara Teluk.

Selasa, 03/04/2018 08:16 0

Suriah

ISIS Tewaskan 19 Pasukan Pemerintah di Suriah Timur

Memang ada sejumlah pernyataan yang timbul tenggelam dari kelompok ISIS bahwa mereka tengah mencoba konsolidasi dan merebut kembali wilayah yang hilang.

Selasa, 03/04/2018 05:58 0

Pakistan

Bentrokan Meletus Antara Pejuang Kashmir dan Pasukan India

Pejuang Kashmir terlibat bentrokan dengan tentara India di dua lokasi berbeda, Ahad (02/04/2018)

Senin, 02/04/2018 17:04 0

Suara Pembaca

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Senin, 02/04/2018 13:33 0

Inggris

Larangan Jilbab di Sekolah Picu Protes Keras di Inggris

Para guru di Inggris merespon pernyataan Amanda Spielman, Kepala Ofsted (lembaga pengawas sekolah negari) yang mendukung larangan jilbab di sekolah.

Senin, 02/04/2018 13:25 0

Opini

Membaca Manuver Rusia VS Inggris dan Implikasinya

Usir mengusir diplomat sedang ramai dilakukan negara barat. Dimulai adanya tudingan Perdana Menteri Inggris, Theresa May terhadap penyerangan warga Inggris yang pernah menjadi agen intelijen militer Rusia, Sergei Skripal dan Putrinya, Yulia.

Senin, 02/04/2018 11:39 0

Suriah

Akhir Negosiasi Alot Jaisyul Islam dan Rusia di Ghouta Timur

Bagi yang ingin bertahan harus tunduk di bawah rezim.

Senin, 02/04/2018 09:36 0

Turki

Erdogan: Benyamin Netanyahu Teroris

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu teroris pada Ahad (01/04)

Senin, 02/04/2018 08:17 0

Artikel

AS dan NATO Gagal Pahami Strategi Taliban?

Setelah hampir 17 tahun menginvasi Afghanistan, misi NATO pimpinan AS “Resolute Support” dianggap masih belum bisa memahami strategi Taliban.

Senin, 02/04/2018 06:57 0

Close