... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

U Win Myint Terpilih sebagai Presiden Baru Myanmar

Foto: Mantan Ketua Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga manta Wakil Presiden Myanmar, U Win Myint terpilih sebagai presiden Myanmar yang baru.

KIBLAT.NET, Yangon- Mantan Ketua Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga mantan Wakil Presiden Myanmar, U Win Myint terpilih sebagai presiden Myanmar yang baru. Pengumuman ini dikeluarkan secara resmi oleh Parlemen pada Rabu (28/03/2018) pekan lalu, setelah U Win Myint berhasil memenangkan pemilihan presiden.

U Win Myint merupakan presiden ke-10 sejak Myanmar sejak 1984. Pemilihan presiden diselenggarakan oleh Parlemen Union untuk mengisi kekosongan posisi presiden yang ditinggalkan oleh U Htin Kyaw, setelah mengundurkan diri pekan lalu karena alasan kesehatan.

Pemilihan presiden diperebutkan di antara tiga wakil presiden, yaitu U Myint Swe, U Henry Van Thio dan U Win Myint. U Win Myint berhasil mengalahkan dua lawannya dengan lebih dari 50% perolehan suara berhasil dimenangkan.

U Win Myint memenangkan pemilihan dengan perolehan suara 403 dari total 636 anggota parlemen memberikan suara mereka di Parlemen Union. Dari suara yang diberikan, empat dibatalkan. Sedangkan lawannya, U Myint Swe memenangkan 211 suara dan U Henry Van Thio memperoleh 18 suara.

Dalam pemilihan, U Myint Swe dan U Henry Van Thio tetap sebagai wakil presiden pertama dan kedua masing-masing, menurut suara mereka diterima. Parlemen diharapkan mengumumkan tanggal pelantikan jabatan presiden terpilih dan dua wakil presiden pada hari Kamis ketika sidang parlemen berlanjut.

U Win Myint mengundurkan diri dari pembicara Dewan Perwakilan Rakyat (Majelis Rendah) pekan lalu tetapi terpilih kembali sebagai wakil presiden dan dinominasikan sebagai kandidat untuk pemilihan presiden.

U Win Myint, anggota Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), terpilih sebelumnya sebagai anggota parlemen ke Dewan Perwakilan Rakyat dari konstituensi Pathein pada pemilu sela 2012 dan sekali lagi terpilih ke posisi yang sama dari konstituensi Tammwe di pemilihan umum 2015. Ia menjadi Ketua Dewan Perwakilan pada tahun 2016.

Parlemen saat ini dan pemerintah memulai periode lima tahun mereka dari Februari dan April 2016 di bawah kepemimpinan NLD yang berkuasa yang memenangkan mayoritas mutlak kursi parlemen dalam pemilihan umum 8 November 2015.

Sumber: Xinhuanet
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI: Cadar dan Adzan Menyangkut Keyakinan, Bukan Keindahan

Kiai Cholil menegaskan bahwa azan adalah syiar Islam untuk memberi tahu dan memanggil untuk mendirikan shalat. Ia menjelaskan adzan bukan sekedar soal merdu suara muadzin di telinga para pendengarnya.

Selasa, 03/04/2018 14:58 0

Indonesia

Puisi Sukmawati Dinilai Penuhi Unsur Penodaan Agama

Puisi Sukmawati Dinilai Penuhi Unsur Penodaan Agama

Selasa, 03/04/2018 14:08 0

Indonesia

Anggota DPR Ingatkan Sukmawati Jangan Sampai Kasus Ahok Terulang Lagi

Kader PAN asal Aceh itu mengingatkan agar kejadian Ahok jangan kembali terulang. Menurutnya, walaupun Ahok di kala itu sudah minta maaf namun kemarahan umat sudah tak lagi terbendung.

Selasa, 03/04/2018 13:23 0

Indonesia

Polisi: Penyebar Video Ustadz Fadlan Bukan Orang Papua

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan bahwa ceramah Ustadz Fadlan Garamatan yang viral merupakan ceramah beberapa tahun lalu. Video ceramah tersebut lama, kemudian dipotong beberapa detik.

Selasa, 03/04/2018 13:00 0

Indonesia

Tak Mau Puisinya Disebut Singgung SARA, Begini Dalih Sukmawati

Sukmawati mengatakan isi puisi tersebut merupakan pendapatnya secara jujur. Ia merasa tak bersalah telah menganggap suara kidung pertiwi lebih indah dari lantunan adzan.

Selasa, 03/04/2018 11:31 4

Indonesia

Ustadz Fadlan Minta Maaf, Ketua MUI Papua: Beliau Belum Tentu Salah

Viral video potongan ceramah Ustadz Fadlan Garamatan terkait kondisi masyarakat Papua. Setelah beredarnya video itu, dia dilaporkan oleh segelintir orang atas tuduhan pencemaran nama baik.

Selasa, 03/04/2018 10:29 0

Indonesia

Puisi SARA Sukmawati Dapat Picu Kegaduhan dan Konflik Horizontal

"Seharusnya Sukmawati belajar dari kasus Ahok tentang penistaan agama yang telah menimbulkam kegaduhan luar biasa di masyarakat, dan kasus tersebut telah berkekuatan hukum tetap," ungkap Djuju melalui rilisnya, Selasa (03/04/2018).

Selasa, 03/04/2018 09:36 0

Analisis

Privatisasi Jihad; Ketika Penguasa Absen dari Tugasnya

Privatisasi Jihad; Ketika Penguasa Absen dari Tugasnya KIBLAT.NET – Dalam hubungan elit dan masyarakat, gerakan...

Selasa, 03/04/2018 08:54 0

Indonesia

MUI Papua Desak MUI Pusat Perkarakan Puisi SARA Sukmawati

"MUI Papua mengutuk keras atas puisi yang provokatif Sukmawati. Dan mendorong MUI Pusat untuk mengambil langkah untuk proses hukum," katanya kepada wartawan di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

Selasa, 03/04/2018 07:15 0

Indonesia

Begini Perkembangan Kasus Pembangunan Menara Masjid di Jayapura

“Pertama masalah menara masjid Al-Aqsa, itu tidak akan ditinggikan lagi. Cukup sampai di situ,” katanya kepada wartawan di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

Selasa, 03/04/2018 06:38 0

Close