... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Putra Mahkota: Warga Israel Berhak Hidup Aman di Negara Mereka

Foto: Mohammed bin Salman bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump

KIBLAT.NET, Washington – Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman, mengatakan bahwa rakyat Israel memiliki hak untuk hidup damai di negara mereka sendiri. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan majalah The Atlantic yang diterbitkan pada Senin (02/04), seperti dinukil Reuters Arabic.

“Saya pikir warga Palestina dan Israel memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri. Tetapi kita harus mencapai kesepakatan damai untuk memastikan stabilitas bagi semua dan membangun hubungan normal,” tulis The Atlantic berdasarkan wawancara dengan Mohammad bin Salman.

Mohammad mengungkapkan bahwa persoalan yang memprihatinkan bagi negaranya hanyalah masalah agama mengenai nasib Masjidil Aqsha di Al-Quds (Jerusalem) dan hak rakyat Palestina. “Itu yang kami perhatikan. Kami tidak keberatan dengan adanya rakyat lain,” katanya.

Dia menambahkan bahwa negaranya terlibat dalam banyak kepentingan dengan Israel jika perdamaian terwujud. Bahkan, kepentingan itu juga akan terjadi antara Israel dan negara-negara Teluk.

Perlu diketahui, Arab Saudi secara konstitusi tidak mengakui adanya negara Zionis Israel. Sejak perang 1967 hingga sebelum era Raja Salman bin Abdul Aziz, Saudi selalu menolak rekonsiliasi dengan Israel dan mendesak Yahudi keluar dari wilayah Palestina.

Akan tetapi, Saudi yang saat ini di bawah kendali Putra Mahkota menjalin kesepakatan-kesepakatan bersejarah dengan negara penjajah itu. November lalu, Saudi untuk pertama kalinya membuka perjalanan komersial langsung ke Israel. Hal itu dipuji oleh seorang pejabat Israel sebagai perkembangan bersejarah setelah dua tahun upaya rekonsiliasi.

BACA JUGA  Pelaku Penembakan Massal di El Paso Akui Targetkan Orang Meksiko

Arab Saudi telah mengutuk deklarasi Presiden AS Donald Trump tentang pengakuan Al-Quds sebagai ibu kota Israel tahun lalu. Tetapi para pejabat Arab mengatakan kepada Reuters pada saat itu bahwa Riyadh tampaknya setuju dengan strategi AS yang lebih luas pada rencana perdamaian antara Israel dan Palestina.

Sumber: Reuters Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Papua Desak MUI Pusat Perkarakan Puisi SARA Sukmawati

"MUI Papua mengutuk keras atas puisi yang provokatif Sukmawati. Dan mendorong MUI Pusat untuk mengambil langkah untuk proses hukum," katanya kepada wartawan di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

Selasa, 03/04/2018 07:15 0

Indonesia

Begini Perkembangan Kasus Pembangunan Menara Masjid di Jayapura

“Pertama masalah menara masjid Al-Aqsa, itu tidak akan ditinggikan lagi. Cukup sampai di situ,” katanya kepada wartawan di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

Selasa, 03/04/2018 06:38 0

Indonesia

Puisi Sukmawati Soekarnoputri Dinilai Benturkan Islam dengan Indonesia

Puisi Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri dinilai sebagai bentuk upaya pembenturan Islam dengan Indonesia

Senin, 02/04/2018 18:52 3

Indonesia

Ustadz Fadlan Minta Maaf atas Kesalahpahaman Video Ceramah yang Viral

Ustadz Fadlan Rabbani Garamatan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat adat Papua

Senin, 02/04/2018 17:54 0

Indonesia

Protes Puisi SARA Sukmawati, Warganet Sampaikan Surat Terbuka

Hingga berita ini diturunkan, surat terbuka itu telah disukai oleh 13.000 orang dan dibagikan hingga 27.000 kali oleh warganet.

Senin, 02/04/2018 15:25 0

Indonesia

Begini Isi Puisi Sukmawati yang Sudutkan Syariat Islam, Cadar dan Adzan

Putri Bung Karno Sukmawati Soekarnoputri bikin ulah. Tadi malam, dia membacakan sebuah puisi yang ditulisnya sendiri. Judulnya, Ibu Indonesia.

Senin, 02/04/2018 14:57 12

Indonesia

Kelompok Teror Bersenjata di Papua Tembak Mati Satu Prajurit TNI

Seorang anggota Yonif 751/Raider, Pratu Vicky Rumpaisum, dilaporkan tewas ditembak kelompok teror bersenjata dalam insiden baku tembak dengan pasukan TNI di Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Ahad (1/4) sore.

Senin, 02/04/2018 13:39 0

Suara Pembaca

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Senin, 02/04/2018 13:33 0

Indonesia

Puisi Sukmawati Singgung Azan, Begini Komentar Wasekjen MUI

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain memberikan komentar terkait puisi yang dibacakan Sukmawati

Senin, 02/04/2018 12:13 1

Opini

Membaca Manuver Rusia VS Inggris dan Implikasinya

Usir mengusir diplomat sedang ramai dilakukan negara barat. Dimulai adanya tudingan Perdana Menteri Inggris, Theresa May terhadap penyerangan warga Inggris yang pernah menjadi agen intelijen militer Rusia, Sergei Skripal dan Putrinya, Yulia.

Senin, 02/04/2018 11:39 0

Close