... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan: Benyamin Netanyahu Teroris

Foto: Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu teroris pada Ahad (01/04). Hal itu diungkapkannya untuk menggambarkan kejahatan militer Netanyahu yang menembaki ratusan demonstrasi damai warga Palestina di perbatasan Gaza-Israel beberapa hari lalu.

“Kami tidak malu untuk melakukan invasi wahai Netanyahu. Sementara kamu melakukan invasi tapi di waktu yang sama masih di negara sendiri dan Anda mengatakan itu perang. Maka saat itu kamu teroris,” kata Erdogan kepada para pendukungnya, Ahad, seperti dilansir Reuters.

“Kalian adalah negara teroris. Semua orang tahu apa yang kalian lakukan terhadap Gaza dan Al-Quds. Tak ada di muka bumi ini yang menyukai kalian,” kata Erdogan dalam kesempatan lain.

Netanyahu menanggapi pernyataan tersebut melalui Twitter. Menurutnya, Erdogan tak terbiasa menerima bantahan. Dia menyindir, orang yang menginvasi wilayah Kurdi di Suriah tidak pantas memberi nasihat.

Militer Israel sedikitnya membunuh 16 demonstran Palestina yang memperingati Hari Bumi. Ratusan demonstran yang menggelar aksinya di perbatasan Gaza-Israel itu dibubarkan dengan peluru tajam, karet dan gas air mata.

Meski kecaman mengalir, Zionis menolak digelarnya penyelidikan terkait insiden itu. Tel Aviv menganggap, langkah yang dilakukan tentaranya sudah tepat bdan benar.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komisi I DPR: Terkutuklah Zionis Israel

"Kebiadaban dan apalagi kata yang tepat buat negara Zionis yang membantai ribuan demonstrasi damai di Gaza, terkutuklah Israel dan pendukungnya," katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Ahad (01/04/2018).

Senin, 02/04/2018 07:22 0

Artikel

AS dan NATO Gagal Pahami Strategi Taliban?

Setelah hampir 17 tahun menginvasi Afghanistan, misi NATO pimpinan AS “Resolute Support” dianggap masih belum bisa memahami strategi Taliban.

Senin, 02/04/2018 06:57 0

Artikel

Tak Banyak Diungkap, 5 Fakta di Balik Kemenangan Al-Sisi dalam Pemilu Mesir

Partai Salafi An-Nuur Mesir muncul sebagai salah satu pendukung utama Al-Sisi selama pemilu. Partai itu memberikan kontribusi dengan memobilisasi anggota partainya untuk memilih dan menolak seruan boikot.

Ahad, 01/04/2018 17:38 1

Indonesia

Satgas Tinombala Diterjunkan Cari 5 Warga Hilang di Hutan Poso

Lima warga yang hilang itu itu adalah Leonar Geso, Nikson Geso, Yoel Losong, Karni Farno, dan Juan Tudai.

Ahad, 01/04/2018 15:24 0

Artikel

Setelah Ghouta Jatuh, Assad Perkuat Negara Alawi di Suriah

Jangan lupa bahwa tujuan rezim Suriah adalah mendirikan negara Alawi yang membentang ke pantai dengan Damaskus sebagai ibukotanya.

Ahad, 01/04/2018 14:33 0

Indonesia

Viral Wanita Bercadar Pelihara Anjing, Dr. Zain: Ada Standar Ganda

Dr. Ahmad Zain An-Najah lantas menyoroti sikap sebagian masyarakat yang merespon positif wanita bercadar yang memelihara anjing, di sisi lain mendukung larangan cadar di kampus.

Ahad, 01/04/2018 14:01 0

Indonesia

Ini Penjelasan Ahli Fiqih Soal Larangan Memelihara Anjing

Pakar Ilmu Fiqih, Dr. Ahmad Zain An-Najah memberikan tanggapan soal berita wanita bercadar yang memelihara anjing.

Ahad, 01/04/2018 11:51 1

Indonesia

Ustad Abdul Somad Yakin Umat Islam Bisa Bersatu

Dia meyakinkan bahwa umat Islam di Indonesia dengan berbagai macam latar belakang organisasi seperti Persis, NU, Muhammadiyah, Nahdhatul Wathan dapat bersatu. 

Ahad, 01/04/2018 11:11 0

Indonesia

INDEF: Jangan Remehkan Kenaikan BBM Walau Hanya 200 Rupiah

"Jangan remehkan kenaikan BBM walau hanya Rp200,00, sebab kontribusi BBM sangat besar dalam memicu kenaikan harga kebutuhan pokok,"

Sabtu, 31/03/2018 09:50 0

Manhaj

Mengenal Fikih Istidh’af, Panduan Berislam di Kala Lemah

Wilayah Islam dipecah-pecah menjadi lebih dari lima puluh negara berdasarkan nasionalisme atau kebangsaan. Kondisi ini lantas membuat umat Islam di berbagai belahan dunia menjadi lemah dan mudah tertindas.

Sabtu, 31/03/2018 05:00 0

Close