... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Begini Isi Puisi Sukmawati yang Sudutkan Syariat Islam, Cadar dan Adzan

Foto: Sukmawati bacakan puisi kontroversial.
KIBLAT.NET, Jakarta – Putri Bung Karno Sukmawati Soekarnoputri bikin ulah. Tadi malam, dia membacakan sebuah puisi yang ditulisnya sendiri. Judulnya, Ibu Indonesia.

Di dalam puisi itu, Sukmawati seakan menyudutkan syariat Islam, cadar dan juga suara adzan.

Sukmawati membacakan puisinya dalam pergelaran Indonesian Fashion Week, dalam segmen Sekarayu Sriwedari menyambut 29 tahun karya Anne Avantie. Sejumlah tokoh wanita Indonesia hadir dalam kegiatan itu, seperti Titiek Puspa, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, juga Ibu Shinta Abdurrahman Wahid.

Berbagai pihak mengecam puisi Sukma. Potongan videonya juga telah beredar luas.

Berikut puisi Sukma:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

 

Reporter: Bunyanun Marsus
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

12 comments on “Begini Isi Puisi Sukmawati yang Sudutkan Syariat Islam, Cadar dan Adzan”

  1. Irfan

    Waduh..parah ni orang…sdh bawa2 agama..merendahkan lagi…maaf bu..agama ibu apa ya?jd ragu jg dgn pengakuannya di ktp sebagai agama islam…malu..sy punya tokoh seperti ini…tidak pantas sebuah syair puisi berisikan ttg peninstaan terhadap sesuatu yang berkaitan dgn agama…anda pantas dikenakan pasal penistaan terhadap agama…

  2. Apa yg diinginkannya? Ingin menunjukkan keangkuhan melawan Allaah…

  3. abdul aziz

    cantik, sehat, berbudi, dan kreatif….tapi menghina islam

  4. Destyaaris

    Semoga dia diberi hidayah oleh allah swt

  5. Pencari keadilan

    Semoga hukum tidak dimanfaatkan untuk memeras dan menindas rakyat kecil saja tetapi untuk mengadili semua yg melanggar

  6. Muhammad Adi Nugroho

    ada sebuah lagu kalau tidak salah berjudul Ibu Pertiwi dimana liriknya menangis sedih indonesia rusak parah buminya. dalam artian lain, dia menunggu perusaknya: dan si puisi sekarang jatuh.

  7. Senja

    Setelah ini minta maaf dan tutup kasus deh pasti… Koq bisa yaa….putri dari seorang proklamator lantang dan berani membaca tanpa tau isi dan maksud…atau kita yg gagal faham? Gagal faham nya dmn…

  8. Wayana

    Kesalahan yg mutlak itu menurut saya tentang alunan adzan. Seharus nya ibu jgn menyinggung itu. Lain kali kalau buat puisi jgn bawa2 agama ya bu. Semoga ibu dpt hidayah. Amin

  9. regikharisma

    Semua orang pikirannya udah negatif semua, yg dilihat selalu yg negatif. Hilang sudah positifnya. Orang sudah meminta maaf, oke maafnya diterima tapi tetap dituntut hukum. Pantaskah kalian disebut Islam?. Seorang bajingan aja yg dosanya meliputi pembunuhan, perampokan, perkosaan Dan kejahatan lainnya. Dijamin Allah akan diberi ampun apabila dia kembali kejalannya. Kalian?

    Gak perlulah lapor-melapor, apalagi beliau sudah sadar melakukan kesalahan, Dan secara gamblang meminta maaf keseluruh rakyat Indonesia.

    Tahun Politik? Rencana Politik? pikiran kalian isinya dah negatif semua makanya selalu berpikiran/berprasangka buruk terus.

    “Balaslah keburukan dengan Kebaikan” Kalo orang yg mengaku beragama Islam memahami konsep diatas, saya Kira gak perlu ada yg namanya Aksi Aksi yg buang2 waktu itu.

  10. Armei

    Kocak ngeliat komentar

  11. Dyara

    dear Regikharisma:

    Kalau dengan minta maaf masalahnya selesai, trs apa kabar dgn Nenek Asyani yg dituduh mencuri kayu bbrp waktu lalu? Beliau bahkan sudah minta maaf sampai nangis2. Tapi proses hukum ttp berjalan, vonis pun ttp dijatuhkan ke beliau.

    Menurut saya apa yg dilakukan Ibu Sukmawati dalam puisinya itu jelas2 menyinggung syariat agama Islam. Wajar saja lantas umat merasa kecewa dan marah krn hal tersebut. Klo itu dibiarkan, ada kekhawatiran justru kita seolah membiarkan penistaan terhadap agama terjadi. Saya setuju dgn statement ketika manusia bermaksiat lalu bertobat maka dgn izin Allah dia akan diampuni. Tapi hukum ttp hrs menjalankan peran dan fungsinya, untuk mengontrol secara langsung kehidupan bernegara.

    Termasuk aksi2 damai yang dilakukan umat Islam bbrp waktu yg lalu. Itu pun adalah salah satu dari nilai2 dalam beragama Islam, bentuk persatuan umat dalam membela agamanya. Bukan hanya sesuatu yg buang2 waktu atau mencari ribut dan sensasi semata.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Hadirilah! Tabligh Akbar Meraih Ridho Allah dalam Pernikahan Penuh Berkah

Senin, 02/04/2018 13:33 0

Inggris

Larangan Jilbab di Sekolah Picu Protes Keras di Inggris

Para guru di Inggris merespon pernyataan Amanda Spielman, Kepala Ofsted (lembaga pengawas sekolah negari) yang mendukung larangan jilbab di sekolah.

Senin, 02/04/2018 13:25 0

Opini

Membaca Manuver Rusia VS Inggris dan Implikasinya

Usir mengusir diplomat sedang ramai dilakukan negara barat. Dimulai adanya tudingan Perdana Menteri Inggris, Theresa May terhadap penyerangan warga Inggris yang pernah menjadi agen intelijen militer Rusia, Sergei Skripal dan Putrinya, Yulia.

Senin, 02/04/2018 11:39 0

Suriah

Akhir Negosiasi Alot Jaisyul Islam dan Rusia di Ghouta Timur

Bagi yang ingin bertahan harus tunduk di bawah rezim.

Senin, 02/04/2018 09:36 0

Turki

Erdogan: Benyamin Netanyahu Teroris

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu teroris pada Ahad (01/04)

Senin, 02/04/2018 08:17 0

Artikel

AS dan NATO Gagal Pahami Strategi Taliban?

Setelah hampir 17 tahun menginvasi Afghanistan, misi NATO pimpinan AS “Resolute Support” dianggap masih belum bisa memahami strategi Taliban.

Senin, 02/04/2018 06:57 0

Artikel

Tak Banyak Diungkap, 5 Fakta di Balik Kemenangan Al-Sisi dalam Pemilu Mesir

Partai Salafi An-Nuur Mesir muncul sebagai salah satu pendukung utama Al-Sisi selama pemilu. Partai itu memberikan kontribusi dengan memobilisasi anggota partainya untuk memilih dan menolak seruan boikot.

Ahad, 01/04/2018 17:38 1

Palestina

Belasan Warga Palestina Tewas, Netanyahu Puji Pasukan Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji pasukan keamanan Israel setelah pembunuhan 17 warga Palestina di Jalur Gaza. Meskipun banyak kecaman bermunculan karena aksi represif tersebut. 

Ahad, 01/04/2018 16:16 0

Artikel

Setelah Ghouta Jatuh, Assad Perkuat Negara Alawi di Suriah

Jangan lupa bahwa tujuan rezim Suriah adalah mendirikan negara Alawi yang membentang ke pantai dengan Damaskus sebagai ibukotanya.

Ahad, 01/04/2018 14:33 0

Yaman

Kebakaran Gudang Makanan di Al-Hudaydah, Yaman Isyaratkan Pelakunya Hutsi

Kebakaran menghancurkan gudang yang penuh dengan bahan bakar untuk memasak dan bahan makanan.

Ahad, 01/04/2018 13:11 0

Close