... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Viral Wanita Bercadar Pelihara Anjing, Dr. Zain: Ada Standar Ganda

Foto: Wanita bercadar pelihara anjing yang telantar.

KIBLAT.NET, Bekasi – Dr. Ahmad Zain An-Najah melihat ada standar ganda dalam menghargai wanita bercadar. Pernyataan ini diutarakan ketika viral di media sosial video seorang wanita bercadar yang memelihara anjing.

“Kenapa muslimah bercadar di kampus harus dimusuhi, kemudian ada yang dibilang teroris. Tapi ketika ada perempuan bercadar yang memelihara anjing disanjung,” ujarnya kepada Kiblat.net, Ahad (01/04/2018).

Direktur Pesantren Tinggi Al-Islam ini menegaskan penghargaan terhadap cadar seharusnya menyeluruh, semuanya dihargai. Ia lantas menyoroti sikap sebagian masyarakat yang merespon positif wanita bercadar yang memelihara anjing, di sisi lain mendukung larangan cadar di kampus.

“Ini menghormati cadarnya atau anjingnya,” ungkapnya.

Zain mengimbau dilakukan penelusuran terkait sosok wanita bercadar yang memelihara anjing, apakah dia muslimah atau non muslimah.

“Seandainya dia non muslimah berarti dia hanya pura-pura menggunakan baju cadar mungkin dengan tujuan untuk memojokkan orang-orang bercadar atau memojokkan Islam,” tuturnya.

Lebih jauh, pakar ilmu fiqih ini mengatakan bahwa memelihara anjing dengan dalih kasih sayang tidak dapat dibenarkan. Ia menegaskan, kasih sayang sesama manusia seharusnya dikedepankan.

“Manusia dibunuh, digusur orang-orang dibiarkan miskin, kenapa nggak kita bicara sama manusia, sebelum sama anjing. Dan ini dalil orang Barat ketika mereka dengan anjingnya sangat sayang, tapi di sisi lain dia membunuhi orang-orang Islam di negara lain,” katanya.

“Jadi tidak sepadan lebih sayang sama anjingnya daripada sama orang lain,” sambungnya.

BACA JUGA  Rencana Gencatan Senjata India Di Kashmir Selama Ramadhan Ditolak

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Kebakaran Gudang Makanan di Al-Hudaydah, Yaman Isyaratkan Pelakunya Hutsi

Kebakaran menghancurkan gudang yang penuh dengan bahan bakar untuk memasak dan bahan makanan.

Ahad, 01/04/2018 13:11 0

Palestina

Negara Arab Kutuk Serangan Israel Terhadap Demonstran Damai Palestina

Setidaknya 14 demonstran Palestina terbunuh dan 1.500 lainnya terluka ketika pasukan Israel bertindak represif menanggapi aksi demonstrasi damai. 

Ahad, 01/04/2018 12:21 0

Turki

Erdogan: Turki Akan Serang Pasukan Perancis Jika Dukung Milisi Kurdi

Dukungan untuk pasukan Kurdi menjadikan Perancis dapat menjadi target pasukan Turki. Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Prancis telah mengambil "jalan" yang salah di Suriah.

Ahad, 01/04/2018 06:17 0

Palestina

Protes Kebrutalan Tentara Zionis, Palestina Gelar Aksi Mogok Massal

Pemerintah Nasional Palestina mengumumkan meliburkan seluruh lembaga pemerintah, sekolah dan universitas sesuai perintah Presiden Mahmud Abbas. Presiden menyeru menggelar aksi bergabung atas gugurnya belasan demonstran pada Jumat.

Sabtu, 31/03/2018 20:24 0

Amerika

Muhammad bin Salman: Pasukan AS Harus Tetap di Suriah

“Kami yakin, pasukan AS harus tetap (di Suriah) setidaknya selama periode menengah, jika tidak dapat dalam jangka lama,”

Sabtu, 31/03/2018 16:27 0

Suriah

Tentara Amerika dan Inggris Tewas dalam Serangan Bom di Manbij, Suriah

Tentara Amerika dan Inggris Tewas dalam Serangan Bom di Suriah

Sabtu, 31/03/2018 15:26 0

Palestina

Kesaksian Relawan ACT dalam Aksi Kembalinya Tanah Palestina di Gaza

Kesaksian Relawan ACT dalam Aksi Kembalinya Tanah Palestina di Gaza

Sabtu, 31/03/2018 11:31 0

Palestina

Penjajah Israel Serang Aksi Kembalinya Tanah Palestina, 14 Warga Gugur

Aksi Kembalinya Tanah Palestina yang diikuti ratusan ribu warga Palestina diserang pasukan Israel, 14 gugur dan ribuan terluka

Sabtu, 31/03/2018 10:48 0

Suriah

Turki Ancam Habisi Milisi Kurdi di Manbij, Suriah Utara

KIBLAT.NET, Ankara – Menyusul sebuah pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan...

Sabtu, 31/03/2018 09:43 0

Manhaj

Mengenal Fikih Istidh’af, Panduan Berislam di Kala Lemah

Wilayah Islam dipecah-pecah menjadi lebih dari lima puluh negara berdasarkan nasionalisme atau kebangsaan. Kondisi ini lantas membuat umat Islam di berbagai belahan dunia menjadi lemah dan mudah tertindas.

Sabtu, 31/03/2018 05:00 0

Close