... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan: Turki Akan Serang Pasukan Perancis Jika Dukung Milisi Kurdi

Foto: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

KIBLAT.NET, Ankara – Dukungan untuk pasukan Kurdi menjadikan Perancis dapat menjadi target pasukan Turki. Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Prancis telah mengambil “jalan” yang salah di Suriah.

Perpecahan dengan Perancis adalah perpecahan terbaru antara Turki di bawah Erdogan dan sekutu NATO-nya di Barat. Turki telah lama mengeluh tentang dukungan AS untuk pasukan Kurdi SDF, yang dianggap Turki sebagai teroris.

Tahun lalu ketegangan juga terjadi dengan Jerman dan Belanda karena membatasi demonstrasi pro-Erdogan selama kampanye untuk referendum Turki.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag mengatakan, sikap Perancis bertabrakan dengan tujuan Turki.

“Mereka yang terlibat dalam kerja sama dan solidaritas dengan kelompok-kelompok teror terhadap Turki akan, seperti para teroris dan menjadi sasaran Turki,” katanya di Twitter. “Kami berharap P3rancis tidak mengambil langkah irasional seperti itu.”

Macron bertemu dengan delegasi SDF pada Kamis (29/03/2018) lalu. Perancis mengaku akan meningkatkan kontribusi militernya terhadap koalisi pimpinan AS (pasukan Kurdi SDF) dalam memerangi ISIS di Suriah.

Amerika Serikat memiliki 2.000 tentara di wilayah yang dikuasai SDF, dan Perancis juga memiliki beberapa pasukan di sana sebagai bagian dari koalisi. Turki menyebut milisi YPG di SDF menjadi perpanjangan dari militan Kurdi yang telah melancarkan pemberontakan yang telah berlangsung puluhan tahun di Turki tenggara.

Pasukan Turki memerangi YPG mulai dari kota Suriah barat laut Afrin hampir dua minggu lalu. Erdogan mengatakan Turki sedang mempersiapkan untuk memperluas operasi di sepanjang ratusan mil dari perbatasan, termasuk daerah-daerah di mana pasukan Amerika dikerahkan.

BACA JUGA  Erdogan: Turki Akan Keluar dari Suriah Jika Negara-negara Lain Pergi

Turki mengatakan mereka mengharapkan sekutunya untuk memindahkan pasukan mereka keluar dari jalan yang akan dilalui. “Kami tidak memiliki niat untuk menyakiti tentara dari negara-negara sekutu, tetapi kami tidak dapat membiarkan teroris berkeliaran dengan bebas (di Suriah utara),” kata Erdogan.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

INDEF: Jangan Remehkan Kenaikan BBM Walau Hanya 200 Rupiah

"Jangan remehkan kenaikan BBM walau hanya Rp200,00, sebab kontribusi BBM sangat besar dalam memicu kenaikan harga kebutuhan pokok,"

Sabtu, 31/03/2018 09:50 0

Manhaj

Mengenal Fikih Istidh’af, Panduan Berislam di Kala Lemah

Wilayah Islam dipecah-pecah menjadi lebih dari lima puluh negara berdasarkan nasionalisme atau kebangsaan. Kondisi ini lantas membuat umat Islam di berbagai belahan dunia menjadi lemah dan mudah tertindas.

Sabtu, 31/03/2018 05:00 0

Indonesia

PPI Suriah Tolak Bantu Salurkan Bantuan, Pengamat: Hubungannya dengan Keamanan

"Ini sangat erat hubungannya dengan keamanan PPI di Suriah. PPI Suriah kan di Damaskus, sedangkan Damaskus masih dikuasai oleh pemerintah"

Jum'at, 30/03/2018 20:58 0

Indonesia

Konflik Suriah Membuat Pengungsi Palestina Jadi Korban Perang Dua Kali

KNRP menilai Konflik Suriah Membuat Pengungsi Palestina Jadi Korban Perang Dua Kali

Jum'at, 30/03/2018 20:28 0

Indonesia

Konsolidasi Nasional KNRP Kokohkan Eksistensi Bantu Palestina

Konsolidasi Nasional KNRP Kokohkan Eksistensi Bantu Palestina

Jum'at, 30/03/2018 19:34 0

Indonesia

Bantuan ke Suriah Disoal, Alumnus Al-Azhar: Bentuk Kampanye Anti Kemanusiaan

Bantuan itu disebut tak tepat sasaran karena tidak melalui pemerintah Suriah dan memungkinkan jatuh ke tangan revolusioner Suriah yang sebagai dianggap pemberontak. 

Jum'at, 30/03/2018 18:14 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Semangat Mencari Kematian!

Khutbah Jumat: Semangat Mencari Kematian! Kapan Anda merasa siap untuk menghadapi kematian? Atau hati dan perasaan selalu dihantui oleh cita-cita dunia yang belum tercapai? Simak pesan Rasulullah dalam hal ini!

Jum'at, 30/03/2018 17:35 0

Indonesia

Terduga Teroris Berpotensi Disiksa Karena Tidak Ada UU Ini

Komisioner Komnas HAM, Khoirul Anam menegaskan bahwa selama ini tidak ada kejelasan terkait penempatan seorang terduga teroris setelah ditangkap.

Jum'at, 30/03/2018 14:17 0

Indonesia

BBM Naik Salah Pertamina atau Pemerintah? INDEF Ungkap Fakta Mengejutkan

Pengalihan anggaran untuk peningkatan infrastruktur justru tidak dipergunakan pemerintah membangun infrastruktur yang produktif, tetapi hanya memperbanyak jalan tol.

Jum'at, 30/03/2018 13:33 0

Indonesia

UBN: Keberpihakan Umat pada Dakwah Hadiah Terbesar Bagi AQL

“Keberpihakan umat kepada dakwah adalah suatu hadiah yang paling besar bagi AQL,” ungkapnya.

Jum'at, 30/03/2018 09:40 0

Close