... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Ancam Habisi Milisi Kurdi di Manbij, Suriah Utara

Foto: Militer Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Menyusul sebuah pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan merilis pernyataan berisi ancaman bahwa Turki akan menyerang kota Manbij yang berada di Suriah bagian utara.

Ancaman Erdogan ini ditujukan terutama kepada milisi YPG Kurdi. Namun, presiden Turki itu membuat pengecualian jika pasukan Kurdi itu segera meninggalkan Manbij dan menarik mundur tanpa syarat dari kota tersebut.

Selama ini Ankara terus menuntut kelompok YPG Kurdi untuk mundur dari Manbij sejak milisi separatis Kurdi itu berhasil merebut kota di Suriah tersebut dari kelompok ISIS. Kota Manbij berada di sebelah barat sungai Eufrat yang mengalir sepanjang 2,8 km dari Anatolia (Turki), Suriah, hingga Iraq dan bermuara di Teluk Persia. Bagi Turki, sungai Eufrat ini merupakan batas di mana Kurdi tidak boleh mengambil posisi di barat sungai Eufrat.

AS mendukung penuh YPG saat milisi Kurdi itu merebut Manbij dari kelompok al-Baghdadi. Hinggi saat ini pun pasukan AS masih bercokol di kota tersebut dan disebar di antara milisi YPG untuk mencegah Turki sebagai sesama negara anggota NATO melancarkan serangan.

Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak segan-segan untuk menyerang Manbij dan menghabisi milisi Kurdi di wilayah itu. Meskipun hal itu berisiko harus menghadapi konfrontasi militer dengan AS.

Namun dalam beberapa pekan terakhir, Turki dan AS setuju untuk mencari sejumlah kesepakatan bersama terkait kota Manbij. Pertemuan bilateral setingkat menteri akan digelar bulan depan di Washington.

BACA JUGA  Rezim Assad Seru Milisi Kurdi Gabung Militer Pemerintah

AS nampaknya percaya dengan negosiasi, sementara Turki sepertinya sangat berharap AS entah bagaimana caranya harus mengusir Kurdi secara sepihak. Menghadapi fetakompli Ankara ini, sejumlah pihak masih melihat peluangnya fifty-fifty bagi AS untuk mencapai “kata sepakat” dengan Ankara.

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Mengenal Fikih Istidh’af, Panduan Berislam di Kala Lemah

Wilayah Islam dipecah-pecah menjadi lebih dari lima puluh negara berdasarkan nasionalisme atau kebangsaan. Kondisi ini lantas membuat umat Islam di berbagai belahan dunia menjadi lemah dan mudah tertindas.

Sabtu, 31/03/2018 05:00 0

Indonesia

PPI Suriah Tolak Bantu Salurkan Bantuan, Pengamat: Hubungannya dengan Keamanan

"Ini sangat erat hubungannya dengan keamanan PPI di Suriah. PPI Suriah kan di Damaskus, sedangkan Damaskus masih dikuasai oleh pemerintah"

Jum'at, 30/03/2018 20:58 0

Indonesia

Konflik Suriah Membuat Pengungsi Palestina Jadi Korban Perang Dua Kali

KNRP menilai Konflik Suriah Membuat Pengungsi Palestina Jadi Korban Perang Dua Kali

Jum'at, 30/03/2018 20:28 0

Indonesia

Konsolidasi Nasional KNRP Kokohkan Eksistensi Bantu Palestina

Konsolidasi Nasional KNRP Kokohkan Eksistensi Bantu Palestina

Jum'at, 30/03/2018 19:34 0

Indonesia

Bantuan ke Suriah Disoal, Alumnus Al-Azhar: Bentuk Kampanye Anti Kemanusiaan

Bantuan itu disebut tak tepat sasaran karena tidak melalui pemerintah Suriah dan memungkinkan jatuh ke tangan revolusioner Suriah yang sebagai dianggap pemberontak. 

Jum'at, 30/03/2018 18:14 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Semangat Mencari Kematian!

Khutbah Jumat: Semangat Mencari Kematian! Kapan Anda merasa siap untuk menghadapi kematian? Atau hati dan perasaan selalu dihantui oleh cita-cita dunia yang belum tercapai? Simak pesan Rasulullah dalam hal ini!

Jum'at, 30/03/2018 17:35 0

Indonesia

Terduga Teroris Berpotensi Disiksa Karena Tidak Ada UU Ini

Komisioner Komnas HAM, Khoirul Anam menegaskan bahwa selama ini tidak ada kejelasan terkait penempatan seorang terduga teroris setelah ditangkap.

Jum'at, 30/03/2018 14:17 0

Indonesia

BBM Naik Salah Pertamina atau Pemerintah? INDEF Ungkap Fakta Mengejutkan

Pengalihan anggaran untuk peningkatan infrastruktur justru tidak dipergunakan pemerintah membangun infrastruktur yang produktif, tetapi hanya memperbanyak jalan tol.

Jum'at, 30/03/2018 13:33 0

Indonesia

UBN: Keberpihakan Umat pada Dakwah Hadiah Terbesar Bagi AQL

“Keberpihakan umat kepada dakwah adalah suatu hadiah yang paling besar bagi AQL,” ungkapnya.

Jum'at, 30/03/2018 09:40 0

Indonesia

Protes Kenaikan BBM, Mahasiswa Ramai-ramai Isi Bensin 200 Perak

“Kebijakan tersebut telah banyak menyusahkan dari rakyat kurang mampu yang semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan kesehariaannya,” ujarnya.

Jum'at, 30/03/2018 07:28 1

Close