... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kematian Dini Mengintai Muhammad Mursi di Penjara

KIBLAT.NET, Kairo – Mantan Presiden Mesir, Muhammad Mursi dikabarkan ditahan di sel dengan kondisi buruk, minim perhatian medis dan jauh dari standar penjara pada umumnya. Keadaan demikian dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi kesehatannya dan menyebabkan kematian dini.

Dalam laporan yang dirilis pada hari Rabu (28/03/2018), Panel Peninjauan Tahanan (DRP) berbasis di Inggris, yang ditugaskan oleh keluarga Mursi mengatakan, kondisi mantan pemimpin Mesir itu cukup memprihatinkan. Ditambah lagi, ia menderita diabetes, sedangkan perawatan medis sangat tidak memadai.

“Konsekuensi dari perawatan yang tidak memadai ini kemungkinan akan cepat memburuknya kondisi jangka panjangnya, yang kemungkinan akan menyebabkan kematian dini,” kata pemimpin DPR MP Crispin Blunt.

Panel mengatakan, kondisi penahanannya dapat memenuhi ambang batas untuk penyiksaan sesuai dengan hukum Mesir dan internasional. Presiden Abdel Fattah Al-Sisi pada prinsipnya dapat dimintai pertanggungjawaban atas apa yang diterima oleh Mursi saat ini.

Muhammad Mursi yang kini menginjak 67 tahun, merupakan mantan presiden yang terpilih melalui Pemilu 2011. Ia hanya menjabat selama 1 tahun. Mursi digulingkan melalui kudeta militer pada 2013, sejak itu pula partai yang dipimpimnya, Ikhwanul Muslimin resmi dilarang.

Sejak dilengserkan, Morsi telah diadili dalam beberapa kasus berbeda. Pada April 2015, dia dijatuhi hukuman 20 tahun atas tuduhan memerintahkan penangkapan dan penyiksaan terhadap para pengunjuk rasa saat bentrokan di luar istana kepresidenan pada tahun 2012.

BACA JUGA  Sarasehan 25 Tahun Komnas HAM: 10 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Ditangani

Pada September 2016, dia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara lain atas tuduhan menyerahkan intelijen ke Qatar. Pada Desember 2017, Mursi juga dijatuhi hukuman tiga tahun atas tuduhan menghina pengadilan.

Dia sekarang ditahan di Penjara Tora atau yang dikenal sebagai Penjara Kalajengking.Di mana DRP mengatakan, Mursi telah ditahan di sel isolasi selama sekitar tiga tahun. Selama di sana, Mursi hanya diizinkan sekali untuk bertemu keluarganya.

Pemimpin Panel MP Crispin Blunt mengatakan bahwa informasi tentang penahanan Mursi didapatkan dari beberapa sumber, termasuk kesaksian dari putra Mursi serta para profesional medis yang diberitahu tentang kondisi mantan presiden.

Sumber: Al Jazeera, Middle East Eye
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dari Medan hingga Makassar, KAMMI Gelar Demo Kenaikan BBM

Kenaikan harga BBM menggerakkan para mahasiswa menggelar aksi demo di berbagai wilayah Indonesia. Termasuk Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang menggelar demo sejak dua hari lalu.

Kamis, 29/03/2018 12:56 0

Indonesia

947 Bibit Bambu Ditanam Sebagai Ikhtiar Hijaukan Bumi

Pakar bambu Ir. Pon Purajatnika berharap aksi penanaman bibit bambu ini bisa mewujudkan ketahanan air, dan bisa menampung air meski kemarau tiba.

Kamis, 29/03/2018 11:39 1

Indonesia

Mahasiswa Riau Demo Pertamina, Ajukan Dua Tuntutan

Dua kesepakatan ini kemudian ditulis dalam selembar kertas dan ditandatangani oleh kedua belah pihak. Surat tersebut juga termuat materai 6000.

Kamis, 29/03/2018 11:11 0

Indonesia

Penjelasan Yusril Kenapa Alfian Tanjung Tak Layak Dipidana

Alfian Tanjung didakwa ke pengadilan dengan tuduhan melakukan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Kamis, 29/03/2018 10:31 0

Indonesia

Kemenag Kembangkan Layanan Haji dan Umroh Berbasis Elektronik

Ia menjelaskan, prinsip kerja SIPATUH memberi ruang bagi jamaah untuk dapat memantau rencana perjalanan ibadah umrahnya. Semuanya dapat dipantau sejak mendaftar di biro haji hingga kembali ke tanah air.

Kamis, 29/03/2018 07:39 0

Indonesia

Jaringan Mahasiswa Indonesia Desak Jokowi Copot Puan dan Pramono

"Mendesak KPK untuk tangkap dan adili Puan Maharani dan Pramono Anung yang terindikasi menerima anggaran Proyek E-KTP, masing-masing sebesar USD 500 ribu dari orang kepercayaan Setiya Novanto yaitu Made Oka Masagung dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong," katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Rabu (28/03/2018).

Kamis, 29/03/2018 07:29 0

Indonesia

Banyak Penipuan, Penyelenggara Umrah Diwajibkan Terapkan Sistem Syariah

"Misalnya penjualan dengan skema Ponzi, penggunaan dana talangan yang berpontensi menjerat jamaah dan lainnya," katanya.

Kamis, 29/03/2018 06:47 0

Indonesia

Kasus Dugaan Gratifikasi Uang Duka Cita Keluarga Siyono akan Terus Ditagih

Kasus Dugaan Gratifikasi Uang Duka Cita Keluarga Siyono akan Terus Ditagih

Rabu, 28/03/2018 23:09 0

Indonesia

Dua Tahun Berlalu, Perkara Pidana Kematian Siyono Mandek

Dua Tahun Berlalu, Perkara Pidana Kematian Siyono Mandek

Rabu, 28/03/2018 23:09 0

Indonesia

Dua Tahun Kematian Siyono: Luka Keluarga Tak Sirna

Keluarga harus menghadapi stigma setelah kematian Siyono, luka mereka tak sirna

Rabu, 28/03/2018 23:08 0

Close