... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Heboh Pengusiran Diplomat Oleh AS dan UE, Rusia Siapkan Aksi Balasan

Foto: Kedutaan Rusia.

KIBLAT.NET, Moskow – Hari Senin lalu, AS mengumumkan serangkaian tindakan yang mengejutkan, yaitu pengusiran terhadap para diplomat Rusia. Tindakan Washington ini oleh Duta Besar Jon Huntsman digambarkan sebagai yang terbesar dalam sejarah. Langkah pengusiran ini merupakan sinyal terbaru yang menunjukkan semakin memburuknya hubungan diplomatik masing-masing pihak, sekaligus menunjukkan menguatnya tren Perang Dingin baru.

Manuver diplomatik semacam itu tentu akan membuat Rusia melakukan tindakan atau aksi balas yang serupa, dan Kremlin mengatakan Presiden Putin akan memutuskan sejumlah tindakan spesifik untuk merespon hal tersebut. Respon Kremlin bisa berupa pengusiran para pejabat dan diplomat, termasuk menutup sebuah kantor konsulat Rusia di AS, secepatnya.

Seorang senator Rusia Vladimir Dzhabarov yang juga merupakan anggota senior Komite Urusan Internasional mengaku dirinya telah diberitahu bahwa tindakan balasan Rusia di antaranya adalah pengusiran terhadap sedikitnya 60 pegawai misi diplomatik Amerika di seluruh Rusia.

Di samping AS, sebanyak 14 negara anggota Uni Eropa juga mengambil langkah pengusiran terhadap diplomat Rusia terutama sebagai reaksi atas tewasnya bekas agen ganda akibat diracun di Salisbury, Inggris. Kanada juga mengumumkan telah mengusir sejumlah kecil diplomat Rusia, sementara Irlandia dan Australia mengatakan sedang dalam proses tindakan diplomatik serupa.

Sejauh ini Inggris bersikukuh dan meyakini Rusia sebagai pihak yang meracuni bekas agen yang tewas, walaupun belum ada bukti yang kuat atas dugaan tersebut. Penyelidikan juga tengah dilakukan dengan melakukan uji terhadap bahan senyawa yang digunakan untuk mendapatkan sejumlah bukti. Sementara hasilnya belum bisa dipastikan akan segera diperoleh dalam waktu 2 atau 3 pekan ke depan.

Dengan demikian, tindakan heboh pengusiran diplomat oleh AS dan negara-negara UE sama sekali didasarkan pada “asumsi” bahwa Rusia pasti terlibat. Terlepas ada atau tidaknya bukti-bukti hasil investigasi nanti, keinginan kolektif untuk memelihara ketegangan dengan Rusia dinilai sejumlah pihak sebagai faktor utama tindakan pengusiran. Termasuk, tidak adanya kekhawatiran akan konskuensinya nanti apabila ternyata tudingan mereka keliru.

Kanada, Jerman, Polandia, Perancis akan mengusir masing-masing 4 diplomat Rusia. Italia, Spanyol, Denmark, dan Belanda masing-masing akan mengusir 2 diplomat Rusia. Lithuania akan mengusir 3 diplomat Rusia dan melarang masuk 44 orang lainnya ke negara itu. Ukraina akan mengusir 13 diplomat, Republik Ceko mengusir 3, dan Estonia mengusir atase pertahanan Rusia. Latvia, Romania, Kroasia, Hongaria, masing-masing akan mengusir sedikitnya 1 orang diplomat Rusia.

Sumber: Antiwar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Konsep Wilayatul Faqih Jadikan Pengikut Syiah Ingin Kuasai Suriah

Syiah memasukkan wilayatul faqih dalam rukun Islam versi mereka. Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI), KH. Abdussomad Buchori mengatakan rukun inilah yang diterapkan pengikut Syiah di Suriah.

Rabu, 28/03/2018 09:00 0

Indonesia

Saksi Joko Sugito Tak Tahu Aman Abdurrahman Amir JAD

"JAD yang saya tau diketuai oleh Zainal Anshori, dan saya ditunjuk menjadi Amir JAD Kalimantan Timur, seusai acara daurah Dai di Malang pada tahun 2015. Dalam pelantikan itu, Aman tidak ada di sana. Saya pun sebenarnya tidak tau apa itu JAD, dan datang ke Malang karena ada undangan dari Zainal dalam rangka Daurah da'i," jelas Joko.

Rabu, 28/03/2018 06:58 0

Indonesia

Bank Wakaf Mikro Diharapkan Mampu Kurangi Kemiskinan

Niken memaparkan, dalam tiga tahun terakhir, kemiskinan telah menurun meski hanya 0,9 %. Dia berharap, dengan hadirnya BWM tersebut bisa semakin menurunkan kemiskinan dan kesenjangan di Indonesia.

Selasa, 27/03/2018 22:30 0

Indonesia

Mantan Napi Terorisme: Menjelekkan Pemerintah Ciri Wahabi

Mantan Narapidana Terorisme, Sufyan Tsauri menyebutkan beberapa sifat yang menginikasikan kelompok wahabi. Ia menyebutkan bahwa salah satu ciri pemahaman wahabi adalah jika tidak mengkafirkan orang kafir dan ragu atas kekafirannya maka ia juga termasuk orang kafir .

Selasa, 27/03/2018 22:17 4

Indonesia

MUI Jatim: Ahlussunnah di Suriah Harus Bersatu Lawan Assad

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH. Abdussomad Buchori memberikan tanggapan terkait konflik Suriah yang telah berlangsung selama tujuh tahun.

Selasa, 27/03/2018 18:10 0

Indonesia

Baru Terbit, Peraturan Menteri Agama Larang Biro Umroh Pakai Sistem Ponzi

Peraturan Menteri Agama melarang penerapan paket umrah dengan sistem Ponzi, sistem berjenjang, investasi bodong dan sejenisnya

Selasa, 27/03/2018 17:00 0

Indonesia

MUI Jatim: Jika Condong ke Syiah, Buku 57 Khutbah Jumat Harus Diwaspadai

Kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember menyebut buku berjudul 57 Khutbah Jumat condong kepada ajaran Syiah

Selasa, 27/03/2018 16:34 0

Indonesia

Advokat GNPF Sudah Prediksi PK Ahok Bakal Ditolak

Ahok melalui penasihat hukumnya mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas kasus penodaan agama yang dilakukannya.

Selasa, 27/03/2018 15:15 0

Indonesia

Disponsori Baintelkam Polri, Diskusi Terorisme di Paramadina Dikritik

Diskusi bertema Membentengi Pemuda dari Paham Radikalisme dan Terorisme digelar PIEC bekerja sama dengan Yayasan Jalin Perdamaian dan Badan Intelejen Keamanan (Baintelkam) Polri

Selasa, 27/03/2018 14:41 2

Indonesia

Bibel Ajarkan Orang Masuk Islam, Ini Penjelasan Pakar Kristologi

"Intinya di ayat 21, kalimat sederhananya adalah perkataan Yesus sendiri bahwa 'Kalau kalian panggil aku sebagai Tuhan, maka kalian tidak akan masuk surga'," katanya.

Selasa, 27/03/2018 13:46 0

Close