... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Serangan Rudal Balistik Hutsi, Saudi Ancam Iran

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Juru bicara pasukan koalisi Arab di Yaman, Kolonel Turki al-Maliki, mengancam akan membalas Iran menyusul penembakan rudal balistik buatan Iran oleh pemberontak Syiah Hutsi Yaman ke wilayah Saudi. Pembalasan ini menunggu waktu dan cara yang tepat.

Dalam jumpa pers pada Senin malam (28/03) di Riyadh, Maliki mengatakan bahwa rudal-rudal yang diluncurkan oleh Hutsi ke beberapa kota Saudi, di antaranya jenis Qiyam, Zalzal dan Syiyad. Seluruh jenis rudal itu merupakan buatan Iran.

Pada kesempatan itu, Al-Maliki juga melihatkan beberapa serpihan rudal. Ia menunjukkan sejumlah pecahan-pecahan rudal yang masih berisi tulisa, yang menegaskan itu buatan Iran.

“Ini (rudal) buatan Iran yang ditembakkan Hutsi ke Saudi baru-baru ini,” katanya dengan melihatkan sejumlah serpihan rudal.

“Rezim Iran terlibat dalam mendukung Hutsi dengan rudal balistik dan harus bertanggung jawab,” imbuhnya.

Dia menunjukkan bahwa sebanyak 104 rudal balistik telah ditembakkan ke Arab Saudi dari Yaman yang menargetkan beberapa kota, termasuk Mekah dan Riyadh. Menargetkan Saudi dengan rudal-rudal seperti ini melanggar undang-undang internasional dan mengancam keamanan sipil.

Tentang bagaimana rudal balistik itu bisa berada di tangan Hutsi, Al-Maliki menjelaskan bahwa Iran menyelundupkan rudal-rudal itu melalui pelabuhan Hodeidah (Yaman barat) di mana rudal ini dibagi menjadi beberapa bagian.

Dia menekankan bahwa koalisi akan mengambil semua langkah untuk memastikan keamanan Arab Saudi dan Negara-negara Teluk.

BACA JUGA  Koalisi Saudi Bebaskan 200 Pemberontak Syiah Hutsi

Al-Maliki mengatakan bahwa koalisi akan terus mengerahkan upaya untuk membantu pemerintah Yaman yang sah. Koalisi juga berkomitmen mendukung semua upaya untuk mencapai solusi politik di Yaman.

Sebelumnya, komando pasukan Arab mengatakan pasukan pertahanan udara Saudi telah mencegat dan menghancurkan tujuh rudal balistik yang diluncurkan dari dalam wilayah Yaman ke Arab Saudi.

Pihak Hutsi mengatakan pasukannya melakukan serangan besar-besaran dengan rudal balistik ke Saudi termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, pangkalan Jazan di selatan kerajaan, bandara regional Abha di Asir, selain membom sasaran lain di dalam Arab Saudi.

Serangan itu bertepatan dengan ulang tahun ketiga perang yang dipimpin Saudi di Yaman.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq?

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq? Pertanyaan sederhana bagi hamba-Nya darai At-Taubah: 119 itu adalah apa dan siapa orang-orang yang benar (siddiq) itu? Sehingga kita diperintah oleh-Nya untuk bersama mereka? Simak ulasannya berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 09:00 0

Video Kajian

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah?

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah? Ada sejatinya yang terjadi terhadap kaum muslimin di Ghouta, Suriah? Apa motif di balik serangan rezim? Simak ulasannya dalam kajian berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 08:49 0

Indonesia

Elektabilitas Jenderal Polisi di Pilkada 2018 Rendah, Ini Sebabnya

Kedua, persepsi masyarakat terhadap polisi masih negatif sehingga sangat sulit bagi para jenderal polisi yang ikut pilkada untuk mengubahnya demi meraih simpati pemilih.

Selasa, 27/03/2018 08:05 0

Tarbiyah Jihadiyah

Syair “Akhi Anta Hurrun”, Teladan Keteguhan dari Sayyid Qutb

Salah satu syair yang begitu dalam maknanya adalah karya Sayyid Qutb rahimahullah. Sebuah syair yang mengajarkan keteguhan dan makna perjuangan.

Selasa, 27/03/2018 05:02 0

Suara Pembaca

Mari Berdonasi untuk Keluarga yang Sedang Jalani Proses Hijrah Ini

KIBLAT.NET – Hijrah, bukan hanya berpindah dari keburukan menuju kebaikan, namun semua proses untuk menjadi...

Senin, 26/03/2018 19:17 0

Indonesia

Penolakan PK Ahok oleh MA Dinilai Tepat

Sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama dengan terpidana Basuki Thahaja Purnama ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Senin, 26/03/2018 19:04 0

Indonesia

Indeks Kebebasan Pers Indonesia Lebih Rendah dari Timor Leste

Eriyanto memaparkan bahwa kebebasan pers di Indonesia masih mengecewakan. Dilihat dari Indeks Kebebasan Pers di Indonesia berada di posisi tidak menggembirakan, bahkan lebih rendah dari Timor Leste. Hal tersebut didasari pada jumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam persoalan kebebasan pers ini.

Senin, 26/03/2018 19:01 0

Indonesia

Semangat Bandung Lautan Api dalam Gerakan Jamaah Subuh Nasional FSLDK

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Solo Raya menggelorakan kembali semangat Bandung Lautan Api dalam Gerakan Jamaah Subuh Nasional (GSJN)

Senin, 26/03/2018 18:52 0

Manhaj

Siyasah Syariyah; Perhatikan Dua Kondisi Ini Sebelum Memutuskan Coblos atau Golput

Tahun 2018 ini adalah bagian dari tahun-tahun politik dengan penyelenggaraan Pilkada, dan ujungnya Pilpres 2019. Dibanding dengan tahun-tahun politik lainnya, rententan penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres kali ini dipastikan akan lebih “rame.” Salah satu penyebabnya, polarisasi masyarakat Indonesia dalam afiliasi politik mereka.

Senin, 26/03/2018 18:48 3

Indonesia

Mahkamah Agung Tolak Peninjauan Kembali Kasus Ahok

Mahkamah Agung (MA) hari ini, Senin (26/03/2018) telah memutuskan menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan Ahok terkait kasus penodaan agama

Senin, 26/03/2018 18:26 0

Close