... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Jatim: Jika Condong ke Syiah, Buku 57 Khutbah Jumat Harus Diwaspadai

Foto: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH Abdusshomad Buchori

KIBLAT.NET, Surabaya – Baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember merilis hasil kajian tentang buku berjudul 57 Khutbah Jumat, yang dinilai condong kepada ajaran Syiah. Menyikapi hal itu, MUI Jawa Timur akan melakukan pendalaman.

Komisi Fatwa, Hukum dan Perundang-undangan MUI Kabupaten Jember telah melakukan kajian tentang buku berjudul 57 Khutbah Jumat Runut Logika Agama yang Terpadu dengan Kebangsaan dan Sentuhan Doa. Hasilnya, isi buku tersebut dianggap condong kepada ajaran Syiah.

“Kesan bahwa terdapat poin-poin dari isi buku yanag nampaknya condong kepada ajaran Syiah tidak dapat dihindarkan,” ungkap KH. Abdul Haris dalam berkas laporan hasil kajian pada 16 Maret 2018.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur akan segera mendalami isi buku tersebut. Hal itu akan ditindaklanjuti pada rapat pimpinan MUI. Ketua MUI Jawa Timur KH. Abdussomad Buchori menegaskan bahwa jika buku 57 Khutbah Jumat benar condong kepada ajaran Syiah, maka masyarakat harus waspada.

“Kalau itu betul harus diwaspadai, tidak boleh ada penerbitan buku khutbah yang berisi pemahaman Syiah. Nanti kami teliti isinya seperti apa,” kata Kiai Abdusshomad saat dihubungi Kiblat.net, Selasa (27/03/2018).

Dia menambahkan bahwa MUI Jawa Timur telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa Syiah sesat. Fatwa tersebut telah ditetapkan sejak 2012.

Fatwa tersebut juga telah diperkuat dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 55 tahun 2012. Pergub tersebut mengatur tentang pembinaan kegiatan keagamaan dan pengawasan aliran sesat.

BACA JUGA  Kemendagri Nilai Pemblokiran Jalan Atasi Corona Kurang Efektif

Pada Kongres Umat Islam Indonesia di Yogyakarta beberapa waktu lalu telah ditegaskan bahwa Indonesia adalah bumi ahlu sunnah. Sehingga, Kiai Abdusshomad menekankan pemahaman syiah tidak boleh berkembang di Indonesia.

“Sudah di negerinya sendiri saja lah, di Iran. Ndak usah dibawa ke Indonesia nanti terjadi bentrok,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Pemberontak Hutsi Serang Masjid dan Sekolah di Heis

Pemberontak Syiah Hutsi meluncurkan rudal yang menargetkan kawasan pemukiman, masjid dan sekolah di Distrik Heis, Al-Hudaydah.

Selasa, 27/03/2018 11:15 0

Amerika

Penembak 6 Jamaah Masjid Quebec Merasa Tak Bersalah

Seorang pria Kanada menyatakan tidak bersalah setelah membunuh enam jamaah Muslim di sebuah masjid di Quebec City pada 2017. Ia menolak semua dakwaan jaksa, menurut laporan BBC pada Selasa (27/03/2018).

Selasa, 27/03/2018 10:45 0

Video Kajian

Kiblat Review: 7 Tahun Krisis Suriah (1)

KIBLAT.NET – Kiblat Review: 7 Tahun Krisis Suriah. Krisis Suriah belum memperlihatkan titik terang sampai...

Selasa, 27/03/2018 10:10 0

Arab Saudi

Pasca Serangan Rudal Balistik Hutsi, Saudi Ancam Iran

Maliki mengatakan bahwa rudal-rudal yang diluncurkan oleh Hutsi ke beberapa kota Saudi, di antaranya jenis Qiyam, Zalzal dan Syiyad. Seluruh jenis rudal itu merupakan buatan Iran.

Selasa, 27/03/2018 09:11 0

Video Kajian

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq?

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq? Pertanyaan sederhana bagi hamba-Nya darai At-Taubah: 119 itu adalah apa dan siapa orang-orang yang benar (siddiq) itu? Sehingga kita diperintah oleh-Nya untuk bersama mereka? Simak ulasannya berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 09:00 0

Video Kajian

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah?

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah? Ada sejatinya yang terjadi terhadap kaum muslimin di Ghouta, Suriah? Apa motif di balik serangan rezim? Simak ulasannya dalam kajian berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 08:49 0

Suriah

Jaisyul Islam Bantah Sepakati Tinggalkan Ghouta Timur

saat ini tengah berlangsung negosiasi dengan Rusia bertujuan untuk tetap di Duma, bukan keluar dari kota. Ia juga menuduh rezim berupaya mengubah demografi Ghouta Timur dengan mengusir warga untuk diganti penduduk baru.

Selasa, 27/03/2018 07:06 0

Tarbiyah Jihadiyah

Syair “Akhi Anta Hurrun”, Teladan Keteguhan dari Sayyid Qutb

Salah satu syair yang begitu dalam maknanya adalah karya Sayyid Qutb rahimahullah. Sebuah syair yang mengajarkan keteguhan dan makna perjuangan.

Selasa, 27/03/2018 05:02 0

Suara Pembaca

Mari Berdonasi untuk Keluarga yang Sedang Jalani Proses Hijrah Ini

KIBLAT.NET – Hijrah, bukan hanya berpindah dari keburukan menuju kebaikan, namun semua proses untuk menjadi...

Senin, 26/03/2018 19:17 0

Manhaj

Siyasah Syariyah; Perhatikan Dua Kondisi Ini Sebelum Memutuskan Coblos atau Golput

Tahun 2018 ini adalah bagian dari tahun-tahun politik dengan penyelenggaraan Pilkada, dan ujungnya Pilpres 2019. Dibanding dengan tahun-tahun politik lainnya, rententan penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres kali ini dipastikan akan lebih “rame.” Salah satu penyebabnya, polarisasi masyarakat Indonesia dalam afiliasi politik mereka.

Senin, 26/03/2018 18:48 3

Close