... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Advokat GNPF Sudah Prediksi PK Ahok Bakal Ditolak

Foto: Koordinator pengawalan sidang Ahok dari Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Advokat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Nasrullah Nasution memberikan tanggapan soal ditolaknya Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama oleh Mahkamah Agung (MA). Ia menilai, penolakan tersebut sudah diprediksi sejak awal.

“Tidak diterimanya PK Ahok sudah diprediksi secara analisa hukum sejak awal,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (27/03/2018).

Nasrullah menjelaskan, perkara hukum Buni Yani yang dijadikan novum (bukti baru) belum berkekuatan hukum tetap karena proses hukumnya masih berlanjut.

“Di sisi lain, dakwaan terhadapnya (Buni Yani.Red) juga jauh berbeda,” lanjutnya.

Lebih jauh, Nasrullah mengatakan tidak ada celah hukum yang membenarkan perbuatan Ahok dan membantah vonis PN Jakarta Utara terhadapnya.

Ahok melalui penasihat hukumnya mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas kasus penodaan agama yang dilakukannya. Kuasa hukum Ahok beralasan ada kekhilafan majelis hakim dalam memutus perkara pernodaan agama yang didakwakan padanya. PK Ahok diajukan pada 2 Februari 2018 lalu.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Pemberontak Hutsi Serang Masjid dan Sekolah di Heis

Pemberontak Syiah Hutsi meluncurkan rudal yang menargetkan kawasan pemukiman, masjid dan sekolah di Distrik Heis, Al-Hudaydah.

Selasa, 27/03/2018 11:15 0

Amerika

Penembak 6 Jamaah Masjid Quebec Merasa Tak Bersalah

Seorang pria Kanada menyatakan tidak bersalah setelah membunuh enam jamaah Muslim di sebuah masjid di Quebec City pada 2017. Ia menolak semua dakwaan jaksa, menurut laporan BBC pada Selasa (27/03/2018).

Selasa, 27/03/2018 10:45 0

Video Kajian

Kiblat Review: 7 Tahun Krisis Suriah (1)

KIBLAT.NET – Kiblat Review: 7 Tahun Krisis Suriah. Krisis Suriah belum memperlihatkan titik terang sampai...

Selasa, 27/03/2018 10:10 0

Arab Saudi

Pasca Serangan Rudal Balistik Hutsi, Saudi Ancam Iran

Maliki mengatakan bahwa rudal-rudal yang diluncurkan oleh Hutsi ke beberapa kota Saudi, di antaranya jenis Qiyam, Zalzal dan Syiyad. Seluruh jenis rudal itu merupakan buatan Iran.

Selasa, 27/03/2018 09:11 0

Video Kajian

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq?

Mengapa Kita Diperintah Untuk Bersama Orang yang Siddiq? Pertanyaan sederhana bagi hamba-Nya darai At-Taubah: 119 itu adalah apa dan siapa orang-orang yang benar (siddiq) itu? Sehingga kita diperintah oleh-Nya untuk bersama mereka? Simak ulasannya berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 09:00 0

Video Kajian

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah?

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Ghouta Suriah? Ada sejatinya yang terjadi terhadap kaum muslimin di Ghouta, Suriah? Apa motif di balik serangan rezim? Simak ulasannya dalam kajian berikut ini!

Selasa, 27/03/2018 08:49 0

Suriah

Jaisyul Islam Bantah Sepakati Tinggalkan Ghouta Timur

saat ini tengah berlangsung negosiasi dengan Rusia bertujuan untuk tetap di Duma, bukan keluar dari kota. Ia juga menuduh rezim berupaya mengubah demografi Ghouta Timur dengan mengusir warga untuk diganti penduduk baru.

Selasa, 27/03/2018 07:06 0

Tarbiyah Jihadiyah

Syair “Akhi Anta Hurrun”, Teladan Keteguhan dari Sayyid Qutb

Salah satu syair yang begitu dalam maknanya adalah karya Sayyid Qutb rahimahullah. Sebuah syair yang mengajarkan keteguhan dan makna perjuangan.

Selasa, 27/03/2018 05:02 0

Suara Pembaca

Mari Berdonasi untuk Keluarga yang Sedang Jalani Proses Hijrah Ini

KIBLAT.NET – Hijrah, bukan hanya berpindah dari keburukan menuju kebaikan, namun semua proses untuk menjadi...

Senin, 26/03/2018 19:17 0

Manhaj

Siyasah Syariyah; Perhatikan Dua Kondisi Ini Sebelum Memutuskan Coblos atau Golput

Tahun 2018 ini adalah bagian dari tahun-tahun politik dengan penyelenggaraan Pilkada, dan ujungnya Pilpres 2019. Dibanding dengan tahun-tahun politik lainnya, rententan penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres kali ini dipastikan akan lebih “rame.” Salah satu penyebabnya, polarisasi masyarakat Indonesia dalam afiliasi politik mereka.

Senin, 26/03/2018 18:48 3

Close