... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jual Senjata ke Arab Saudi, Amerika Serikat Terima Rp13.700 Triliun

Foto: Senjata anti tank TOW buatan Amerika Serikat

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat telah menyepakati penjualan persenjataan militer dengan Arab Saudi, yang nilainya tak kurang dari 1 miliar dolar atau sekira Rp 13.700 Triliun.

Kesepakatan jual beli senjata itu dilakukan saat Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Muhammad Bin Salman mengunjungi Amerika Serikat baru-baru ini. Kedua negara menyepakati transaksi tersebut saat Bin Salman bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jamaes Mattis, Rabu (21/03/2018).

Juru bicara pemerintahan Donald Trump pada Kamis (22/03/2018) mengatakan transaksi senilai 1 miliar dolar tersebut termasuk penjualan senjata anti tank jenis TOW dan 6.600 misil. Penjualan senjata anti tank itu senilai 670 juta dolar.

Kesepakatan lainnya adalah pemeliharaan helikopter yang nilainya mencapai 106 juta dolar. Selain itu Amerika juga menyediakan suku cadang kedaraan militer darat yang kontraknya mencapai 300 juta dolar.

“Permintaan misil TOW 2B dan dukungan teknis diajukan Arab Saudi dalam rangka pengembangan kemampuan pertahanan darat yang terintegrasi,” kata juru bicara itu.

Penjualan ini merupakan realisasi dari kesepakatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi dalam kunjungan Trump ke Riyadh tahun lalu. Sebuah sumber resmi menyebut kedua negara telah menyetujui kontrak yang total nilainya mencapai 100 miliar dolar.

Sumber: Al Arabiya
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Tiada Kemuliaan Tanpa Islam

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Tiada Kemuliaan Tanpa Islam. Kedudukan yang mulia dan terhormat di tengah-tengah...

Sabtu, 24/03/2018 15:12 0

Indonesia

Soal Larangan Cadar, Menteri Agama Dukung IAIN Bukittinggi

Menteri Lukman menampik bahwa kode etik yang diberlakukan oleh IAIN Bukittinggi yang menlarang penggunaan cadar telah menyentuh ranah agama

Sabtu, 24/03/2018 14:01 1

Indonesia

NU-Muhammadiyah Minta Pemerintah Serius Kurangi Kemiskinan dan Kesenjangan Ekonomi

NU dan Muhammadiyah Minta Pemerintah Serius Kurangi Kemiskinan dan Kesenjangan Ekonomi

Sabtu, 24/03/2018 13:42 0

Opini

Refleksi 7 Tahun Konflik Suriah: Haruskah Assad Dibiarkan Menang?

Perdebatan mengenai apa yang seharusnya dilakukan untuk mengakhiri kekacauan di Suriah telah menciptakan perang narasi yang tak kalah dahsyat.

Jum'at, 23/03/2018 19:51 0

Indonesia

IHW: Pemerintah Harus Jelas Soal Mandatori Sertifikasi Halal

irektur Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah menegaskan bahwa pemerintah harus tegas lembaga mana yang menjalankan sertifikasi halal. Apakah oleh BPJH atau LPPOM MUI.

Jum'at, 23/03/2018 16:08 0

Indonesia

Jawab Tuntutan Ormas, IAIN Bukittinggi Tetap Larang Penutup Wajah

Menjawab tuntutan Aliansi Umat Islam yang mensomasi IAIN Bukittinggi pada Senin (19/03/2018), IAIN Bukittinggi pada Selasa (20/03/2018) mengeluarkan tanggapan resmi.

Jum'at, 23/03/2018 14:49 1

Indonesia

Nasehat Buya Gusrizal untuk Mahasiswa IAIN Bukittinggi

Buya Gusrizal menduga bahwa ada usaha dari pihak kampus untuk membenturkan mahasiswa dan masyarakat setempat. Hal itu terjadi setelah datangnya 10 orang perwakilan ormas Islam dan lembaga adat setempat yang memprotes larangan cadar di IAIN Bukittinggi.

Kamis, 22/03/2018 22:53 0

Indonesia

Sekjen MUI Pusat Tegaskan Larangan Cadar Dapat Picu Ketegangan

Dr Anwar Abbas, Sekjen MUI Pusat menghimbau agar IAIN Bukittinggi untuk mencabut larangan bercadar. Pria berdarah Minang ini sangat khawatir bila dilarangnya cadar dapat berujung pada ketegangan antara masyarakat dan pihak kampus.

Kamis, 22/03/2018 22:05 1

Indonesia

Sekjen MUI Pusat: Sebaiknya IAIN Bukittinggi Contoh UIN Yogyakarta

Dr Anwar Abbas, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Pusat menghimbau agar IAIN Bukittinggi mencabut larangan bercadar. Pasalnya, aturan yang diterapkan kampus itu dikhawatirkan dapat memicu ketegangan.

Kamis, 22/03/2018 21:36 0

Indonesia

Peneliti Kemenag Sebut Kerukunan di Papua Tinggi

Di saat isu protes Persekutuan Gereja Jayapura ke umat Islam mencuat, keberagamaan di Papua disebut tinggi. Hal itu dikatakan oleh Peneliti Kemenag, Raudatul Ulum.

Kamis, 22/03/2018 21:00 0

Close