... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ciduk Pasangan Mesum di Hotel, Laskar FPI Klaten Tak Lakukan Kekerasan

Foto: Empat orang Laskar FPI Klaten dilaporkan ke polisi dan dihadapkan ke pengadilan setelah menggerebek pasangan mesum di hotel

KIBLAT.NET, Klaten – Sidang perkara yang melibatkan Laskar Pembela Islam FPI Klaten kembali diadakan di Pengadilan Negeri Klaten, Kamis (22/3/18). Persidangan kali ini mengagendakan pemeriksaan 5 orang saksi dari jaksa penuntut umum.

Pengadilan Negeri Klaten menyidangkan perkara kasus penggerebekan laskar FPI terhadap sejumlah pasangan mesum, yang salah satunya merupakan oknum polisi. Saksi yang dihadirkan jaksa termasuk saksi pelapor dan saksi dari kepolisian.

Agenda pertama sidang memeriksa saksi I, Andang Kurniawan, pegawai hotel Srikandi yang menjadi lokasi penggerebekan laskar FPI. Ia menceritakan kronologi adanya penggeledahan dari anggota FPI Klaten. Di hadapan hakim dia mengaku para laskar FPI tersebut tak melakukan kekerasan dalam aksinya.

“Tidak keras sih, ya biasa aja gitu,” ujar Andang.

“Datang tanya ke saya daftar tamu, sudah gitu langsung ke kamar yang saya tunjuk,” imbuhnya.

Setelah terjadi penggeledahan, ia mengaku melapor kepada atasannya yang kemudian memerintahkannya untuk melapor ke Polsek setempat. Sekembali dari Mapolsek, para tamu hotel sudah berada di luar kamar. Ia mengaku tidak tahu kalau di dalam kamar hotel ada dari pasangan mesum, karena ia mengaku hanya sebagai kasir hotel.

Berselang sekitar 15 menit, terang Andang, seorang aparat kepolisian datang dan langsung menemui anggota FPI yang tengah berjaga di lorong hotel. Sebelumnya, Laskar FPI telah memeriksa 6 kamar, dan menciduk empat pasangan mesum. Menyusul kemudian beberapa anggota kepolisian dengan mengenakan pakaian preman.

BACA JUGA  200 KK Rohingya Nikmati Daging Kurban dari Indonesia

Polisi segera membawa empat pasangan mesum dan keempat anggota FPI Klaten ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Pelaku kumpul kebo yang digelandang polisi belakangan diketahui salah satunya merupakan anggota kepolisian.

Meski begitu, Andang mengaku tidak mengetahui pihak yang melaporkan perkara yang mengakibatkan penahan kepada keempat anggota FPI Klaten. Mereka kemudian ditahan selama hampir tiga bulan, terhitung sejak 24 Desember 2017.

Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar menilai saksi tidak konsisten pada keterangan. “Saksi itu juga mengatakan tidak ada tindak kekerasan apapun dari anggota FPI. Ini membuat jaksa kelabakan dan bingung,” ungkapannya kepada kiblat.net di Pengadilan Negeri Klaten pada Kamis (22/3/18).

“Perkara sangat jelas bahwa ini kasus sangat dipaksakan, dan mulai trbukti dugaan kriminalisasi atas laskar laskar itu,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa 4 anggota laskar FPI melakukan pengecekan di Hotel Srikandi Prambanan, untuk mencegah perbuatan mesum pasangan tak sah. Namun, langkah itu justeru membuat mereka diperkarakan diajukan ke meja hijau.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Daun Pohon Sebagai Bukti Adanya Allah, Kok Bisa?

Orang-orang menjadi heran dan terperanjat dengan jawaban ini, mereka bertanya, "Bagaimana mungkin daun pohon besar ini menjadi bukti adanya Allah?"

Kamis, 22/03/2018 14:35 0

Amerika

Trump: Saudi Negara Kaya, Mereka Akan Memberikan Kekayaan Itu untuk AS

Trump juga menyinggung besarnya angka pembelian perangkat keras militer AS oleh Saudi, mulai dari kapal hingga pertahanan rudal ke pesawat dan kendaraan tempur.

Kamis, 22/03/2018 13:23 0

Suriah

Hari Ini Ribuan Pejuang dan Warga di Ghouta Timur akan Dievakuasi ke Idlib

Ribuan pejuang Suriah dan keluarga mereka akan dievakuasi dari Harasta, sebuah kota yang dikepung di wilayah Ghouta Timur, sebuah provinsi yang dikuasai oposisi di Suriah utara, lapor media dan kelompok pejuang.

Kamis, 22/03/2018 12:59 0

Opini

Hati-hati Hoax

KIBLAT.NET – Begitu dahsyat fitnah dunia. Tidak tanggung-tanggung bahkan sampai merambah ke dalam ranah dakwah....

Kamis, 22/03/2018 11:51 0

Opini

Feminisme, Sebuah Sejarah Tentang Sisi Gelap Kaum Perempuan

Islam mengatur tata cara dalam berhubungan antara pria dan wanita dalam berbagai kehidupan sehari-hari, yang mana hal tersebut dilakukan adalah dalam rangka melestarikan jenis manusia dan tidak semata-mata bersifat seksual.

Kamis, 22/03/2018 10:40 0

Fikih

Boleh Memperbanyak Puasa di Bulan Rajab, Asalkan…

Hadits ini –kalaupun shahih- menunjukkan dianjurkannya berpuasa pada bulan-bulan Haram. Maka, barangsiapa berpuasa di bulan Rajab ini, lalu dia juga berpuasa di bulan-bulan Haram lainnya, maka hal itu tidak mengapa. Sedangkan jika dikhusukan berpuasa pada bulan Rajab, maka tidak dibenarkan dalam syariat.

Rabu, 21/03/2018 17:45 0

Amerika

Dianggap Tak Efektif, Senat AS Evaluasi Teknik Interogasi CIA

Interogator CIA mengintimidasi para tahanan dengan ancaman akan menyakiti keluarga mereka. Termasuk ancaman untuk menyakiti anak-anak mereka, ancaman pelecehan seksual terhadap ibu mereka, dan ancaman untuk menggorok seorang ibu tahanan.

Rabu, 21/03/2018 17:07 0

Amerika

Paket Bom Secara Berkala Hantui Texas, Pelaku Masih Diselidiki

Sebuah paket berisi bom meledak di pusat layanan kurir FedEx yang mencederai satu pekerja di dekat San Antonio, Texas pada Selasa (20/03/2018). Sebelumnya, serangkaian ledakan juga terjadi di ibu kota Austin bulan ini.

Rabu, 21/03/2018 14:34 0

Iran

Iran Bantah Tuduhan Pangeran Salman, Sembunyikan Hamzah bin Ladin

Pangeran Mohammad mengatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi CBS bahwa Iran melindungi operasi Al-Qaeda, termasuk beberapa kerabat Osama bin Laden.

Rabu, 21/03/2018 09:30 0

Amerika

Senat AS Tolak Cabut Dukungan terhadap Saudi dalam Konflik Yaman

Hasil pemungutan suara di Senat menunjukkan mayoritas anggota menolak resolusi dengan jumlah suara 55 anggota. Sementara anggota yang mendukung lebih sedikit, hanya 44 suara.

Rabu, 21/03/2018 07:58 0

Close