Tak Ada Putusan DK PBB yang Lindungi HAM di Suriah

KIBLAT.NET, Washington – Ketua Komisi Tinggi PBB untuk Kemanusiaan, Pangeran Zeid bin Raad Al-Hussein, Senin (19/03), mengkritik keras Dewan Keamanan (DK) PBB yang gagal membela Hak Asasi Manusia (HAM) dan mencegah lebih banyak kerugian nyawa di Suriah. Saat ini, sudah setengah juta lebih orang tewas akibat konflik di Suriah.

“Konflik Suriah dicirikan oleh pengabaian mutlak terhadap prinsip dan hukum yang paling dasar,” kata Pangeran Zeid.

Dia menambahkan bahwa banyak yang berusaha mendokumentasikan pelanggaran HAM ditangkap, disiksa atau dibunuh. DK PBB tak mungkin bisa berkorban seperti para pejuang HAM yang berada di seluruh penjuru Suriah.

“Tak ada keputusan (dari DK PBB) untuk membela HAM dan mencegah korban jiwa lebih banyak,” kritiknya.

Pernyataan Pangeran Zeid ini datang tak lama setelah Rusia memboikot pertemuan Dewan Keamanan, yang dijadwalkan Pangeran Zeid akan melaporkan pelanggaran HAM di Suriah. Pertemuan itu akhirnya tetap digelar tidak resmi dengan diikuti 15 negara anggota DK PBB.

Zaid juga mengkritik keras penggunaan hak veto di Dewan Keamanan untuk melindungi “pelaku kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang di Suriah dan di tempat lain.”

Seperti diketahui, Rusia yang merupakan pendukung terbesar Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menggunakan hak veto hampir 12 kali untuk mencegah Dewan Keamanan untuk mengambil tindakan atas Suriah sejak konflik dimulai pada 2011.

BACA JUGA  Donald Trump Pecat Menhan AS Mark Esper

“Kegagalan untuk melindungi kehidupan dan hak-hak jutaan orang tidak hanya merongrong kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tetapi juga legitimasinya,” pungkas Zaid.

Sumber: Reuters Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat