... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Milisi Pro Rezim Suriah Jadikan Warga Sipil Sebagai Tameng Hidup

Foto: Warga Ghouta, Suriah mengungsi

KIBLAT.NET, Damaskus – Setelah memecah Ghouta Timur menjadi 3 daerah kantong, rezim Assad kembali mengintensifkan serangan ke wilayah pertahanan oposisi sejak hari Kamis (15/03) kemarin. Selain itu, mereka juga menargetkan kota-kota seperti Saqba, Zamalka, dan Hamuriyah yang menewaskan sedikitnya 90 warga sipil. Berbagai laporan menyebutkan bahwa milisi-milisi pro Assad memanfaatkan warga sipil sebagai tameng hidup.

Koresponden Orient News mengatakan warga sipil diperbolehkan meninggalkan kota Hamuriyah pada hari Kamis (15/03) setelah melalui komunikasi dengan milisi pendukung rezim. Dalam negosiasi itu disepakati milisi bersenjata pro rezim akan menggunakan mereka, penduduk sipil, sebagai tameng hidup untuk menginfiltrasi kota di bagian selatan yang terkepung.

Secara bersamaan, pasukan milisi Assad dengan dukungan udara Rusia mengintensifkan serangan artileri ke Kafrbatna, Hamuriyah, Zamalka, Saqba, dan Ain Tarma. Sedikitnya 40 warga sipil dilaporkan tewas akibat serangan itu. Menurut laporan di lapangan, pasukan rezim membombardir kota Kafarbatna sepanjang malam menggunakan bom yang mengandung bahan kimia berbahaya fosfor putih.

Sekutu Assad, yaitu Rusia, pada hari Rabu mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama 2 hari untuk memberi kesempatan masuknya bantuan kemanusiaan. Namun demikian, menurut laporan portal berita Interfax, pasukan milisi pro-Assad terus menembaki daerah tersebut dengan bom-bom artileri pada saat konvoi bantuan PBB memasuki kota.

Menlu Rusia Sergey Lavrov secara sepihak mengklaim bahwa militer Rusia & rezim Assad telah memperpanjang gencatan senjata di pinggiran Damaskus yang dikontrol oposisi untuk memberi kesempatan penduduk sipil mengungsi. (Dan) polanya selalu sama, walaupun Lavrov telah mengumumkan gencatan senjata, serangan-serangan artileri Assad masih terus berlanjut yang menewaskan 50 warga sipi setempat.

BACA JUGA  Pasca Kematian Baghdadi, Begini Peta Keberadaan ISIS

Redaktur: Yasin Muslim
Sumber: Orient

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Hoaks Juga Diproduksi Penguasa

Sikap aparat hukum yang tidak berlaku adil menjadi pemicu lahirnya hoaks

Sabtu, 17/03/2018 10:40 0

Indonesia

Ada Kelainan pada Darah, Ustadz Abu Bakar Baasyir Kembali Diperiksa di RSCM

Dokter RSCM menemukan adanya kelainan pada darah Ustadz Abu Bakar Baasyir

Sabtu, 17/03/2018 10:09 0

Indonesia

IAIN Bukittinggi Bersikukuh Larang Cadar di Kampus

Ridha bersikukuh bahwa IAIN Bukittinggi akan menjalankan kode etik tersebut. Menurutnya, kode etika berbusana merupakan kesepakatan dari mayoritas akademika kampus.

Sabtu, 17/03/2018 08:40 2

Indonesia

Dahnil Sebut Ada Hambatan Non-Teknis dalam Kasus Teror Novel, Apa Maksudnya?

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan ada hambatan non teknis dalam kasus Novel

Sabtu, 17/03/2018 08:21 0

Indonesia

Ada Kegamangan Liberalisme dalam Kasus Pelarangan Cadar

Seharusnya kampus menjadi tempat beradu gagasan dan argumen, bukan represifitas

Jum'at, 16/03/2018 22:46 0

Indonesia

Neraca Perdagangan Defisit, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Makin Sulit

Neraca perdagangan Indonesia dalam tiga bulan terakhir kembali defisit

Jum'at, 16/03/2018 22:16 0

Indonesia

Rakernas 2018, BAZNAS Berharap Terdepan Atasi Kemiskinan

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018 di Denpasar, Bali pada 21-23 Maret mendatang. Rakernas akan mengusung tema "Penguatan Kapabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ)".

Jum'at, 16/03/2018 20:57 0

Indonesia

Pemerintah Dituntut Tingkatkan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Mohammad Faisal, PhD, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics mendorong pemerintah untuk segera menempatkan upaya peningkatan daya saing industri manufaktur secara komprehensif sebagai agenda utama ke depan.

Jum'at, 16/03/2018 20:53 0

Indonesia

MUI Sumbar Bantah Cadar Bagian Budaya Arab

Ketua Mejelis Ulama Indonesia Sumatra Barat, Buya Gusrizal Garahar membantah pandangan bahwa cadar adalah budaya Arab. 

Jum'at, 16/03/2018 19:53 1

Indonesia

Muhammadiyah Akan Praperadilankan Kasus Siyono

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa tim kuasa hukum keluarga Siyono dari Muhammadiyah akan melakukan praperadilan atas kasus Siyono.

Jum'at, 16/03/2018 19:37 0

Close