... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Sumbar Bantah Cadar Bagian Budaya Arab

Foto: Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar (foto: facebook Buya Gusrizal Gazahar)

KIBLAT.NET, Bukittinggi – Ketua Mejelis Ulama Indonesia Sumatra Barat, Buya Buya Gusrizal Gazahar  membantah pandangan bahwa cadar adalah budaya Arab.

Menurut penjelasan Buya Buya Gusrizal Gazahar, para ulama memiliki berbagai macam cara pandang tentang cadar. Tetapi tidak satupun yang melarang atau mengharamkannya. Sebaliknya, cadar merupakan anjuran. Khilafiyah terjadi pada tingkatan pensyariatannya, apa cadar itu mubah, sunnah atau bahkan wajib.

“Mejelis Ulama tidak akan terima kalau cadar itu dilarang. Karena dalam kajian kami, tidak ada khilafiah dalam urusan boleh atau tidak boleh. Khilafiah itu pada kekuatan perintahnya. Apakah itu sampai ke tingkat wajib atau sampai ke tingkat sunnah atau mubah,” saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (15/03/2018)

Akan tetapi, Buya Gusrizal tak menampik bahwa masih ada yang salah memahami cadar. Termasuk yang mengatakan bahwa cadar itu budaya Arab. Buya Gusrizal membantah akan hal itu. Ia menjelaskan bahwa bercadar merupakan bagian dari ibadah. Hal itu dikemukakan karena para ulama fiqih banyak yang membahasnya dan termasuk ke dalam bab berpakaian.

Selain itu, alasan lainnya yang dikemukan Buya Gusrizal, merujuk pada pengertian sunnah. Yaitu segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW dalam bentuk qaul (ucapan), fi’il (perbuatan), dan taqrir (penetapan).

Dalam hal ini, Buya Gusrizal menjelaskan, cadar merupakan salah satu taqrir Nabi SAW. Buktinya, cadar sudah ada semenjak zaman Nabi Muhammad SAW dan dilakukan di hadapannya namun tak ada larangan. Justru Nabi membiarkannya.

BACA JUGA  2 Anggota TNI Luka Serius Kena Ledakan Monas, Polisi: Ini Kan Hanya Granat Asap

“Kalau kalau toh itu tradisi menurut pandangan mereka, bukankah tradisi itu dilakukan di hadapan Nabi. Bahkan bukan oleh orang lain, istri-istri Nabi pun memakainya, sahabat sahabat wanita Nabi memakainya, tidak ada Nabi melarang satu pun. Nah, kalau perbuatan dilakukan oleh sahabat di hadapan Rasul dan Rasul diam, tidak mungkin perbuatan itu salah,” jelasnya.

Buya menegaskan bahwa Nabi SAW tidak mungkin diam melihat sesuatu hal yang mungkar. Pembiaran cadar di zaman Nabi ini menjadi tanda bahwa memakai cadar menjadi salah-satu taqrir Nabi Muhammad SAW.

“Beliau senang istri-istri Beliau bercadar semua. Itu tanda ikrar dari Nabi Muhammad. Bukankah ikrar ini merupakan salah satu dari sunnah nabi? Sunnah itu selama ini kita didefinisikan ‘Apa yang dilakukan oleh Nabi baik itu dari perkataan perbuatan maupun ketetapannya. Bukankah itu taqriri Nabi?” paparnya.

“Tetapi kalau mereka bersikeras itu adat, walaupun itu salah, biarlah. Karena adat jahiliyah tidak seperti itu. Kalau ada jahiliyah semacam itu tidak akan muncul dalil yang berbunyi ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka’,” tutupnya.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “MUI Sumbar Bantah Cadar Bagian Budaya Arab”

  1. ihsan

    Kalo ngga gubris ulama artina mereka ngikut thagut tuh

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Masuk Islam Secara Kaffah, Apa Artinya?

Masuk Islam Secara Kaffah, Apa Artinya? Sebagai mukmin, Allah memerintahkan kita untuk masuk ke dalam Islam secara kaffah atau keseluruhan, tanpa pengecualian apa kedudukan dan pekerjaan kita. Bagaimana makna masuk ke dalam Islam secara kaffah itu dalam kehidupan kita? Simak penjelasannya dalam kajian ini!

Jum'at, 16/03/2018 16:55 0

Video Kajian

Tiga Cara Hadapi Godaan dalam Beragama

Tiga Cara Hadapi Godaan dalam Beragama. Tiga Cara Hadapi Godaan dalam Beragama. Banyak godaan dengan berbagai bentuk menghadang mukmin, untuk membuktikan apakah dia istiqamah dalam keimanan atau luntur seiring waktu berlalu. Bagaimana cara menghadapi semua itu? Simak khutbah Jumat berikut ini!

Jum'at, 16/03/2018 16:39 0

Foto

[Foto] Perang Suriah: 7 Tahun, 7 Foto dari Suriah

Berikut ini gambar-gambar dari tahun ke tahun yang dipilih media Al-Jazeera mewakili tahun-tahun penuh dengan dentuman bom dan kucuran darah penduduk Bumi Syam yang diberkahi.

Jum'at, 16/03/2018 14:58 0

Editorial

Editorial: 7 Tahun Suriah, Derita Tanpa Jeda

Tragedi kemanusiaan di Suriah perlu diyakini tidak akan bisa dirusak dengan upaya-upaya semacam itu. Saking banyaknya bukti, bau busuk kebohongan dengan sendirinya akan tercium. Seorang yang jujur akan mampu menyibak kabut kepalsuan dengan hati nurani, kecuali jika di dalam hati terdapat rasa iri dan benci.

Jum'at, 16/03/2018 14:31 0

Suriah

Pengusiran Warga Ghouta Timur Dimulai

Ribuan warga sipil, Kamis (15/03), berbondong-bondong mengungsi dari Kota Hamuriyah dan sekitarnya

Jum'at, 16/03/2018 14:16 0

Khutbah Jum'at

Ujian Bagi Manusia dan Rahasia Menghadapinya

Ujian Bagi Manusia dan Rahasia Menghadapinya Khutbah I الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى السرائرَ،...

Jum'at, 16/03/2018 14:15 0

Amerika

Tiga Pelaku Pemboman Masjid di Illinois Dibekuk Aparat

Tiga orang anggota dari sebuah komunitas di Illinois, Amerika Serikat ditangkap oleh kepolisian pada Selasa lalu (13/03/2018) atas dakwaan pemboman sebuah Masjid di kawasan Minneapolis pada 2017 lalu.

Kamis, 15/03/2018 17:13 0

Irak

Haider Al-Abadi: Korupsi Lebih Berbahaya dari Terorisme

Abadi bersumpah untuk membasmi kejahatan itu secara sistematis. "Anda akan melihat hasilnya," tambahnya meyakinkan publik.

Kamis, 15/03/2018 09:57 1

Suriah

Pasca Serangan Udara di Daraa, AS dan Rusia Bertemu di Yordania

Amerika Serikat meminta Rusia menggunakan pengaruhnya untuk menekan rezim Suriah mengehentikan serangan udara di Suriah selatan. AS dan Rusia telah menandatangani kesepakatan gencata senjata di wilayah yang dikendalikan oleh faksi-faksi dukungan Barat itu.

Kamis, 15/03/2018 07:25 0

Suara Pembaca

RBC Sinergi Foundation Segera Bangun Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak

RBC Sinergi Foundation Segera Bangun Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak

Rabu, 14/03/2018 17:55 0

Close