... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Serangan Udara di Daraa, AS dan Rusia Bertemu di Yordania

Foto: Serangan udara rezim di Daraa.

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat meminta Rusia menggunakan pengaruhnya untuk menekan rezim Suriah mengehentikan serangan udara di Suriah selatan. Suriah selatan merupakan wilayah gencatan senjata yang disepakati AS dan Rusia tahun lalu.

Seorang sumber pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Al-Jazeera, Rabu (14/03), serangan udara yang beberapa hari terakhir menghantam Suriah selatan telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. Gencatan kembali diupayakan melalui markas pusat pengawas di ibukota Yordania, Amman. Markas itu disepakati menjadi pemantau pemberlakuan gencatan oleh kedua pihak.

Pejabat yang tak diungkap namanya itu membenarkan, telah digelar pertemuan darurat pasca serangan udara rezim Suriah ke Daraa tiga hari lalu. Pertemuan itu digelar di markas pusat pengawas gencatan di Amman pada Selasa (13/03). Pertemuan ini mengkaji kembali situasi di lapangan dan menjaga keberlangsungan gencatan.

“Mekanisme pemantauan telah digunakan setelah serangan yang menargetkan wilayah de-eskalasi di tenggara Suriah. Hal itu untuk mencegah kekerasan lebih luas,” kata pejabat tersebut.

Dia juga mengungkapkan, delegasi Yordania dan Rusia juga hadir dalam pertemuan. Seluruh delegasi sepakat mencegah segala upaya ekskalasi militer di daerah tersebut. Mereka menyayangkan serangan udara yang berlanjut di hari kedua.

AS, Rusia dan Yordania menyepakati gencatan senjata di Suriah selatan pada pertengahan 2017. AS dianggap sebagai kekuatan internasional yang mengendalikan kelompok-kelompok oposisi bersenjata di wilayah itu. Sementara Rusia berada di kubu rezim Bashar Assad.

BACA JUGA  Disokong Rusia, Rezim Assad Akan Buat Hagia Sophia Tandingan

Serangan udara di Suriah selatan terjadi pada Senin dan Selasa. Serangan ini terjadi di saat faksi-faksi di selatan membicarakan operasi militer untuk mengurangi tekanan di Ghouta Timur. Faksi oposisi menduga, serangan udara itu untuk memperingatkan agar tidak mengaktifkan front.

Dengan hasil kesepakatan pertemuan tiga negara pada Selasa, juga tak memungkinkan faksi-faksi oposisi mengaktifkan front baru untuk menolong Ghouta Timur. Bagaimana pun, pergerakan dan operasi mereka tergadai oleh kekuatan yang mendanai mereka.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kemenag Tegaskan Cadar Tidak Boleh Dilarang

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama (Kemenag), Kamaruddin Kamin turut bersuara soal isu pelarangan cadar di beberapa universitas. Ia menegaskan bahwa pihak kampus harus mempertanyakan kepada mahasiswi yang bercadar apa motivasinya menggunakan cadar.

Kamis, 15/03/2018 05:12 0

Indonesia

Kapolri Minta Proses Hukum ke Calon Kepala Daerah Ditunda, Kenapa?

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan jajarannya untuk menunda proses hukum bagi para calon Kepala Daerah. Ia mengklaim bahwa tindakan tersebut dalam rangka menghargai demokrasi.

Rabu, 14/03/2018 22:48 0

Indonesia

Sebelas Bulan Kasus Novel, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Sudah terhitung 11 bulan kasus Novel Baswedan berlalu dan kepolisian republik Indonesia belum menemukan pelakunya. Tepat pada 11 April 2017 lalu, penyidik KPK ini disiram air keras oleh orang tak dikenal usai menunaikan sholat subuh di masjid dekat rumahnya.

Rabu, 14/03/2018 22:33 1

Indonesia

Komisi III: Narkoba Merusak Kedaulatan Negara

Anggota Komisi III, Daeng Muhammad menyatakan bahwa penyelundupan narkoba dapat menyebabkan rusaknya kedaulatan bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut dikatakannya saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Indonesia darurat narkoba'.

Rabu, 14/03/2018 22:19 1

Indonesia

Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan

Rabu (14/03/2018) pagi, seluruh pejabat TNI baik TNI AD maupun TNI AL berbaris rapi di dalam gedung Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur. Selain petinggi dari Mabes TNI, terlihat juga beberapa pejabat Kepolisian Republik Indonesia.

Rabu, 14/03/2018 22:11 0

Indonesia

Korban Kekejaman PKI Bakar Bendera Palu Arit di Komnas HAM

para keluarga korban pun beranjak ke depan kantor Komnas HAM, mereka kemudian mengeluarkan spanduk yang bergambar logo PKI lalu menyiramnya dengan bensin kemudian membakar bendera tersebut sambil meneriakkan takbir dan yel-yel bakar PKI

Rabu, 14/03/2018 21:55 0

Indonesia

Klarifikasi Larangan Cadar, Kemenag Kirim Tim ke IAIN Bukittinggi

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan bahwa jajarannya akan mendalami kasus pelarangan cadar di IAIN Bukittinggi. Sebab, saat ini pihaknya belum mengetahui alasan pelarangan cadar tersebut.

Rabu, 14/03/2018 21:05 0

Indonesia

Menteri Agama: Pendidikan adalah Upaya Menghadirkan Nilai-nilai Tuhan

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut proses pendidikan tidak hanya sekedar mendidik, tetapi merupakan upaya menghadirkan nilai-nilai Tuhan

Rabu, 14/03/2018 19:33 0

Indonesia

Datangi Komnas HAM, Puluhan Keluarga Korban PKI Tuntut Ini

Puluhan keluarga korban kekejaman PKI hari ini mendatangi kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

Rabu, 14/03/2018 19:15 0

Suara Pembaca

RBC Sinergi Foundation Segera Bangun Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak

RBC Sinergi Foundation Segera Bangun Rumah Sakit Wakaf Ibu dan Anak

Rabu, 14/03/2018 17:55 0

Close