... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menhub Terapkan Kebijakan Ganjil-Genap di Tol Jakarta-Cikampek, Ini Alasannya

Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

KIBLAT.NET, Bekasi – Operasi Green Line dan Pemberlakuan Paket Kebijakan di Tol Jakarta-Cikampek khususnya di ruas pintu tol Bekasi Timur dan Barat mulai diberlakukan hari Senin (12/03/2018). Melalui kebijakan ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap masyarakat beralih menggunakan angkutan umum massal.

“Melalui kebijakan ini, akhirnya kita mengharapkan masyarakat itu beralih ke angkutan massal seperti LRT, MRT dan BRT,” kata Menhub dalam keterangan pers yang diterima Kiblat.net.

Operasi Green Line dan Pemberlakuan Paket Kebijakan meliputi Pengaturan Angkutan Barang (Gol. 3, 4 dan 5); Pengaturan Mobil Pribadi (Sistem Ganjil–Genap di Gate Tol); dan Prioritas Lajur Khusus Angkutan Umum (Bus Besar/Sedang). Kebijakan ini diambil untuk mengurangi dan menangani kemacetan di ruas Tol Jakarta–Cikampek.

Sebagai alternatif pemberlakuan pembatasan kendaraan pribadi ganjil-genap tersebut, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama operator menyiapkan bus Transjabodetabek Premium. Masing-masing 25 unit di Mega City Bekasi Barat dan 23 unit di Grand Dhika Bekasi Timur.

“Bagi pengguna kendaraan yang terdampak pembatasan ganjil-genap dari Bekasi ke arah Jakarta diharapkan beralih menggunakan angkutan umum yaitu bus Transjabodetabek Premium yang disiapkan. Masyarakat bisa juga menggunakan angkutan umum reguler yang sudah beroperasi di kedua pintu tol tersebut menuju ke Jakarta,” kata Budi.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Royke Lumowa mengatakan penerapan paket kebijakan tersebut dapat mengurangi kepadatan kendaraan di dalam tol hingga 20 persen. Namun, Royke mengakui kebijakan baru ini akan berdampak di jalan non-tol.

BACA JUGA  PKS: Gus Sholah Selalu Mendukung Perjuangan Kami

“Kendaraan yang tak sesuai aturan ganjil-genap terpaksa berpindah menggunakan akses sepanjang jalan Kalimalang,” ungkapnya seperti dikutip dari Liputan6.com.

Ke depannya kebijakan ini tidak hanya akan berlaku di Bekasi saja namun juga akan diberlakukan di Bogor, Depok dan Tangerang. Budi mengatakan akan terus melibatkan masyarakat secara maksimal.

“Sebesar apapun kritik dari masyarakat harus kita dengar dan kita coba dengan solusi bersama. Saya yakin kalau dari apa yang kita peroleh dari masyarakat, 90 persennya bersikap positif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi meyakinkan akan terus melakukan evaluasi dan pengamatan secara detail. Pihaknya bersama Polri dan stakeholder lainnya akan membentuk tim yang akan melakukan pantauan. Karena pada dasarnya kebijakan ini adalah upaya yang dilakukan secara terpadu.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono, Kepala Korlantas Polri Royke Lumowa.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi. Bagaimana makna “mencintai” yang bisa menjadi modal masuk surga itu? Bagaimana pula dengan seorang janda muda yang tidak mau menikah lagi karena berharap menjadi suami yang dicintainya, yang telah meninggal? Benarkah keyakinan demikian?

Selasa, 13/03/2018 10:28 0

Artikel

Milad ke-6 JITU: Perjuangan dan Harapan untuk Jurnalis Muslim

"Kode etik ini cukup berat dijalani, salah satunya dilarang menerima amplop sebab hal itu selalu melekat dengan wartawan. Akan tetapi bagi saya dengan menjalankan kode etik itu, justru menumbuhkan semangat wartawan untuk tidak memilah-milih dalam liputan atau narasumber. Senjata besar kita adalah semangat keimanan dan jiwa spiritual," tuturnya.

Selasa, 13/03/2018 09:14 0

Suriah

Jaisyul Islam Komunikasi dengan Rusia, Evakuasi Korban dari Ghouta Timur

militer Rusia mengatakan pihaknya telah mengevakuasi sedikitnya 52 sipil, termasuk di antaranya 26 anak-anak, dari Ghouta Timur. Evakuasi ini berlangsung setelah berdiskusi dengan pemerintahan setempat.

Selasa, 13/03/2018 08:27 0

Profil

Kisah Romantis Aminah Qutb dan Kamal As-Sananiri

Hancurlah hati Aminah Qutb. Suaminya yang ia tunggu hingga 19 tahun lamanya kembali meninggalkannya selama-lamanya di dunia. Kesedihannya yang begitu mendalam ia tuangkan dalam sebuah syair yang begitu syahdu dan dikenal banyak orang saat ini.

Selasa, 13/03/2018 05:11 3

Suara Pembaca

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

Senin, 12/03/2018 18:11 0

Myanmar

Setelah Dibakar, Desa Rohingya Dijadikan Markas Militer

Rakhine Stated telah berganti wajah. Menurut penjelasan Amnesty Internasional, kawasan yang dulunya merupakan perkampungan etnis Muslim Rohingya, kini diubah menjadi basis-basis militer.

Senin, 12/03/2018 18:08 0

Suriah

Warga Ghouta Timur Tak Lihat Cahaya Matahari Tiga Pekan

Mereka berlindung di ruang bawa tanah rumah masing-masing untuk menghindari gempuran pasukan rezim

Senin, 12/03/2018 16:35 0

Video Kajian

Dengki Kaum Yahudi Terhadap Umat Islam

KIBLAT.NET – Dengki Kaum Yahudi Terhadap Umat Islam. Dengki adalah rasa tidak sedang terhadap pihak...

Senin, 12/03/2018 15:57 0

Eropa

Sekelompok Pria Bertopeng Bakar Masjid di Jerman

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah masjid lain yang dikunjungi oleh masyarakat Turki di Jerman diserang pada hari Jumat.

Senin, 12/03/2018 14:51 0

Video News

Editorial: Tebang Pilih Kasus Hoaks

KIBLAT.NET – Editorial: Tebang Pilih Kasus Hoaks. Sejak Februari hingga awal Maret, kepolisian telah menangkap...

Senin, 12/03/2018 14:47 0

Close