... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bercadar di IAIN Bukittinggi, Dosen Ini Dinonaktifkan

Foto: IAIN Bukittinggi (foto: Instagram @iainbukittinggi)

KIBLAT.NET, Bukittinggi – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi memutuskan untuk menonaktifkan dosen bernama Dr. Hayati Syafri, S.S,M.Pd. Keputusan itu diambil oleh pihak kampus setelah dosen perempuan ini memakai cadar.

Saat dikonfirmasi oleh Kiblat.net pada Selasa (13/03/2018), Hayati mengaku telah dinonaktifkan sebagai pengajar sejak awal Februari 2018. Pasalnya, pihak kampus menilai, cadar yang ia kenakan telah melanggar kode etik berpakaian.

“Saya memakai cadar sejak tahun kemarin. Jadi, selama satu semester saya sudah pernah mengajar dengan memakai cadar. Karena hampir di awal-awal semester kemarin (genap 2017), saya memutuskan untuk menggunakan cadar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, sejak awal menggunakan cadar Hayati sempat dipanggil dan disidang oleh dewan kehormatan. Bahkan, sebelum keputusan itu disampaikan, ia beberapa kali mendapatkan desakan agar melepaskan cadar. Namun, penghentiannya sebagai pengajar tidak langsung disertai dengan surat keterangan resmi.

Baca juga: Lagi-lagi, Larangan Mahasiswi Bercadar Muncul di IAIN Bukittinggi

Menurut Hayati, pihak kampus memiliki cara pandang berbeda dalam masalah cadar. Dalam kode etik berbusana, IAIN Bukittinggi mensyaratkan agar seluruh penghuni kampus yang Muslim harus berpakaian rapi, formal dan sesuai dengan syariat Islam. Sayangnya, cadar tidak dikatagorikan sebagai pakaian yang formal.

Meski demikian, Hayati menegaskan bahwa dirinya mampu untuk meyakinkan semua pihak bahwa tak ada masalah dalam menggunakan cadar. “Saya bisa yakinkan bahwa bercadar itu termasuk rapi, formal dan pastinya sesuai dengan syariat Islam,” tegasnya.

BACA JUGA  Aliansi BEM-SI Kritisi Sikap Pemerintah Terkait Kebakaran Hutan Riau

Perlu diketahui, Hayati Safri merupakan salah-satu dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Bukittinggi. Ia mengajar di IAIN sejak tahun 2007, resmi mendapatkan SK dan berstatus PNS sejak tahun 2009.

Di awal semester genap 2017 Hayati memutuskan untuk menggunakan cadar. Kendati penampilan berubah, ia mengaku mahasiswanya tidak terganggu dan proses kegiatan belajar dan mengajar tetap berlangsung aman.

“Setelah memakai cadar, saya tanyakan kepada mahasiswa,’Umi memakai cadar, mengerti gak dengan cara umi mengajar? Terganggu gak dengan cadar umi?’ Dari mahasiswa yang saya ajar, menjawab tidak terganggu dan tidak masalah. Itu membuktikan, dengan wajah tertutup tidak menganggu proses pembelajaran. Karena juga banyak ulama-ulama yang terlahirkan dari guru-guru mereka yang bercadar,” ujarnya.

Meski telah dinonaktifkan, Hayati tetap mencintai IAIN Bukittinggi. Beliau sangat berharap agar cadar diizinkan dan memohon maaf atas ketidaknyamanan atas pemakaian cadar ini. Baginya, kampus yang terletak di kota wisata itu cukup berjasa mendidik dan membesarkan namanya dalam dunia pendidikan.

Kiblat juga telah berusaha mengontak pihak rektorat dan dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Bukittinggi. Namun sambungan telepon dan pesan singkat tak direspon yang bersangkutan.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Bercadar di IAIN Bukittinggi, Dosen Ini Dinonaktifkan”

  1. Maria Sitompul

    Terlalu…..

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Ulitimatum Jerman Soal Serangan Terhadap Masjid

Bozdag menambahkan bahwa Turki akan terus memantau perkembangan di Jerman. Dia juga meminta pihak berwenang Jerman untuk segera melakukan upaya melawan serangan teroris yang menargetkan komunitas Turki.

Selasa, 13/03/2018 18:37 0

Australia

Cegah Spionase, Dephan Australia Larang Penggunaan Aplikasi Chatting Buatan Cina

Departemen Pertahanan Australia melarang penggunaan aplikasi berbagi pesan buatan Cina, WeChat

Selasa, 13/03/2018 17:18 0

Kolom

Manusia, Komputer, dan Cadar

Bukan bermaksud mengolok-olok, tetapi saya justru semakin tak mengerti ketika larangan tersebut dicabut. Ketika melihat alasan pencabutannya adalah demi menjaga iklim akademik yang kondusif.

Selasa, 13/03/2018 17:12 0

Info Event

Ikutilah! Kajian Pranikah Bersama Ustadz Tri Asmoro di Jakarta

KIBLAT.NET – Akhir-akhir ini tema nikah muda mencuat dimana-mana. Sungguh ini adalah sebuah kemajuan yang bagus....

Selasa, 13/03/2018 16:58 0

Suriah

SOHR: 5 Juta Orang Lebih Tewas Selama 7 Tahun Krisis Suriah

Tanggal 15 Maret 2011 menjadi permulaan krisis setelah rezim Bashar Assad bertindak represif terhadap rakyatnya yang berdemo.

Selasa, 13/03/2018 11:48 0

Video Kajian

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi. Bagaimana makna “mencintai” yang bisa menjadi modal masuk surga itu? Bagaimana pula dengan seorang janda muda yang tidak mau menikah lagi karena berharap menjadi suami yang dicintainya, yang telah meninggal? Benarkah keyakinan demikian?

Selasa, 13/03/2018 10:28 0

Artikel

Milad ke-6 JITU: Perjuangan dan Harapan untuk Jurnalis Muslim

"Kode etik ini cukup berat dijalani, salah satunya dilarang menerima amplop sebab hal itu selalu melekat dengan wartawan. Akan tetapi bagi saya dengan menjalankan kode etik itu, justru menumbuhkan semangat wartawan untuk tidak memilah-milih dalam liputan atau narasumber. Senjata besar kita adalah semangat keimanan dan jiwa spiritual," tuturnya.

Selasa, 13/03/2018 09:14 0

Suriah

Jaisyul Islam Komunikasi dengan Rusia, Evakuasi Korban dari Ghouta Timur

militer Rusia mengatakan pihaknya telah mengevakuasi sedikitnya 52 sipil, termasuk di antaranya 26 anak-anak, dari Ghouta Timur. Evakuasi ini berlangsung setelah berdiskusi dengan pemerintahan setempat.

Selasa, 13/03/2018 08:27 0

Profil

Kisah Romantis Aminah Qutb dan Kamal As-Sananiri

Hancurlah hati Aminah Qutb. Suaminya yang ia tunggu hingga 19 tahun lamanya kembali meninggalkannya selama-lamanya di dunia. Kesedihannya yang begitu mendalam ia tuangkan dalam sebuah syair yang begitu syahdu dan dikenal banyak orang saat ini.

Selasa, 13/03/2018 05:11 3

Suara Pembaca

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

Senin, 12/03/2018 18:11 0

Close