... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bangun Instalasi Sterilisasi Air minum di Asmat, Baznas Diapresiasi Pemerintah

Foto: Kantor Baznas.

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membangun instalasi sterilisasi air minum di Asmat, Papua. Menurut Direktur Pendistribusian Zakat Nasional (Baznas), Mohd. Nasir Tajang, program ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah setempat.

“Bupati Asmat sangat bergembira dan mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang tinggi kepada Baznas yang telah memulai program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ini. Bupati berharap kasus penyakit akibat konsumsi air tidak bersih akan berkurang dan kesehatan masyarakat akan meningkat,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Selasa (13/03/2018).

Dia menjelaskan, air minum yang diberikan untuk masyarakat ini akan dikembangkan dengan sistem pembayaran murah atau barter dengan sampah plastik kemasan air minum.

“Dengan demikian, diharapkan Distrik Agats akan berkembang menjadi kota yang bersih dan indah. Namun bagi pasien yang dirawat di RSUD akan diberikan secara gratis,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Rumah Sehat Baznas Indonesia (RSBI) dr. Meizi Fachrizal Achmad, MSi, selaku ketua Tim Kriris Center BAZNAS menjelaskan, salah satu masalah terbesar pada masyarakat di Kabupaten Asmat adalah sulitnya mendapatkan air bersih.

“Hingga saat ini seluruh masyarakat masih mengandalkan sepenuhnya dari air hujan yang ditampung ke dalam tanur,” kata dr. Fachri yang mengepalai enam Rumah Sehat Baznas (RSB) yang terdapat di beberapa provinsi di Indonesia.

Kondisi ini, lanjut Fachri, mengakibatkan banyaknya kasus penyakit yang disebabkan kekurangan air bersih, seperti diare, kulit, dan sebagainya. Masalah air bersih ini, tutur dia, menjadi faktor penyebab terjadinya kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Wapres Harap Rakornas Perkuat Kerjasama Pemerintah Pusat dan Pemda

“Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat harus membeli air mineral dalam kemasan, memasak air dengan kompor gas atau kompor minyak yang harganya relatif mahal. Dengan pendapatan masyarakat Agast yang rata-rata masih rendah, hal ini tentu sangat memberatkan. Bahkan tidak sedikit warga yang langsung mengkonsumsi air hujan. Jika masalah ini tidak diselesaikan, maka kasus KLB bukan tidak mungkin akan terulang kembali,” ucap dia.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Ulitimatum Jerman Soal Serangan Terhadap Masjid

Bozdag menambahkan bahwa Turki akan terus memantau perkembangan di Jerman. Dia juga meminta pihak berwenang Jerman untuk segera melakukan upaya melawan serangan teroris yang menargetkan komunitas Turki.

Selasa, 13/03/2018 18:37 0

Australia

Cegah Spionase, Dephan Australia Larang Penggunaan Aplikasi Chatting Buatan Cina

Departemen Pertahanan Australia melarang penggunaan aplikasi berbagi pesan buatan Cina, WeChat

Selasa, 13/03/2018 17:18 0

Kolom

Manusia, Komputer, dan Cadar

Bukan bermaksud mengolok-olok, tetapi saya justru semakin tak mengerti ketika larangan tersebut dicabut. Ketika melihat alasan pencabutannya adalah demi menjaga iklim akademik yang kondusif.

Selasa, 13/03/2018 17:12 0

Info Event

Ikutilah! Kajian Pranikah Bersama Ustadz Tri Asmoro di Jakarta

KIBLAT.NET – Akhir-akhir ini tema nikah muda mencuat dimana-mana. Sungguh ini adalah sebuah kemajuan yang bagus....

Selasa, 13/03/2018 16:58 0

Suriah

SOHR: 5 Juta Orang Lebih Tewas Selama 7 Tahun Krisis Suriah

Tanggal 15 Maret 2011 menjadi permulaan krisis setelah rezim Bashar Assad bertindak represif terhadap rakyatnya yang berdemo.

Selasa, 13/03/2018 11:48 0

Video Kajian

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi

Masalah Janda Muda yang Tak Mau Nikah Lagi. Bagaimana makna “mencintai” yang bisa menjadi modal masuk surga itu? Bagaimana pula dengan seorang janda muda yang tidak mau menikah lagi karena berharap menjadi suami yang dicintainya, yang telah meninggal? Benarkah keyakinan demikian?

Selasa, 13/03/2018 10:28 0

Artikel

Milad ke-6 JITU: Perjuangan dan Harapan untuk Jurnalis Muslim

"Kode etik ini cukup berat dijalani, salah satunya dilarang menerima amplop sebab hal itu selalu melekat dengan wartawan. Akan tetapi bagi saya dengan menjalankan kode etik itu, justru menumbuhkan semangat wartawan untuk tidak memilah-milih dalam liputan atau narasumber. Senjata besar kita adalah semangat keimanan dan jiwa spiritual," tuturnya.

Selasa, 13/03/2018 09:14 0

Suriah

Jaisyul Islam Komunikasi dengan Rusia, Evakuasi Korban dari Ghouta Timur

militer Rusia mengatakan pihaknya telah mengevakuasi sedikitnya 52 sipil, termasuk di antaranya 26 anak-anak, dari Ghouta Timur. Evakuasi ini berlangsung setelah berdiskusi dengan pemerintahan setempat.

Selasa, 13/03/2018 08:27 0

Profil

Kisah Romantis Aminah Qutb dan Kamal As-Sananiri

Hancurlah hati Aminah Qutb. Suaminya yang ia tunggu hingga 19 tahun lamanya kembali meninggalkannya selama-lamanya di dunia. Kesedihannya yang begitu mendalam ia tuangkan dalam sebuah syair yang begitu syahdu dan dikenal banyak orang saat ini.

Selasa, 13/03/2018 05:11 3

Suara Pembaca

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

Senin, 12/03/2018 18:11 0

Close