... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

DPR dan Pemerintah Sepakati Kenaikan Biaya Haji

KIBLAT.NET, Jakarta- Kementrian Agama bersama Komisi VIII DPR RI telah sepakat untuk menaikkan biaya haji pada tahun 2018 kali ini. Menurut Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong, biaya haji tahun ini naik sebesar Rp. 345.290.

“Biaya haji tahun ini naik dibandingkan dengan BPIH tahun lalu sebesar Rp. 345.290 atau 0,99%,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Senin (12/03/2018).

Ia juga menjelaskan bahwa dengan peningkatan tarif haji kali ni, jamaah haji juga mendapatkan tambahan fasilitas. Di antaranya adalah jamaah haji akan mendapatkan makan sebanyak 40 kali di Makkah.

“Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang sebanyak 25 kali. Sedangkan di Madinah sebanyak 18 kali makan. Serta mendapat tambahan snack pagi di pemondokan Makkah,” jelasnya.

Selain itu, kenaikan tarif ini juga dialokasikan untuk peningkatan fasilitas di Armina. Yaitu untuk peningkatan kuantitas dan kualitas alat pendingin di tenda Arafah, tambahan toilet portable di Mina, dan penambahan Space untuk jamaah di Mina.

Ali juga menjelaskan bahwa pemerintah akan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi antar kota perhajian, dan pelayanan transportasi sholawat dengan penyesuaian rasio rata-rata 450 orang per-bus.

“Ada juga peningkatan koper dan tas kabin bagi jamaah haji, meningkatkan pelayanan embarkasi melalui peningkatan fasilitas sarana dan prasarana jamaah haji. Dan yang terakhir peningkatan kualitas catering dan layanan kesehatan di embarkasi,” tukasnya.

BACA JUGA  Musim Dingin di Suriah: Bayi yang Lahir Dipastikan Tak Bertahan

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

KID ABA Luncurkan ‘Hidayah Autism Centre’

Senin, 12/03/2018 18:11 0

Myanmar

Setelah Dibakar, Desa Rohingya Dijadikan Markas Militer

Rakhine Stated telah berganti wajah. Menurut penjelasan Amnesty Internasional, kawasan yang dulunya merupakan perkampungan etnis Muslim Rohingya, kini diubah menjadi basis-basis militer.

Senin, 12/03/2018 18:08 0

Suriah

Warga Ghouta Timur Tak Lihat Cahaya Matahari Tiga Pekan

Mereka berlindung di ruang bawa tanah rumah masing-masing untuk menghindari gempuran pasukan rezim

Senin, 12/03/2018 16:35 0

Video Kajian

Dengki Kaum Yahudi Terhadap Umat Islam

KIBLAT.NET – Dengki Kaum Yahudi Terhadap Umat Islam. Dengki adalah rasa tidak sedang terhadap pihak...

Senin, 12/03/2018 15:57 0

Eropa

Sekelompok Pria Bertopeng Bakar Masjid di Jerman

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah masjid lain yang dikunjungi oleh masyarakat Turki di Jerman diserang pada hari Jumat.

Senin, 12/03/2018 14:51 0

Video News

Editorial: Tebang Pilih Kasus Hoaks

KIBLAT.NET – Editorial: Tebang Pilih Kasus Hoaks. Sejak Februari hingga awal Maret, kepolisian telah menangkap...

Senin, 12/03/2018 14:47 0

Opini

Ekonomi Islam di Indonesia, Kini dan Nanti

Seiring dengan itu, maka dirasa perlu bagi kita untuk memetakan faktor yang menyebabkan permasalahan tersebut, pertama, masih minimnya peran ulama dalam mengimplementasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam kajian di masjid.

Senin, 12/03/2018 12:04 0

Suriah

Gempuran Tak Henti, Warga Ghouta Tak Sempat Gelar Pemakaman

Jenazah yang sudah dikafani dengan kain seadanya itu dikumpulkan di sebuah ruangan karena serangan udara yang terus terjadi.

Senin, 12/03/2018 10:05 0

Artikel

War On Hoax: Kritis Tanpa Hoax

Di Amerika Serikat pula, Hoax yang dampaknya sangat massif dan dibuat oleh penguasa atau pemerintah. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan George W. Bush. Ketika pada pada tahun 2002 menuduh pemeritah Irak di bawah Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal.

Senin, 12/03/2018 09:00 0

Suriah

Al-Jazeera: Militer Suriah Pecah Wilayah Ghouta Timur

Kondisi itu terjadi setelah militer Suriah dan sekutunya merebut kota Mudira yang terletak di sektor pusat Ghouta Timur. Sebelumnya, mereka merebut kota Beit Siwa dan Misraba.

Senin, 12/03/2018 07:57 0

Close