... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Berhijab Sesuai Syar’i Rumusnya 24:31+33:59, Apa Maksudnya?

Foto: Founder Hijab Syar'i Tangerang, Yola Al-Khansa

KIBLAT.NET, Jakarta – Founder Hijab Syar’i Tangerang, Yola Al-Khansa, menjelaskan bagaimana berhijab syar’i di saat fenomena berhijab masa kini yang masih cenderung semaunya bukan sebagaimana Allah perintahkan.

“Saya sharing seputar ‘Hijab ku Awal Hijrahku’. Menjelaskan bagaimana sekarang ini banyak muslimah yang berjilbab tapi semaunya, bukan yang Allah mau. Menjelaskan berhijab sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah lalu memotivasi kepada mereka yang baru berhijrah bahwa berhijrah itu memang tidak mudah tetapi Insyallah ketika sudah berhijrah semuanya akan lebih indah lagi,” ungkap Yola kepada Kiblat.net, Jumat (09/03/2018).

Ia menunjukkan bahwa fenomena berjilbab hari ini banyak yang bahkan bukan membawa ke Surga, tetapi menurut hadist malah tidak dapat mencium bau Surga. Salah satunya adalah dengan berjilbab namun malah menampakkan auratnya.

“Ada Jilboobs maupun Jipon (jilbab poni), menurut hadist mereka tidak bisa mencium bau surga padahal mencium baunya saja tidak bisa apalagi yang memasukinnya. Berjilbab sesuai syariat itu ada rumusnya sebenarnya, yaitu 24:31+33:59,” ungkap Yola.

Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud 24:31 adalah surat Annur ayat 31. Surat itu menjelaskan, berjilbab itu minimal menutupi dada. Sementara rumus 33:59 itu tercantum dalam surat Al-Ahzab ayat 59, yang menegaskan bahwa menutup seluruh tubuh dengan gamis, tidak transparan, tidak berlebih-lebihan, dan tidak mencolok warnanya.

“Adapun yang boleh terlihat itu hanya wajah dan telapak tangan termasuk kaki pun juga aurat dan harus ditutup,” imbuhnya.
Yola mengungkapkan, respon para peserta yang hadir disebutnya cukup antusias dan juga banyak terjadi dialog.

BACA JUGA  Keluarga Bisa Minta Pemerintah RI Desak AS Kembalikan Hambali

“Dan juga ada sesi Muhasabah tadi jadi banyak juga yang menangis iya semoga mudah-mudahan semakin termotivasi dalam berhijrah ini,” tukasnya.

Yola menjadi pembicara utama dalam Gerakan Menutup Aurat di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kegiatan yang digelar Lembaga Dakwah Kampus Ulil Albab UMJ ini ditujukan kepada muslimah.

Kegiatan berlangsung di Aula Pascasarjana dan wilayah kampus UMJ. Bentuk kegiatan ini yaitu dengan pemaparan materi seminar kemuslimahan terkait hijab dan perjalanan hijrah inspiratif. Yang diisi oleh Hamimi Daulay ( Desainer & Inspirator Muslimah ) dan Yola Al Khanza ( Founder Hijab Syar’I Tangerang & Motivator Muda). Lalu dilanjutkan dengan aksi longmarch, hijab share dan orasi terbuka.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Serangan terhadap Medis di Suriah Meningkat Tajam

Setengah dari serangan itu terjadi di Ghouta Timur, pedesaan Damaskus.

Sabtu, 10/03/2018 17:05 0

Amerika

Kim Jong-un dan Donald Trump Dikabarkan Akan Bertemu

Korea Utara mengundang Presiden Trump untuk bertemu secara langsung dengan pemimpin mereka, Kim Jong Un, dengan dua agenda pembicaraan mengenahi pelucutan program nuklir Korea Utara. Korea Utara menambahkan bahwa mereka akan menghentikan program nuklir, termasuk program pengembangan rudal balistik selama dialog berlangsung.

Sabtu, 10/03/2018 16:04 0

News

Fadli Zon: Mayoritas Muslim Menjadi Korban Pemberantasan Hoaks

Fadli Zon menyebut perang melawan hoaks justeru dipakai sebagai alat untuk menangkap pengkritik pemerintah

Sabtu, 10/03/2018 15:15 4

Irak

Iraq Resmikan Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi Jadi Pasukan Pemerintah

Milisi Syiah itu juga menerima gaji bulanan setara dengan gaji pasukan pemerintah. Mereka akan dilindungi undang-undang pelayanan militer dan diterima di universitas-universitas serta akademi militer.

Sabtu, 10/03/2018 14:17 0

News

Tetap Kritis Tanpa Hoaks

Hoaks adalah musuh yang harus diperangi. Namun, perang terhadap hoaks bukan berarti harus buta dan tuli terhadap kemunkaran dan penyelewengan yang dilakukan oleh penguasa.

Sabtu, 10/03/2018 12:05 0

Suara Pembaca

BMH Salurkan Bantuan Sarana Pendidikan untuk TPA

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) salurkan bantuan sarana pendidikan ke TPA

Sabtu, 10/03/2018 07:51 0

Prancis

Muslim Perancis Minta Macron Tak Ikut Campur Urusan Islam

Aturan resmi yang dicanangkan oleh Presiden Macron adalah pemisahan ketat antara agama dan negara. Aturan itu telah digunakan untuk membenarkan larangan mengenakan jilbab bagi pegawai pelayanan publik dan hijab di tempat umum.

Jum'at, 09/03/2018 16:39 0

Asia

Korsel Batalkan Fasilitas Mushala untuk Olimpiade Musim Dingin 2018

Muslim di Korea Selatan berjumlah 0,2 persen, sekitar 51 juta dari total penduduk. Pembatalan itu dilakukan setelah mendapat penolakan keras dari kelompok anti-Muslim. 

Jum'at, 09/03/2018 15:10 0

Amerika

Kelompok LSM Desak Trump Akhiri Kebijakan Drone AS

Serangan drone AS di Iraq dan Suriah meningkat 50 persen pada 2017 dari tahun sebelumnya. Sementara kematian warga sipil meningkat 215 persen.

Jum'at, 09/03/2018 13:52 0

News

Data Bocor, Dukcapil Salahkan Pemilik NIK

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Zudan Arif Fakrulloh membenarkan bocornya data Nomor Induk KTP (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Soal kebocoran ini, ia mengatakan bahwa itu ulah oknum, bukan kesalahan Dukcapil

Jum'at, 09/03/2018 13:19 1

Close