... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korban Sipil di Ghouta Timur Sudah Mencapai 900 Orang

Foto: Korban sesak nafas di Ghouta Timur. Korban sulit bernafas setelah jet tempur menjatuhkan bom

KIBLAT.NET, Damaskus – Kampanye militer yang digulirkan rezim Bashar Assad di Ghouta Timur sejak tiga pekan lalu telah menelan korban 905 sipil. Demikian laporan lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) pada Kamis (08/03), seraya menunjukkan 188 di antara korban itu berstatus anak-anak.

“Total korban tewas sejak pasukan rezim memulai serangan (ke Ghouta Timur) pada 18 Februari berjumlah 905 warga sipil,” kata Rami Abdurrahman, Direktur SOHR, kepada AFP, Kamis. Rami menjelaskan, korban terakhir berjumlah tujuh orang dari kota Zamalka.

Rezim meluncurkan kampanye militer untuk merebut wilayah oposisi terakhir yang paling dekat dengan ibukota Damaskus. Sebelum mengirim pasukan darat, rezim membombardir acak Ghouta Timur dari darat dan udara selama sepekan.

Ghouta Timur menyaksikan hari paling berdarah pada Rabu (07/03). Militer Suriah dan Rusia kembali menghujani wilayah oposisi dengan bom dan birmil pada tengah malam hingga Kamis pagi. Sedikitnya 91 sipil dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Militer Suriah juga meningkatkan serangan darat dan berhasil merebut banyak wilayah. SOHR menyebut, setengah wilayah Ghouta Timur saat ini sudah direbut.

Dalam konteks terkait, sedikitnya 60 orang dilaporkan menderita sesak napas dan kesulitan bernapas pada Rabu malam di kota Hammuriya dan Saqba, menyusul serangan udara oleh pesawat militer rezim Rusia dan Rusia.

Dokter di sebuah fasilitas medis di Ghouta mengatakan pihaknya merawat setidaknya 29 pasien dengan paparan klorin. Tim medis meyakini bahwa korban terkena serangan zat kimia.

BACA JUGA  Lembaga-lembaga Kemanusiaan Menghadapi Tantangan Besar di Suriah setelah Rusia Memveto Bantuan Lintas Perbatasan

Koresponden kantor berita AFP di kota Hammuriya sempat mengabadikan gambar puluhan korban dari anak-anak dan wanita. Para korban diletakkan di lantai dan pakian mereka dilepaskan kemudian disiram air. Hal itu untuk menghilangkan paparan zat kimia.

SOHR menyebutkan pihaknya mencatat terjadi dua kali kondisi sesak nafas yang dialami korban setelah jet tempur menjatuhkan bom dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: aawsat.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Mencari Jejak Khilafah di Irak dan Suriah (ISIS)

Mencari Jejak Khilafah di Irak dan Suriah (ISIS). Setelah ISIS mendeklarasikan berdirinya Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) pada Maret 2013, pesona mereka semakin kuat. Beberapa organisasi jihad di dunia Islam terbelah dalam dukungan, keraguan, atau penolakan. Masyarakat Muslim Indonesia bisa disebut paling sibuk

Jum'at, 09/03/2018 07:55 0

Indonesia

212 Mart Hendak Dipersoalkan, Umat Wajib Kawal

"Apa yang mereka permasalahkan atas koperasi 212 ini. 212 Mart ini didirikan sesuai prosedur yang berlaku, siapapun berhak belanja di sana tanpa memandang ras suku dan agama," ujarnya saat dihubungi Kiblat.net, Kamis, (8/3/2018).

Jum'at, 09/03/2018 06:53 5

Indonesia

Pushami Laporkan Densus 88 ke Ombudsman

"Kita melaporkan banyak hal terkait kinerja densus 88 anti teror, khususnya kasus yang menimpa almarhum MJ," sambungnya.

Jum'at, 09/03/2018 06:16 0

Indonesia

Bermotif Ekonomi, Penyebar Hoaks Ini Bajak 1.000 Akun

Pelaku berinisial KB mendapatkan dolar dari kegiatannya menyebarkan hoaks

Kamis, 08/03/2018 19:48 0

Indonesia

Setelah MCA, Ada Upaya Makar Apa?

Muncul kekhawatiran adanya upaya memadamkan kebangkitan umat Islam

Kamis, 08/03/2018 19:09 0

Indonesia

Banyak Pihak Manfaatkan Berita Hoaks di Tahun Politik

“Pasti banyak memanfaatkan hoaks, baik yang pro maupun kontra dan namanya tahun politik. Tahun persaingan antar kandidat,” katanya kepada Kiblat.net di area Kampus UI, Depok pada Kamis (08/03/2018).

Kamis, 08/03/2018 18:38 0

Indonesia

BSSN: Terjadi 205 Juta Serangan Siber di Indonesia Tahun 2017

Penjahat memakai teknologi yang berkembang, pendekatan yang makin sistematis dan dilakukan secara terorganisir.

Kamis, 08/03/2018 17:49 0

Indonesia

Kominfo Tak Bisa Deteksi Penyalahgunaan NIK untuk Registrasi Kartu SIM

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara menampik kebocoran nomor NIK dan KK terjadi di data base Kominfo

Kamis, 08/03/2018 17:06 0

Indonesia

Larang Pemakaian Cadar, Kampus Kehilangan Nalar Ilmiahnya

Dahnil menyebut tidak ada larangan memakai cadar dalam Islam. Dalam hal ini, ia menyatakan bahwa  Muhammadiyah tidak mewajibkannya, karena mengambil pendapat bahwa batas aurat wanita adalah wajah dan telapak tangan. 

Kamis, 08/03/2018 16:39 0

Indonesia

Tips Tangkal Hoaks dari Pakar Komunikasi UI

Hoaks diperangi dengan komunikasi atas dasar ilmu

Kamis, 08/03/2018 16:18 0

Close