... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kominfo Akui Data NIK Bocor dan Diperjualbelikan

Foto: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementrian Komunikasi dan Informasi menegaskan kepada masyarakat untuk tidak membocorkan atau menggunakan NIK dan No Kartu Keluarga milik orang lain untuk kepentingan apapun. Lantaran, pelaku tindakan tersebut akan dijerat UU ITE dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Direktur Keamanan Informasi Kementerian Kominfo, Aidil Chendramata membenarkan kebocoran data NIK dan KK kerap terjadi. Akan tetapi ia menampik kebocoran itu bukan semata adanya kebijakan registrasi kartu SIM, melainkan kebocoran data bisa saja terjadi di luar hal itu.

“Benar kebocoran data ini ada. Kita dapati kebocoran itu dilakukan oleh oknum dengan memperjualbelikan data dan kebocoran itu bisa saja terjadi dari pihak manapun yang memegang data pribadi seseorang,” katanya kepada Kiblat.net di acara Hari Kebudayaan Keamanan Informasi 2018 di Hotel Indonesia, Rabu, (7/3/2018).

Dia menegaskan pihaknya bersama kepolisian menindak tegas pelaku yang menggunakan data milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya untuk kepentingan tertentu atau kejahatan. Beberapa pelaku telah diamankan, salah satunya mereka yang memperjualbelikan data pribadi orang melalui website. Pihaknya juga melarang siapapun melakukan registrasi menggunakan NIK dan KK orang lain.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal UU ITE, maksimal penjara 12 tahun atau denda sekian miliar. Hukum secara tegas melarang segala bentuk apapun menjual atau menggunakan data orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya,” ujarnya.

BACA JUGA  Dua Pejuang Hamas Gugur Akibat Serangan Tank Israel

Aidil menjelaskan NIK dan KK dalam registrasi SIM card, Kominfo menjaminkan data tersebut tidak akan bocor. Akan tetapi pendataan itu guna menjaga keamanan, sehingga mudah mendapatkan pelaku kejahatan.

“Dengan data itu kita dan kepolisian akan mudah melacak pelaku tindak kejahatan nyata maupun saber,” pungkasnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Intoleransi Rasa Islamofobia

Sekadar mengenakan cadar lalu digeneralisir dan dicurigai sebagai gerakan ideologi radikal adalah tindakan gegabah dan terlalu fobia, ditambah pendataan dan pembinaan seluruh mahasiswi bercadar dinilai langkah yang kurang bijak.

Rabu, 07/03/2018 18:00 0

Opini

Meneropong Kehancuran Tata Pergaulan Sekular

KIBLAT.NET –┬áSebuah aksi yang bertajuk Women’s March 2018 Indonesia baru-baru ini dilakukan. Beberapa hal yang...

Rabu, 07/03/2018 16:46 0

Indonesia

Di Kalimantan Utara, Warga Keberatan Ada Toko Gunakan Simbol 212

KIBLAT.NET, Malinau – Warga Kabupaten Malinau Kalimantan Utara menolak keberadaan toko oli yang diberi simbol...

Rabu, 07/03/2018 14:30 2

Indonesia

Ketua MUI Bandung Ajak Masyarakat Ikut Gerakan Wakaf Dana Abadi

Ketua MUI Bandung mengimbau masyarakat untuk turut dalam Gerakan Wakaf Dana Abadi

Rabu, 07/03/2018 14:07 0

Opini

Ghouta dan Doa-doa Kita

Tujuh tahun doa kaum muslimin untuk kehancuran Bashar Assad, tapi kondisi makin kacau dan rezim Suriah makin kuat. Apa yang salah?

Rabu, 07/03/2018 14:00 0

Indonesia

Polri Bantah Tebang Pilih Tangani Kasus Hoaks

Ketika ditanyakan soal kasus Ade Armando, Iqbal menyatakan proses hukumnya masih berjalan. "Penyidik sekarang ini dalam tahap pencukupan pembuktian, penyelesaian berkas," ungkapnya.

Rabu, 07/03/2018 14:00 1

Indonesia

Rupiah Anjlok, DPR Peringatkan Pemerintah Soal Utang Luar Negeri

DPR mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan kemampuan membayar utang

Rabu, 07/03/2018 12:23 0

Indonesia

Ketua DPR: Pelarangan Cadar di UIN Suka Tak Berdasar Hukum

Bamsoet meminta kepada Komisi X DPR agar mendorong Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk memberikan imbauan kepada setiap rektor seluruh universitas di Indonesia agar dapat menerapkan kebijakan yang lebih persuasif terhadap mahasiswa-mahasiswi.

Rabu, 07/03/2018 11:13 0

Indonesia

Pelarangan Cadar di UIN Yogyakarta Dinilai Langgar Pancasila

"Yang tidak kalah fatal adalah tindakan ini memalukan dan tidak berakal, hal itu dilakukan di dalam negara yang berbingkai Pancasila dan keberagaman," kata Aziz pada Selasa (6/3/2018).

Rabu, 07/03/2018 09:00 1

Indonesia

Fahira Idris Seru Umat Islam Lawan Stigma Cadar Atribut “Terorisme”

"Saya justru menilai kekhawatiran pihak kampus terhadap ideologi radikal yang menyusup ke kampus dan mahasiswa tidak serta merta dilawan dengan melarang pengenaan cadar dan menstigma mereka yang bercadar berkaitan erat dengan ideologi radikal," ucapnya

Rabu, 07/03/2018 08:20 0

Close