... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Belum Puas, Rezim Assad Bombardir 10 Distrik di Ghouta Timur

Foto: Bashar Assad.

KIBLAT.NET, Damaskus – Angkatan bersenjata rezim Assad kembali meningkatkan serangan di Ghouta Timur dengan membombardir sejumlah distrik di dalamnya.

Dikutip dari Anadolu pada Selasa (06/03/2018), sedikitnya 10 warga sipil telah tewas dalam beberapa serangan yang dilancarkan pasukan rezim di Ghouta Timur baru-baru ini.

Dalam penyerangan kali ini, tentara rezim Assad menargetkan distrik Douma, Ghalda Timur, Sakoma, Ayn Terma, Arbin, Hammuriye, Beit Sava, Jisrin, Hizze dan Merc di Harasta.

Setidaknya serangan menewaskan empat warga sipil di Arbin, tiga di Jisrin, dua di Ayn Terma dan satu di Beit Sava.

Perlu diketahui, rezim Assad telah membunuh 824 warga sipil di wilayah Ghouta Timur sejak adanya penyerangan pada 19 Februari silam.

Bahkan, pasukan rezim telah meningkatkan pengepungan mereka, sehingga hampir tidak mungkin makanan atau obat-obatan masuk ke distrik tersebut dan membuat ribuan orang memerlukan perawatan medis.

Hingga kini, pasukan rezim Assad terus melakukan serangan darat dan udara di Ghouta Timur meskipun ada prakarsa gencatan senjata terpisah yang disahkan oleh Rusia dan Dewan Keamanan PBB.

Sumber: Anadolu
Reporter: Dio Alifullah

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua MUI Bandung Ajak Masyarakat Ikut Gerakan Wakaf Dana Abadi

Ketua MUI Bandung mengimbau masyarakat untuk turut dalam Gerakan Wakaf Dana Abadi

Rabu, 07/03/2018 14:07 0

Opini

Ghouta dan Doa-doa Kita

Tujuh tahun doa kaum muslimin untuk kehancuran Bashar Assad, tapi kondisi makin kacau dan rezim Suriah makin kuat. Apa yang salah?

Rabu, 07/03/2018 14:00 0

Indonesia

Polri Bantah Tebang Pilih Tangani Kasus Hoaks

Ketika ditanyakan soal kasus Ade Armando, Iqbal menyatakan proses hukumnya masih berjalan. "Penyidik sekarang ini dalam tahap pencukupan pembuktian, penyelesaian berkas," ungkapnya.

Rabu, 07/03/2018 14:00 1

Indonesia

Rupiah Anjlok, DPR Peringatkan Pemerintah Soal Utang Luar Negeri

DPR mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan kemampuan membayar utang

Rabu, 07/03/2018 12:23 0

Indonesia

Ketua DPR: Pelarangan Cadar di UIN Suka Tak Berdasar Hukum

Bamsoet meminta kepada Komisi X DPR agar mendorong Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk memberikan imbauan kepada setiap rektor seluruh universitas di Indonesia agar dapat menerapkan kebijakan yang lebih persuasif terhadap mahasiswa-mahasiswi.

Rabu, 07/03/2018 11:13 0

Indonesia

Pelarangan Cadar di UIN Yogyakarta Dinilai Langgar Pancasila

"Yang tidak kalah fatal adalah tindakan ini memalukan dan tidak berakal, hal itu dilakukan di dalam negara yang berbingkai Pancasila dan keberagaman," kata Aziz pada Selasa (6/3/2018).

Rabu, 07/03/2018 09:00 1

Indonesia

Fahira Idris Seru Umat Islam Lawan Stigma Cadar Atribut “Terorisme”

"Saya justru menilai kekhawatiran pihak kampus terhadap ideologi radikal yang menyusup ke kampus dan mahasiswa tidak serta merta dilawan dengan melarang pengenaan cadar dan menstigma mereka yang bercadar berkaitan erat dengan ideologi radikal," ucapnya

Rabu, 07/03/2018 08:20 0

Indonesia

Hakim Gugurkan Pengajuan Praperadilan Empat Anggota FPI Klaten

"Melihat dari pertimbangan pututsan MK, bukan melihat amar Keputusan MK, dan ini yang agak aneh," ungkapnya kepada kiblat.net di Pengadilan Negeri Klaten pada Selasa (6/3/18).

Rabu, 07/03/2018 08:04 0

Indonesia

Pushami: Larangan Cadar di UIN Jogja Tabrak Instruksi Menristek Dikti

"Jadi yang perlu dibina adalah rektornya, karena diduga mengidap Islamphobia. Masa iya, di kampus Islam khazanah Islam mau dibredel, aneh. Kalau overdosis deradikalisai kebablasan, ya ujungnya bakal Islamphobia," ungkapnya.

Rabu, 07/03/2018 07:24 0

Indonesia

MUI: Cadar Khilafiyah, Harus Ada Toleransi

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menegaskan bahwa pelarangan cadar di UIN Kalijaga menyinggung dua hal. Pertama adalah ranah agama, dan kedua ranah hukum positif.

Selasa, 06/03/2018 22:06 0

Close