... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei: Keluarga Militer AS Alami Kesulitan Finansial

Foto: Militer AS.

KIBLAT.NET, Washington – Sebuah laporan terbaru menunjukkan keluarga militer dan veteran di Amerika Serikat mengalami kekhawatiran finansial seputar perawatan kesehatan, pendidikan, perawatan anak dan kehidupan. Hal itu menjadi sumber utama munculnya stress bagi mereka.

“Masalah keuangan muncul di mana-mana, baik besar dan kecil,” kata Shelley Kimball, seorang peneliti dari Military Family Advisory Network (MFAN), yang melakukan survei tersebut.

“Keluarga kita mengalami kesulitan untuk maju, mereka tidak memiliki cukup tabungan untuk menghadapi kondisi darurat, menutupi hutang, dan beberapa keluarga tidak memiliki cukup makanan untuk dimakan di atas meja,” tambahnya.

Laporan yang dikutip Military.com awal Maret lalu didasarkan pada sebuah survei musim gugur dengan melibatkan 5.650 responden selama sekitar dua bulan. Survei menggabungkan beberapa pertanyaan pilihan sederhana dengan metode kuantitatif yang dikombinasikan dengan tanggapan individu bersifat kualitatif. Studi MFAN terakhir dilakukan pada tahun 2014.

Sekitar 43 persen responden adalah tentara aktif atau anggota keluarga mereka, sementara 33 persen adalah veteran atau anggota keluarga veteran. Lebih dari 70 persen responden mengidentifikasi diri sebagai anggota pasukan atau anggota keluarga, sementara 33 persen dari mereka dalam strata E-5 sampai E-6.

Laporan tersebut menyatakan, 60 persen responden mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup tabungan untuk menutupi biaya hidup selama tiga bulan. Membayar untuk perawatan kesehatan mental terbukti menjadi penghalang utama untuk mendapatkan pertolongan; Dari mereka ada yang memiliki masalah utama terkait perawatan anak; dan hampir 80 persen mengatakan langkah militer menyebabkan tekanan finansial tinggi.

BACA JUGA  Di Jogokariyan, Cucu Rasulullah Ini Minta Pengajian Dipermudah dan Masjid Dimakmurkan

Kimball mengatakan timnya terkejut dengan sekitar 15 persen yang mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup makanan untuk dimakan di atas meja. “Menurut saya, temuan keresahan pangan agak mengejutkan,” katanya.

“Sekitar 22.000 tentara aktif menggunakan kupon makanan gratis pada tahun 2013, tahun terakhir dimana data tersedia,” kata Laporan Kantor Pertanggungjawaban Pemerintah 2016.

Laporan itu meminta agar pejabat militer dan pembuat undang-undang memperluas pendidikan keuangan dan menghidupi keluarga militer.

“Mereka berhutang untuk membayar biaya pindah, tidak dapat menemukan perawatan anak, tidak mau melangkah maju dalam usaha pendidikan, perawatan kesehatan yang berkelanjutan, dan merasakan efek mental dan fisik dari tekanan finansial,” kata laporan tersebut.

Sumber: Military
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Krisis Afghanistan, Wapres JK: Semua Setuju Perang Lawan Amerika dan Rusia

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selasa, 06/03/2018 13:11 0

Indonesia

Kasus ABB, Australia Dinilai Tak Hormati Hukum Indonesia

Farid menegaskan bahwa tuduhan Australia untuk menghalang-halangi wacana Pemerintah Indonesia untuk menjadikan Ustadz ABB sebagai tahanan rumah.

Selasa, 06/03/2018 12:22 0

Indonesia

TPM Duga Pemindahan Ustadz ABB ke Lapas Jateng Karena Protes Australia

Farid menegaskan bahwa Ustadz ABB tidak terlibat dalam Bom Bali atau aksi bom lain yang menyangkut luar negeri. Ia meminta agar peristiwa itu tidak disangkutpautkan dengan Ustadz ABB.

Selasa, 06/03/2018 12:00 0

Indonesia

Polri Bantah Akun Twitter @Cak_Luth Milik Anggota MCA

Fadil menyebut bagaimana orang yang sudah ditahan polisi masih bisa bermain internet. "Gimana orang dalam penjara itu main (sosmed), bukan milik dia itu akun," ungkapnya lagi.

Selasa, 06/03/2018 10:51 0

Indonesia

Australia Tekan Indonesia Tak Beri Keringanan kepada ABB

“Kami berharap keadilan terhadap terpidana terorisme Baayir diteruskan dan dilakukan sepenuhnya, ia sudah seharusnya tidak diizinkan untuk menghasut orang lain melakukan serangan lainya di masa depan terhadap warga sipil yang tak bersalah,” ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri Australia, Sabtu lalu, seperti dilansir dari Republika.

Selasa, 06/03/2018 08:59 0

Indonesia

Oki Setiana Dewi Minta Artis Dilibatkan dalam Aksi-aksi Bela Palestina

dari kalangan artis sudah banyak yang berhijrah dan mempunyai ghiroh yang luar biasa sehingga dapat dilibatkan dalam kunjungan ke pengungsian Palestina.

Selasa, 06/03/2018 08:20 0

Indonesia

Polisi Sebut Isu Penyerangan Ulama Hoaks, Ini Kata Fadli Zon

Pemerintah dinilai blunder dalam melemparkan statement menyikapi suatu isu. Terutama yang masih hangat, isu penyerangan ulama. Wakil Ketua DPR RI bahkan menilai kerja aparat keamanan dengan statement itu memunculkan asumsi tidak baik (apriori) di masyarakat.

Senin, 05/03/2018 20:55 0

Indonesia

BMKG: Self Asistance Perlu Ditingkatkan dalam Hadapi Bencana

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendukung sepenuhnya upaya mitigasi (tindakan mengurangi dampak bencana) demi menciptakan masyarakat terampil, cekatan dan terlatih dalam menolong dirinya sendiri saat terjadi bencana.

Senin, 05/03/2018 19:58 0

Indonesia

Polisi Diminta Adil Tangkap Penyebar Hoaks

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini menegaskan bahwa masyarakat harus berhenti untuk memberikan dan menyebarkan kabar hoaks. Menurutnya, hoaks bisa menimbulkan instabilitas negara.

Senin, 05/03/2018 19:31 0

Suara Pembaca

Koma 4 Hari Akibat Kecelakaan, Ustadz Ini Butuh Uluran Tangan

Ayo bantu, keluarkan bantuan terbaik Anda untuk ustadz Kholis!

Senin, 05/03/2018 19:24 0

Close