... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lagi, Operasi Al-Syabab Makan Korban Tentara Uni Afrika

Foto: Kelompok pejuang jihadis Somalia, Al Syabab

KIBLAT.NET, Mogadishu – Kelompok jihadis al-Syabaab cabang al-Qaidah di Somalia dan Afrika Timur mengumumkan bertanggung jawab atas sejumlah serangan terhadap tentara nasional Somalia dan pasukan Uni Afrika. Aksi ofensif jihadis itu berlangsung secara simultan dan beruntun beberapa hari yang lalu di wilayah Somalia bagian selatan.

Serangan pertama menggunakan bom mobil yang menargetkan basis militer Somalia dekat kota Afgoye, persis di sebelah utara Mogadishu. Bom mobil diledakkan di bagian terluar markas militer yang menewaskan seorang tentara dan melukai 3 tentara lainnya. Namun pada saat ketiganya dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil, pejuang-pejuang al-Syabaab meng-ambush kendaraan mereka dengan bom IEDs. Sebanyak 4 serdadu langsung meregang nyawa di tempat akibat efek ledakan.

Beberapa sumber lain mengatakan jumlah korban di kedua lokasi serangan hingga mencapai 11 tentara yang tewas. Sementara sumber lainnya menyebut tentara asing yang tergabung dalam pasukan Uni Afrika ikut menjadi korban akibat bom mobil yang menyasar markas militer.

Tidak lama setelah insiden di Afgoye, pejuang-pejuang al-Syabaab kembali meng-ambush konvoi pasukan Burundi di dekat kota Balad yang juga di sebelah utara Mogadishu. Satu tim sergap jihadis mempecundangi pasukan Uni Afrika itu hanya menggunakan senjata ringan infanteri & bom menyebabkan sejumlah kendaraan militer hancur dan sedikitnya 5 tentara Burundi tewas.

Usai ambush, al-Syabaab melancarkan sebuah serangan terkoordinasi yang berakhir pada jatuhnya kota Balad ke tangan jihadis. Pasukan Uni Afrika (AMISOM) kemudian mencoba memburu pejuang-pejuang al-Syabaab dengan mengirim bala bantuan ke kota Balad, namun tidak berhasil karena para jihadis sudah tidak berada di lokasi.

BACA JUGA  Pasukan Khusus AS dan Somalia Sergap Pos Check Point Al-Shabaab

Keesokan harinya pada hari Ahad (04/03), al-Syabaab kembali mengumumkan berada di balik serangan terhadap pasukan Ethiopia di dekat kota Baidoa. Menurut sumber al-Syabaab, sebanyak 30 tentara menjadi korban tewas serangan mereka. Sehingga jumlah total korban serangan al-Syabaab, lebih dari 80 tentara Somalia tewas di Afgoye, 23 tentara Burundi tewas di Balad, dan 30 pasukan Ethiopia tewas di dekat Baidoa.

Serangan kelompok jihadis paling aktif di Somalia & Afrika Timur ini juga dilaporkan memakan korban 5 perwira polisi Kenya di bagian utara negara itu pada hari Sabtu pekan lalu.

Kekuatan al-Syabaab kembali solid dan bangkit setelah sebelumnya sempat mengalami kemunduran menyusul operasi militer gabungan pasukan Somalia & Uni Afrika pada tahun 2011. Saat itu al-Syabaab kehilangan sejumlah wilayah yang menjadi basis pertahanan mereka. Perlahan namun pasti, al-Syabaab kembali menguat dan secara sistemik membebaskan wilayah-wilayah desa & perkotaan di bagian tengah dan selatan Somalia. Dalam banyak kasus, jatuhnya wilayah ke tangan al-Syabaab disebabkan karena pasukan Uni Afrika & Somalia tidak mampu bertahan setelah menguasai wilayah tertentu.

Kelompok cabang al-Qaidah di Somalia & Afrika Timur ini masih dianggap sebagai ancaman potensial bagi basis-basis militer Somalia & Uni Afrika di bagian tengah dan selatan Somalia. Mereka juga masih menjadi ancaman serius bagi aparat keamanan pro-Barat di bagian utara Kenya, sebagaimana intensitas & statistik aksi-aksi mereka di wilayah itu menunjukkan peningkatan signifikan di tahun 2017.

BACA JUGA  Pasukan Khusus AS dan Somalia Sergap Pos Check Point Al-Shabaab

Sumber: LWJ
Redaktur: YasinMuslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Polisi Sebut Isu Penyerangan Ulama Hoaks, Ini Kata Fadli Zon

Pemerintah dinilai blunder dalam melemparkan statement menyikapi suatu isu. Terutama yang masih hangat, isu penyerangan ulama. Wakil Ketua DPR RI bahkan menilai kerja aparat keamanan dengan statement itu memunculkan asumsi tidak baik (apriori) di masyarakat.

Senin, 05/03/2018 20:55 0

Indonesia

BMKG: Self Asistance Perlu Ditingkatkan dalam Hadapi Bencana

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendukung sepenuhnya upaya mitigasi (tindakan mengurangi dampak bencana) demi menciptakan masyarakat terampil, cekatan dan terlatih dalam menolong dirinya sendiri saat terjadi bencana.

Senin, 05/03/2018 19:58 0

Indonesia

Polisi Diminta Adil Tangkap Penyebar Hoaks

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini menegaskan bahwa masyarakat harus berhenti untuk memberikan dan menyebarkan kabar hoaks. Menurutnya, hoaks bisa menimbulkan instabilitas negara.

Senin, 05/03/2018 19:31 0

Suara Pembaca

Koma 4 Hari Akibat Kecelakaan, Ustadz Ini Butuh Uluran Tangan

Ayo bantu, keluarkan bantuan terbaik Anda untuk ustadz Kholis!

Senin, 05/03/2018 19:24 0

Indonesia

Maraknya Pelecehan Terhadap Wanita di Transportasi Umum, Alasan Ojesy Didirikan

"Survei yang melibatkan 16 negara dan 6.550 wanita menyatakan bahwa 70% wanita lebih aman dan nyaman jika ada transportasi khusus wanita," katanya dalam kesempatan itu.

Senin, 05/03/2018 19:03 0

Indonesia

Budi Ashari: Masa Kejayaan Islam, Wakaf Berperan dalam Pendidikan

Di setiap masa, katanya, di manapun suatu lembaga pendidikan didirikan, pastilah di sana ada wakaf produktif yang menopang pendidikan tersebut.

Senin, 05/03/2018 17:50 0

Indonesia

Forum Zakat: Potensi Zakat di Indonesia Capai Rp 217 Triliun

Di Indonesia masih banyak ruang kosong yang harus dikelola. Bambang berharap Forum Zakat dapat mengisinya dengan baik.

Senin, 05/03/2018 13:13 0

Manhaj

Ghouta, Benteng Umat Islam di Akhir Zaman

Dalam berbagai hadits shahih telah dijelaskan bahwa akan senantiasa ada sekelompok umat Islam yang berpegang teguh di atas kebenaran. Apakah mereka penduduk Ghouta?

Senin, 05/03/2018 12:39 3

Indonesia

Isu Palestina Bukan Hanya Soal Kemanusiaan, Tapi Juga Aqidah

Umat Islam perlu melibatkan seluruh elemen dan potensinya demi membebaskan Masjid Al-Aqsha dari cengkeraman zionis Israel.

Senin, 05/03/2018 11:35 0

Indonesia

Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Pelapor Anies Baswedan Ternyata Sekjen Cyber Indonesia

Jack Boyd Lapian, Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia hari ini, Senin (5/3/2018) memastikan hadir memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan perdana atas laporannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Senin, 05/03/2018 10:45 0

Close