... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Nikahi Pria Pakistan, Puluhan Muslimah Xinjiang Ditahan Cina

Foto: Pria berdiri di luar Masjid Id Kah sebelum sholat subuh di Kashgar, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China, 23 Maret 2017.

KIBLAT.NET, Islambad – Cina diduga telah menahan puluhan wanita Muslimah dari provinsi Xinjiang karena menikahi pria dari wilayah perbatasan utara Pakistan. Penangkapan dilakukan sejak setahun lalu ketika mereka mudik dan berkunjung ke kampung halamannya.

Dewan Legislatif Wilayah (semacam DPRD.red) Gilgit-Baltistan (GB), Pakistan sepakat akan mendalami hal ini dengan serius. Hal itu diungkapkan oleh anggota dewan pada Ahad (04/03/2018).

Sebagai langkah awal, Dewan Legislatif Wilayah GB mengeluarkan resolusi. Isinya, mendesak pemerintah pusat Pakistan untuk mengambil langkah serius untuk membebaskan lebih dari 50 istri warga Pakistan.

Sementara wakil ketua dewan mengungkapkan, pemerintah Cina berdalih, penahanan tersebut adalah tindakan anti-terorisme Cina terhadap etnis Uighur Muslim di Xinjiang. Para tahanan wanita Muslimah tersebut umumnya telah menikahi penduduk GB yang sebagian besar adalah pedagang yang melewati Jalur Khunjerab, satu-satunya rute darat yang menghubungkan Pakistan dan Cina di ketinggian 4.5000 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Mengenal ETIM, Gerakan Muslim Uighur Melawan Tirani China

Menurut penjelasan anggota dewan, pernikahan antara penduduk Muslim Xinjiang dan Muslim GB telah berlangsung puluhan tahun. Meski terpisah di dua negara, kedua wilayah tersebut memiliki ikatan budaya yang mendalam.

Dewan Legislatif Wilayah GB menegaskan, Muslimah Uighur yang saat ini ditahan tidak bersalah dan tidak memiliki pemahaman radikal sedikitpun. Kendati demikian, sejauh ini pemerintah federal Cina dan pemerintah pusat Pakistan belum mengambil langkah menanggapi resolusi tersebut.

BACA JUGA  Pasca Pengakuan Ratna Sarumpaet, Prabowo Bisa Dipidana?

Sebagaimana diketahui, diskriminasi bermotif agama masih terjadi di Xinjiang, wilayah mayoritas Muslim di Cina. Tindakan itu didorong untuk menghancurkan Gerakan Islam Turkistan Timur (ETIM). Pemerintah setempat terus menerus menyalahkan ETIM dan menuduhnya sebagai gerakan teroris.

ETIM dituduh memiliki hubungan dengan organisasi-organisasi perjuangan yang beroperasi di Afghanistan dan Pakistan. Sedangkan wilayah Gilgit-Baltistan merupakan pintu utama dari hasil kesepakatan kerjasama ekonomi besar-besaran, yang disebut Koridor Ekonomi China-Pakistan. Proyek ini merupakan kombinasi dari pembangunan jalan, rel, zona bebas ekonomi dan pembangkit listrik di Pakistan dengan investasi China senilai $ 62 miliar.

Sumber: VOA
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Polisi Sebut Isu Penyerangan Ulama Hoaks, Ini Kata Fadli Zon

Pemerintah dinilai blunder dalam melemparkan statement menyikapi suatu isu. Terutama yang masih hangat, isu penyerangan ulama. Wakil Ketua DPR RI bahkan menilai kerja aparat keamanan dengan statement itu memunculkan asumsi tidak baik (apriori) di masyarakat.

Senin, 05/03/2018 20:55 0

Indonesia

BMKG: Self Asistance Perlu Ditingkatkan dalam Hadapi Bencana

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendukung sepenuhnya upaya mitigasi (tindakan mengurangi dampak bencana) demi menciptakan masyarakat terampil, cekatan dan terlatih dalam menolong dirinya sendiri saat terjadi bencana.

Senin, 05/03/2018 19:58 0

Indonesia

Polisi Diminta Adil Tangkap Penyebar Hoaks

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini menegaskan bahwa masyarakat harus berhenti untuk memberikan dan menyebarkan kabar hoaks. Menurutnya, hoaks bisa menimbulkan instabilitas negara.

Senin, 05/03/2018 19:31 0

Suara Pembaca

Koma 4 Hari Akibat Kecelakaan, Ustadz Ini Butuh Uluran Tangan

Ayo bantu, keluarkan bantuan terbaik Anda untuk ustadz Kholis!

Senin, 05/03/2018 19:24 0

Indonesia

Maraknya Pelecehan Terhadap Wanita di Transportasi Umum, Alasan Ojesy Didirikan

"Survei yang melibatkan 16 negara dan 6.550 wanita menyatakan bahwa 70% wanita lebih aman dan nyaman jika ada transportasi khusus wanita," katanya dalam kesempatan itu.

Senin, 05/03/2018 19:03 0

Indonesia

Budi Ashari: Masa Kejayaan Islam, Wakaf Berperan dalam Pendidikan

Di setiap masa, katanya, di manapun suatu lembaga pendidikan didirikan, pastilah di sana ada wakaf produktif yang menopang pendidikan tersebut.

Senin, 05/03/2018 17:50 0

Indonesia

Forum Zakat: Potensi Zakat di Indonesia Capai Rp 217 Triliun

Di Indonesia masih banyak ruang kosong yang harus dikelola. Bambang berharap Forum Zakat dapat mengisinya dengan baik.

Senin, 05/03/2018 13:13 0

Manhaj

Ghouta, Benteng Umat Islam di Akhir Zaman

Dalam berbagai hadits shahih telah dijelaskan bahwa akan senantiasa ada sekelompok umat Islam yang berpegang teguh di atas kebenaran. Apakah mereka penduduk Ghouta?

Senin, 05/03/2018 12:39 3

Indonesia

Isu Palestina Bukan Hanya Soal Kemanusiaan, Tapi Juga Aqidah

Umat Islam perlu melibatkan seluruh elemen dan potensinya demi membebaskan Masjid Al-Aqsha dari cengkeraman zionis Israel.

Senin, 05/03/2018 11:35 0

Indonesia

Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Pelapor Anies Baswedan Ternyata Sekjen Cyber Indonesia

Jack Boyd Lapian, Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia hari ini, Senin (5/3/2018) memastikan hadir memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan perdana atas laporannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Senin, 05/03/2018 10:45 0

Close