... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakar Hukum: Penyanyi Mars Banser saat Sa’i Langgar Tiga Pasal

Foto: Dr Muhammad Taufiq, SH, pakar hukum asal Solo

KIBLAT.NET, Solo – Pakar hukum Universitas Juanda Bogor, Dr. Muhammad Taufik, mengatakan bahwa aksi menyakikan mars Banser dan bait-bait Pancasila saat menjalankan ibadah Sa’I telah melanggar tiga pasal.

Pelanggaran pertama, jelasnya, menghina agama pada pasal satu UU GMPS 1945. Hal itu karena meraka adalah orang-orang yang paham soal agama. Mereka paham bacaan sa’I itu seperti apa dan sudah jelas.

“Kenapa saya sebut itu penghinaan, lah… mereka itu orang-orang Islam yang ngerti, mereka tahu itu, tidak lah lazim umrah itu nyanyi-nyanyi dan baca Pancasila seperti itu. Karena bacaannya kan sudah jelas, jadi itu secara materil mereka jelas mereka menghina,” jelasnya kepada Kiblat.net pada Kamis (1/3/18).

Selanjutnya, mereka telah melanggar pasal 5 tentang asas nasional aktif. Yaitu, hukum pidana akan terus mengikuti warga negara Indonesia ke manapun mereka pergi.

“Jadi kalau mereka pergi umrah, mereka melakukan kejahatan sebagaimana yang telah diatur oleh UU negara. Maka kejahatannya itu, pasal-pasalnya tetap berlaku,” katanya.

Terakhir mereka melanggar pasal 4 KUHP, yaitu pasal yang mengatur siapa saja warga negara Indonesia yang melakukan perbuatan jahat diluar negeri dan merugikan Indonesia. Dengan demikian ia meniali bahwa mereka bisa dipidana dengan dalih tersebut, terlebih jika ada sanksi yang diberikan oleh pemerintah Saudi.

“Artinya kalau ada sanksi dari pemerintah Saudi semisal mengurangi kuota umrah atau mengurangi kuota haji, atau bahka mengusir atau memanggil duta besar, itu sudah kelewatan dan sudah layak dihukum,” ujarnya.

BACA JUGA  Haris Azhar: Cadar Tak Berkaitan dengan Intoleransi

Seperti diketahui, ramai diperbincangkan di media social anggota NU menyanyikan mars Banser saat menjalankan ibadah Sa’i. Sebelumnya, video yang viral juga melihatkan lagu Pancasila dinyanyikan saat proses ibadah umrah itu. Dubes Saudi pun menegur keras aksi tersebut.

Reporter: Eno
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rusia

Rusia Selesai Uji Coba Jet Tempur Terbaru SU-57 di Suriah

Dia mengaku, bahwa uji coba tersebut berhasil. Saat ini, pesawat tersebut telah dipulangkan ke Rusia.

Jum'at, 02/03/2018 07:54 1

Foto

Melihat Ghouta Timur dari Udara

Sejauh mata memandang hanya kehancuran. Jalan-jalan tertutup puing-puing bangunan yang roboh akibat bom udara. Banyak rongsokan mobil berserakan di jalan-jalan.

Jum'at, 02/03/2018 07:03 0

Analisis

Sa’i Nyeleneh di Tanah Suci: Politisasi Umrah atau Kebodohan yang Disengaja?

Kita tidak bisa membayangkan jika, ke depan nanti jamaah umrah atau haji dari Indonesia melantunkan syair Indonesia Raya atau lagu Iwak Peyek dengan dalih cinta tanah air.

Kamis, 01/03/2018 20:34 0

Afghanistan

Usai Bertempur, Taliban Gelar Selebrasi Kemenangan di Kandahar

Dalam rilis video terbarunya, Imarah Islam (Taliban) mendokumentasikan aksi amaliyat “serangan malam” ke sebuah basis militer Afghan di provinsi Kandahar.

Kamis, 01/03/2018 19:02 1

Belanda

Pengadilan Belanda Kurangi Hukuman Terpidana Penyerang Masjid

Hukuman itu dikurangi karena pengadilan menganggap bahwa tindakan melempar bom molotov tidak membahayakan orang-orang di dalam dan di luar masjid.

Kamis, 01/03/2018 16:24 0

Opini

Tragedi Sa’i dan Keadaban Bangsa

KIBLAT.NET – Mendadak viral video yang menampilkan sekelompok jama’ah Umrah dari Indonesia menyanyikan lagu syubanul...

Kamis, 01/03/2018 14:37 0

Amerika

Ritel AS Naikan Batas Usia Beli Senjata Pasca Penembakan di SMA

raksasa ritel AS Walmart memberlakukan langkah itu setelah Dick Sporting Goods menyatakan akan menghentikan penjualan senjata bergaya penyerangan.

Kamis, 01/03/2018 14:22 0

Suriah

Warga Ghouta Timur Tolak Gunakan “Jalur Kemanusiaan” Rusia

“Jalannya terbuka lebar, akan tetapi sampai saat ini, di hari kedua, tak ada satupun yang datang,” kata sumber militer Suriah kepada kantor berita AFP, seperti dinukil Al-Sarq Al-Ausath, Rabu.

Kamis, 01/03/2018 11:45 0

Palestina

Tentara Israel Bunuh Diri di Kompleks Markas Militer

Tentara tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit Rambam di Haifa dengan menggunakan pesawat terbang sebelum akhirnya dokter mengumumkan telah tewas.

Kamis, 01/03/2018 11:19 0

Suriah

PBB: Gencatan Senjata di Ghouta Timur Belum Teraplikasi

korban tewas dan luka-luka masih terjadi di distrik Chifoniya, Gouta Timur, akibat bom gas klorin.

Kamis, 01/03/2018 08:36 0

Close