... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Galeri

Melihat Ghouta Timur dari Udara

KIBLAT.NET, Damaskus – Sejak 19 Februari 2018, militer Suriah dan Rusia kembali membombardir Ghouta Timur. Serangan kali ini disebut paling sengit sejak kota di pedesaan Damaskus itu terblokade pada 2013. Rezim ingin mengamankan ibukota Damaskus dengan merebut Ghouta. Kota yang dihuni 400 ribu warga itu merupakan wilayah oposisi paling dekat dengan pusat pemerintahan Assad.

Gempuran yang berlangsung siang—malam selama sepuluh hari membuat penderitaan warga Ghouta Timur semakin memprihatinkan. Lima tahun harus berjuang untuk hidup di tengah menghilangnya kebutuhanan pokok, hari ini mereka harus berjuang menghindari mesin-mesin pembunuh yang tiap saat mengintai.

Lembaga White Helmets mencatat, sebanyak 560 sipil—107 di antaranya anak kecil dan 76 wanita— tewas dan dua ribu lebih luka-luka akibat gempuran sejak 19 hingga 27 Februari. Sementara kehancuran infrastruktur tak terhitung lagi.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency (AA), melihatkan pemandangan kerusakan salah satu kota di Ghouta Timur. Gambar tersebut diambil di kota Duma, kota terbesar di Ghouta. Pemandangan yang terlihat kota tersebut seperti tak berpenghuni. Banyak gedung bertingkat, namun tak ada orang terlihat.

Sejauh mata memandang hanya kehancuran. Jalan-jalan tertutup puing-puing bangunan yang roboh akibat bom udara. Banyak rongsokan mobil berserakan di jalan-jalan.

 

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BI: BBM Dimahalkan Agar Orang-orang Kembali Jalan Kaki

"Pak Jokowi ingin rakyatnya tidak manja dengan subsidi, sehingga sengaja BBM dimahalkan agar orang-orang kembali berjalan kaki," kata Dadang.

Jum'at, 02/03/2018 05:27 0

Analisis

Sa’i Nyeleneh di Tanah Suci: Politisasi Umrah atau Kebodohan yang Disengaja?

Kita tidak bisa membayangkan jika, ke depan nanti jamaah umrah atau haji dari Indonesia melantunkan syair Indonesia Raya atau lagu Iwak Peyek dengan dalih cinta tanah air.

Kamis, 01/03/2018 20:34 0

Indonesia

Indonesia Diminta Inisiasi Perdamaian Suriah

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menginisiasi gerakan solidaritas internasional untuk perdamaian Suriah.

Kamis, 01/03/2018 19:35 0

Afghanistan

Usai Bertempur, Taliban Gelar Selebrasi Kemenangan di Kandahar

Dalam rilis video terbarunya, Imarah Islam (Taliban) mendokumentasikan aksi amaliyat “serangan malam” ke sebuah basis militer Afghan di provinsi Kandahar.

Kamis, 01/03/2018 19:02 1

Indonesia

RBC Sinergi Foundation Buka Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Bandung

Sudah beberapa hari ini wilayah Bandung dan sekitarnya diguyur hujan deras. Bahkan beberapa lokasi di kabupaten Bandung mulai terendam banjir hingga setinggi lebih dari 1 meter seperti di Kampung Citeureup, RW 02, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kamis, 01/03/2018 18:31 0

Indonesia

Serentak, Ini 22 Kota Lokasi Aksi Solidaritas untuk Ghouta

Syam Organizer (SO) berencana menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk kepedulian kepada umat Islam di Ghouta yang sedang dibantai. Hal itu diungkapkan oleh Humas SO, Taufik Hidayat.

Kamis, 01/03/2018 17:43 0

Indonesia

Mantan Ketum Persis Tangisi Tragedi di Ghouta

Prof. Dr. Maman Abdurrahman, mantan Ketua Umum PP Persis sedih melihat kondisi di Ghouta Timur saat ini. Perlakuan rezim Suriah dan Rusia terhadap rakyat Suriah disebut sebagai kejahatan perang.

Kamis, 01/03/2018 17:00 0

Indonesia

Mars Banser saat Sai, Menag Minta Patuhi Petunjuk Manasik

Pro kontra berkembang terkait boleh tidaknya hal itu dilakukan. Pemerintah Saudi bahkan meminta klarifikasi terkait hal ini kepada Kedubes Indonesia di Arab Saudi.

Kamis, 01/03/2018 16:33 0

Belanda

Pengadilan Belanda Kurangi Hukuman Terpidana Penyerang Masjid

Hukuman itu dikurangi karena pengadilan menganggap bahwa tindakan melempar bom molotov tidak membahayakan orang-orang di dalam dan di luar masjid.

Kamis, 01/03/2018 16:24 0

Indonesia

Begini Cara Syam Organizer Salurkan Bantuan Indonesia untuk Ghouta

Menanggapi krisis kemanusian yang terjadi di Ghouta Timur, Suriah, Syam Organizer (SO) menjalin kerjasama dengan lembaga kemanusiaan Turki untuk mendistribusikan bantuan.

Kamis, 01/03/2018 16:07 0

Close